MENGEMBANGKAN RASA INGIN TAHU SISWA MELALUI PERTANYAAN PROVOKATIF DAN GAMBAR MENARIK PADA SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR

Authors

  • Husnul Khatimah Universitas Jambi
  • Diska Ayu Saputri Universitas Jambi
  • Lusha Natasya Universitas Jambi
  • Niken Ananda Universitas Jambi
  • Shofy Ilaina Universitas Jambi
  • Khoirunnisa Universitas Jambi
  • ⁠Hendra Budiono Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23654

Keywords:

Rasa ingin tahu, pertanyaan provokatif, gambar menarik, pembelajaran, siswa sekolah dasar.

Abstract

Rasa ingin tahu merupakan faktor penting dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini berupaya membangkitkan rasa ingin tahu pada siswa kelas 5 di SDN 111/I Muara Bulian melalui strategi pembelajaran inovatif yang menggabungkan pertanyaan provokatif dan gambar yang menarik. Dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanyaan provokatif mampu merangsang pemikiran kritis siswa, sementara visual yang menarik meningkatkan minat serta daya imajinasi mereka. Peningkatan ini terlihat dari antusiasme siswa dalam diskusi serta hasil belajar yang lebih baik. Dengan demikian, pendekatan ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Refika Aditama.

Abuddin. (2011). Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran. Kencana.

Akbar, O. B. A. (2017). Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Rasa Ingin Tahu pada Pembelajaran Tematik (Skripsi, Universitas Pasundan).

Anjeliani, S., Yanti, L. D., Aisyah, S., Saputra, M. R., Khoirunnisa, K., & Risdalina, R. (2024). Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 294-302.

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. New York, NY: David McKay Company.

Bransford, J. D., Brown, A. L., & Cocking, R. R. (Eds.). (2000). How People Learn: Brain, Mind, Experience, and School. Washington, DC: National Academy Press.

Divani, S. P., & Khoirunnisa, K. (2023). Analisis Kemampuan TPACK Guru Kelas dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis HOTS di Sekolah Dasar. Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar, 2(2), 125-134.

Fazliani, B., Maryono, M., & Khoirunnisa, K. (2024). Strategi Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Berbicara Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS Kelas V di Sekolah Dasar. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(11), 12682-12694.

Fraenkel, J. R., & Wallen, N. E. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education (8th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Habibi, A. I., & Manulu, C. (2017). TLC Analysis and GC-MS Profiling of Hexane Extract of Syzygium guineense Leaf. American Chemical Science Journal, 16(3), 1-6.

Ismawati, R., Abdul, M., Muhammad, A., & Goysal, Y. (2014). Hubungan Derajat Klinis dan Gangguan Kognitif pada Penderita Parkinson Menggunakan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia. Universitas Hasanuddin.

Kurniasih, I., & Sani, B. (2014). Strategi-Strategi Pembelajaran. Alfabeta.

Mayangsari, N., Khoirunnisa, K., Fitria, D., Fauziah, S., Rizkia, N. P., Hoiriyah, V. N., & Wasito, M. (2024). Persepsi Guru terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 202-209.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York, NY: International Universities Press.

Santrock, J. W. (2011). Educational Psychology (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Viqri, D., Gesta, L., Rozi, M. F., Syafitri, A., Falah, A. M., Khoirunnisa, K., & Risdalina, R. (2024). Problematika Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 310-315.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Wibowo, A., & Gunawan, H. (2015). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai dan Etika di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zaki, M. (2021). Kajian Tentang Perumusan Hipotesis Statistik Dalam Pengujian Hipotesis Penelitian. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(2), 115–118.

Downloads

Published

2025-03-30

Most read articles by the same author(s)