PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENGEMBANGAN MODUL AJAR UNSUR INTRINSIK CERITA BERBABASIS PBL

Authors

  • Wiwin Nur Pratiwi niversitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Farida Nugrahani Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Nurnaningsih Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v8i2.10150

Keywords:

modul unsur intrinsik cerita , berpikir kritis, problem based learning

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar unsur intrinsik cerita berbasis PBL (Problem Based Learning), mengetahui kelayakan modul ,dan mengetahui kenaikan kemampuan berpikir kritis dengan penerapan modul tersebut. Penelitian ini merupakan teknik penilitian Rn Datau Research and Development, dengan mengaplikasikan model Borg & Gall dengan mengadopsi enam langkah. Instrumen pengumpulan data yang dipakai ialah observasi analisis dokumen, dan wawancara. Pendekatan analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif terdiri dari mengukur validitas, reliabilitas instrumen, mengevaluasi kelayakan modul oleh para ahli dalam hal media, materi, bahasa, serta melakukan uji efektivitas modul N-Gain guna mengukur kenaikan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian awal menunjukkan validasi pada tahap I kelayakan modul oleh validator ahli media,materi dan bahasa mendapat skor maksimal yaitu 13 maka layak untuk dikembangkan. Hasil Validasi Tahap II dihasilkan rerata skor 3,6 masuk kriteria layak untuk digunakan. Angket tanggapan guru dengan skor 94,79 % dengan kategori sangat baik. Kuisioner tanggapan siswa skala kecil rerata skor 82 %, skala besar 88,96 % dan skala penerapan 98,9 % dengan kategori sangat baik. Berlandaskan hasil uji N-Gain, terdapat kenaikan rerata poin sebesar 0,6 dalam kemampuan berpikir kritis, yang dapat dikategorikan sebagai peningkatan sedang. Melalui observasi, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul berfokus pada unsur intrinsik cerita dengan pendekatan PBL (Problem Based Learning) adalah layak digunakan dan efektif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Budjianto, J. B., & Dewi, N. (2022). Perbandingan Sastra Populer dan Pengajarannya pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Diglosia: Jurnal Pendidikan Kebahasaan Dan Kesusastraan Indonesia, 6(1), 148–160. http://jurnal.unma.ac.id/index.php/dl/article/view/3612/2473

Darmuki, A., Nugrahani, F., Fathurohman, I., Kanzunnudin, M., & Hidayati, N. A. (2023). The Impact of Inquiry Collaboration Project Based Learning Model of Indonesian Language Course Achievement. International Journal of Instruction, 16(2), 247–266.

Daryanto. (2013). Menyusun Modul. Vega Media.

Keraf, G. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka.

Ma’ruf, A. I. Al, & Nugrahani, F. (2021). Pengkajian Sastra Teori dan Aplikasi. CV Dwija Amarta.

Maryati, Nugrahani, F., & Widayati, M. (2022). Penerapan Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Kasamsi dalam Pembelajaran Menulis Pantun di SD. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(5), 8024–8032.

Mustaji. (2009). Pengembangan berpikir kritis dan kreatif dalam Pembelajaran. E-Journal Unesa.

Nugrahani, F., & Setyosari, P. (2017). Metode Penelitian Pengembangan. Cakra Books.

Nugriyantoro, B. (2005). Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. UGM PRESS.

Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Diva Press.

Purwanto, Rahardi, & Lasmono. (2007). Pengembangan Modul. Depdiknas.

Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran. Raja Grafindo Persada.

Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Ar-Ruzz Media.

Stanton, R. (2007). Teori Fiksi. Pustaka Pelajar.

Strobel, J. (2009). When is PBL More Effective ? A Meta-synthesis of Meta-analyses Comparing PBL to Conventional Classrooms When is PBL More Effective ? A Meta-synthesis of Meta-analyses Comparing PBL to Conventional Classrooms. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning Volume, 3(1), 44–58.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tarigan, & Guntur, H. (1990). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Angkasa.

Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Prestasi Pustaka.

Wahyudi, Nugrahani, F., & Giyatno. (2022). Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Matematika dengan Model Pembelajaran PBL Melalui Conference. Educatif Journal of Education Research, 4(4), 74–84. https://doi.org/10.36654/educatif.v4i4.129

Widayati, M., Sudiyana, B., & Nurnaningsih. (2023). MUATAN KEARIFAN LOKAL DALAM TEKS LAGU ANAK BERBAHASA JAWA SEBAGAI PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 12(1), 145–157.

Downloads

Published

2023-10-03