PERBANDINGAN PENGATURAN TINDAK PIDANA PENODAAN AGAMA MENURUT KUHP INDONESIA DAN ISRAEL PENAL LAW 5737-1977

Authors

  • Sanba Sheda Octora Pasaribu Universitas Pasundan
  • Muhamad Afri Fauzi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tidar (Untidar)

DOI:

https://doi.org/10.23969/litigasi.v23i1.4710

Abstract

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaturan Tindak Pidana Penodaan Agama berdasarkan KUHP Indonesia dan Israel Penal Law 5737-1977. Perbandingan tersebut meliputi perbedaan, persamaan, dan kelebihan serta kekurangan dari masing-masing peraturan perundang-undangan. Penulisan hukum ini termasuk pada golongan penulisan hukum normatif dengan sifat preskriptif dan terapan melalui pendekatan perbandingan. Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan serta analisis data yang digunakan yakni dengan metode silogisme melalui pendekatan secara deduktif. Berdasarkan perbandingan pengaturan tindak pidana penodaan agama berdasarkan KUHP Indonesia dan Israel Penal Law 5737-1977  terdapat beberapa persamaan dan perbedaan. Melalui adanya persamaan dan perbedaan tersebut dapat diketahui aspek kelebihan dan kekurangan dari masing-masing pengaturan baik dari sisi KUHP Indonesia maupun dari Israel Penal Law 5737-1977. Sehingga dari perbandingan tersebut dapat ditemukan beberapa kelebihan dari Peraturan Israel Penal Law 5737-1977 tentang Tindak Pidana Penodaan Agama di Israel yang dapat menjadi masukan untuk pembaharuan peraturan KUHP Indonesia tentang tindak pidana penodaan agama di Indonesia, sehingga aspek regulasi terkait Tindak Pidana Penodaan Agama di Indonesia menjadi lebih baik.   Kata kunci: Penodaan Agama, KUHP Indonesia, Israel Penal Law 5737-1977.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, A. (2007). Agama Dalam Ilmu Perbandingan. Nuansa Amalia.

Anisah, S. (2009). Studi Komparasi Terhadap Perlindungan Kepentingan Kreditor Dan Debitor Dalam Hukum Kepailitan. Ius Quia Iustum Law Journal, 16, 30–50.

Arief, B. N. (2011). Perbandingan Hukum Pidana (Edisi Revisi). Rajawali Pers.

Atmasasmita, R. (2000). Perbandingan Hukum Pidana. Prenada Media Group.

Aziz, A. (2018). Pandangan Islam Terhadap Pasal Penistaan Agama. Istidlal: Jurnal Ekonomi Dan Hukum Islam, 2(2), 136–148. https://doi.org/10.35316/istidlal.v2i2.113

Baharudin, M. (2015). Eksistensi Tuhan Dalam Pandangan Ateisme. RAJAWALI: Rumah Jurnal UIN Walisongo, 2(1), 95–98.

Cesari, J. (2018). Unexpected convergences: Religious nationalism in Israel and turkey. Religions, 9(11), 1–20. https://doi.org/10.3390/rel9110334

Depdiknas. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan Nasional RI.

Drazin, I., & Wagne, S. M. (2006). Onkelos on the Torah: Bereshit. Gefen Publishing House.

Efendi, J. &, & Ibrahim, J. (2016). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Kencana Prenada Media Group.

Elazar, D. J. (1991). Land, State, and Diaspora in the History of the Jewish Polity. Jewish Political Studies Review, 3(1/2), 3–31.

Epafras, L. C. (2010). Unhoming Homeland : 255–270.

Ganor, B., & Falk, O. (2013). Radicalization in Israel’s Prison System. Studies in Conflict & Terrorism. Taylor and Francis, 8(1), 121.

Hamzah, A. (2011). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Rineka Cipta.

Handayani, F. (2009). Konsep Kebebasan Beragama Menurut Uud Tahun 1945 Serta Kaitannya Dengan Ham. Toleransi, 1(2), 218–231. https://doi.org/10.24014/trs.v1i2.453

Hasan, M. I. (2002). Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia.

Hidayati, H. (2019). Pandangan Mahasiswa Terhadap Radikalisme (Studi Penelitian Deskriptif di UIN Mataram). Jurnal Penelitian Keislaman, 13(2), 152–168. https://doi.org/10.20414/jpk.v13i2.789

UU PNPS No.1 Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, 1 (1965) (testimony of Indonesia).

Criminal Appeal (Supreme Court) : Tatiana Soskin v. State of Israel, (1998).

Criminal Case (Jerusalem District Court) : State of Israel v. Tatiana Soskin, (1998).

Kennedy, J. G. (1966). Religion : An Anthropological View. Random House, 14(2), 105–106.

Israel Penal Law, 5737 (1977) (testimony of Knesset (הכנסת)).

Putusan MK Nomor 140/PUU-VII/2009, Mahkamah Konstitusi RI 113 (2009).

López, J. I. (2020). Homo Religiosus: reasons for a reconsideration. Journal for the Study of Religions and Ideologies, 19(57), 18–31.

Mahkamah Konstitusi. (2009). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 140/PUU-VII/2009.

Marzuki, S. (2013). Perspektif Mahkamah Konstitusi tentang Hak Asasi Manusia. Jurnal Yudisial, 6(3), 189–206.

Mudzakkir. (2010). Tindak Pidana Terhadap Agama Dalam Kitab Undang- Undang Pidana ( KUHP) dan Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan / atau Penodaan.

Nurdin, N. (2017). Delik Penodaan Agama Islam Di Indonesia. International Journal Ihya’ ’Ulum Al-Din, 19(1), 129. https://doi.org/10.21580/ihya.18.1.1745

Perelman, N. (2019). Freedom of Expression and the Desecration of Flags and Religious Books in Israeli Law (No. 19–3; Paper).

Pultoni. (2012). Panduan Pemantauan Tindak Pidana Penodaan Agama dan Ujaran Kebencian. ILRC.

Qamar, N., & Rezah, F. S. (2020). Metode Penelitian Hukum: Doktrinal dan Non-Doktrinal. CV. Social Politic Genius (SIGn).

Quer, G. M. (2019). Israel and Zionism in the Eyes of Palestinian Christian Theologians. MDPI Journal, 10(8), 1–10. https://doi.org/10.4324/9780367815592-4

Scholtes, N. (2015). Bulwark against Asia : Zionist Exclusivism and Palestinian Responses Submitted for the Degree of Ph . D . in Postcolonial Studies at University of Kent in 2015 by.

Seconegoro, R. A. Y., & Lukitasari, D. (1956). Urgensi Pembaharuan Pidana Penjara: Studi Komparatif Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia Dan Thailand Criminal Code 1956. Jurnal Verstek, 5, 1–11.

Sharif, R. (2020). AKAR SEJARAH ZIONISME NON YAHUDI DI INGGRIS DAN AMERIKA. In Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents (Vol. 5, Issue 2). Markaz al-Firdaus.

Shetreet, S. (1974). FREEDOM OF RELIGION AND FREEDOM FROM RELIGION : A DIALOGUE SOME REFLECTIONS ON FREEDOM OF CONSCIENCE. 286, 194–195.

Shetreet, S. (2001). Freedom of Religion in Israel. Israel Ministry of Foreign Affairs. https://mfa.gov.il/MFA/MFA-Archive/2001/Pages/Freedom of Religion in Israel.aspx

Yamin, M. (1971). Naskah Persiapan UUD 1945. Siguntang.

Additional Files

Published

2022-04-22

Issue

Section

Articles