• Vol 21 No 1 (2020)
    Dalam volume 21 No. 1 Edisi April 2020, JURNAL LITIGASI (e-Journal) memuat 6 (enam) tulisan ilmiah. Dalam Edisi April ini diawali dengan tulisan hasil penelitian dari Yuwono Prianto beserta rekan dengan judul Reformulasi Kebijakan Pertambangan Atas Kewenangan Daerah, membahas mengenai adanya inkonsistensi kebijakan pertambangan rakyat di beberapa wilayah salah satunya di Kabupaten Pandeglang, Banten. Berikutnya tulisan kedua hasil penelitian dari Alvon Christianto dengan judul Mengidentifikasi Dampak Ekstradisi Terhadap Perekonomian Indonesia, membahas mengenai bagaimana ekstradisi menjadi salah satu upaya yang dilakukan negara untuk menunjukkan kemampuan dalam optimalisasi penegakkan hukum pidana. Selanjutnya tulisan ketiga hasil penelitian dari Tia Ludiana dengan judul Eksistensi Pidana Mati Dalam Pembaharuan Hukum Pidana (Kajian Terhadap Pidana Mati dalam RUU KUHP), membahas mengenai eksistensi perkembangan pengaturan pidana mati yang diatur di dalam KUHP serta dalam RUU KUHP baru. Tulisan keempat merupakan hasil penelitian dari Rizki Jayuska dengan judul Mendesain Hubungan Kabinet dengan Gubernur Dalam Sistem Presidensial Indonesia, penelitian ini membahas mengenai posisi gubernur yang secara konstitusional seharusnya selalu beriringan dengan setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Tulisan kelima merupakan hasil penelitian dari Synthiana Rachmie dengan judul Peranan Ilmu Digital Forensik Terhadap Penyidikan Kasus Peretasan Website yang membahas mengenai penggunaan ilmu digital forensik dalam pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan dalam tindak pidana peretasan. Tulisan terkhir dalam edisi ini merupakan hasil penelitian dari Ranti Fauza Mayana serta Tisni Santika dengan judul Produk Indikasi Geografis Dalam Konteks Sharing Economy Di Era Disrupsi Digital, yang membahas mengenai pemanfaatan indikasi geografis sebagai bagian dari kekayaan intelektual yang telah menjadi sebuah rezim perlindungan produk yang berakar pada lokalitas.
  • Vol 19 No 2 (2018)
    Dalam Volume 19 No. 2 Edisi Desember 2018, Jurnal LITIGASI (e-Journal) memuat 6 (enam) tulisan ilmiah. Dalam edisi Desember ini diawali dengan tulisan hasil penelitian dari Andrew Shandy Utama dan Rizana Rizana dengan judul Pelaksanaan Corporate Social Responsibility Dalam Rangka Optimalisasi Pelestarian Lingkungan, yang membahas mengenai pelaksanaan Corporate Social Responsibility dalam rangka optimalisasi pelestarian lingkungan, hambatannya dan upaya hukumnya. Berikutnya tulisan kedua yakni hasil penelitian dari Dauglas Fernandho dengan judul Reformulasi Pembuktian Terbalik Dalam Memaksimalkan Pemeriksaan Perkara Money Laundering Dengan Predicate Crime Tindak Pidana Korupsi, yang membahas tentang metode pembuktian terbalik dalam perkara tindak pidana pencucian uang dengan predicate crime dari tindak pidana korupsi. Selanjutnya yakni tulisan ketiga hasil penelitian dari Leni Widi Mulyani dengan judul Perspektif Viktimologis Bagi Pekerja Rumah Tangga Dalam Hal Kelayakan Bekerja, yang membahas hak-hak Pekerja Rumah Tangga serta kedudukannya dalam perspektif dari cabang ilmu viktimologi. Tulisan keempat merupakan hasil penelitian dari Dwi Nugrohandhini dengan judul Kepastian Hukum Petani Plasma Pada Pola Pembiayaan Kemitraan Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi, yang membahas mengenai kepastian  hukum  yang  didapat  petani  plasma  dalam pembiayaan  kredit  dari  bank  dalam  Pola  Kemitraan  Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi. Kemudian selanjutnya yakni artikel kelima ditulis oleh Irwan Saleh Indrapradja, dengan judul Problematika Peran Dan Fungsi Majelis Pengawas Daerah Notaris, yang membahas tentang dinamika MPD pada tingkat Kota dan Kabupaten bagi profesi Notaris sebagai pengawas bagi  notaris  dalam  menjalankan  tugas profesinya, serta untuk  menjaga  dan  mengawasi  keluhuran  martabat  serta  etika  pekerjaan  profesi  notaris. Tulisan terakhir dalam edisi ini merupakan hasil penelitian dari Tuti Marwati dengan judul Peran Hukum Dalam Pembangunan Budaya Maritim Indonesia, yang membahas mengenai peran hukum  yang  menggunakan  strategi budaya sebagai salah  satu cara  bagi  transformasi  jangka  panjang  menuju  budaya maritim Indonesia.
1 - 15 of 15 items 1 2 3 4 > >>