Main Article Content

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis matematis di Indonesia yang masih tergolong sangat rendah atau dibawah rata-rata. Diprediksi bahwa pembelajaran dengan pendekatan BBL dapat membantu siswa mempengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan BBL dan pembelajaran konvensional ditinjau dari keseluruhan dan perbedaan gender; 2)Melihat aktivitas siswa terhadap respon pembelajaran matematika  dengan pendekatan BBL. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan Metode Campuran (Mixed Method) tipe Embedded Design dengan jenis Embedded Experimental Model. pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII-E sebagai kelas ekserimen dan kelas VIII-B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah instrumen tes yaitu tes kemampuan berpikir kritis matematis dan instrumen non tes yaitu lembar observasi. Pokok bahasan yang disajikan sebagai bahan materi adalah SPLDV. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan BBL lebih baik dari pada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional ditinjau dari keseluruhan dan perbedaan gender, (2) 2) Dalam pembelajaran dengan pendekatan Brain based learning siswa terlihat aktif dalam pembelajaran matematika.

Keywords

Aktivitas Siswa Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pendekatan Brain Based Learning

Article Details

How to Cite
jauhari, A. L. R. (2020). Penggunaan Pembelajaran Dengan Pendekatan Brain Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis. Pasundan Journal of Mathematics Education (PJME), 7(1), 61–75. https://doi.org/10.23969/pjme.v7i1.2703

References

  1. Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Terj. Benyamin Hadinata, Jakarta : Erlangga
  2. Indrawan, R., & Yaniawati, P. (2014). Metodologi Penelitian, Bandung: Refika Aditama.
  3. Jensen, E. (2009), Brain Based Learning Edisi Revisi, Yogyakarta : Pustaka Pelajar
  4. Ratnaningsih, N. (2007). Pengaruh Pembelajaran Kontekstual terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik serta kemandirian belajar siswa sekolah menengah atas. Disertasi. UPI. Bandung : Tidak dipublikasikan.
  5. Santoso, S. (2001). Mengolah Data Statistik secara Profesional. Jakarta: PT. Alex Media Kompitindo
  6. Setiani, A. (2011). Penerapan Pendekatan Brain Based Learning terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP. Skripsi Sarjana Pendidikan Matematika FKIP UNPAS. Bandung : Tidak diterbitkan.
  7. Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
  8. Sunarya, Yaya. (2005). Pengaruh Penggunaan Model Brain Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik. Jurnal UNY. ISSN 2338-2996-3-4