MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, GROUP INVESTIGATION DAN SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS IV SDN TANJUNG PAGAR 1 BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32130Abstract
Studi ini membahas persoalan mengenai masih kurangnya aktivitas dan capaian hasil belajar siswa dikarenakan metode dalam belajar mengajar masih kurang bervariasi dan menarik. Solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang telah disebutkan maka dilaksanakan upaya untuk memperbaikinya menggunakan kombinasi model pembelajaran yaitu Problem Based Learning, Group Investigation, dan Snowball Throwing. Penelitian ini ditujukan untuk menggambarkan tindakanaktvitas guru, mengamati peningkatan aktvitas siswa serta mengevaluasi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa kelas IV di SDN Tanjung Pagar 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan keempat telah mendapatkan kriteria “Sangat Baik”. Kemudian untuk aktivitas siswa mendapat 93% dengan kriteria “Hampir Seluruh Siswa Sangat Aktif”. Selain itu juga, hasil belajar siswa pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotor juga mencapai 93%. Dari hasil tersebut, bisa dikatakan bahwa kombinasi model Problem Based Learning, Group Investigation, dan Snowball Throwing sudah efektif dalam mengembangkan keaktifan guru, partisipasi siswa, serta hasil belajar mereka. Penelitian ini diupayakan dapat menjadi acuan bagi kepala sekolah, guru-guru, maupun peneliti lain dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan bersifat kolaboratif. Kata Kunci: Aktivitas, Hasil Belajar, Kombinasi ModelDownloads
References
melengkapi, belajar, dan
meningkatkan keterampilan sosial
serta akademik (Zaein et al., 2025).
Aktivitas siswa dalam
memahami sebuah masalah dalam
bentuk LKK untuk masing-masing
kelompok.
Aktivitas siswa dalam setiap
kelompok untuk menyelesaikan
permasalahan yang diberikan dengan
bimbingan dari guru.
Aktivitas siswa terlibat aktif
dalam menerima kertas pada masing-
masing kelompok kemudian membuat
1 pertanyaan sesuai dengan materi.
Guru membagikan kertas kepada
setiap kelompok dalam pembelajaran
agar siswa dapat membuat
pertanyaan terkait materi yang telah
disampaikan.
Aktivitas siswa dalam membuat
sebuah lingkaran dan bersiap untuk
permainan bola salju. Guru
menggunakan model pembelajaran
dengan membuat kelompok dan
membentuk lingkaran. Langkah
selanjutnya adalah masing-masing
siswa menulis pertanyaan dan
membuat kertas menjadi bola salju
untuk dilempar ke anggota kelompok
lain.
untuk menjawab sebuah soal yang
terdapat pada bola salju.
Aktivitas siswa yang terakhir
menjawab pertanyaan lemparan bola
salju dalam membacakan hasil kerja
LKK yang telah dikerjakan. Setiap
siswa akan menjawab pertanyaan
yang tertulis di bola salju yang mereka
dapatkan
Aktivitas siswa dalam menerima
reward. Sikap siswa terhadap
penerimaan reward. Hadiah yang
diberikan guru berperan dalam
menumbuhkan minat belajar siswa,
karena merupakan bentuk pengakuan
atas usaha yang telah mereka
tunjukkan.
Aktivitas siswa dalam
mengerjakan evaluasi dan
menyimpulkan pembelajaran
bersama guru. Guru melaksanakan
kegiatan evaluasi secara sadar untuk
mengetahui hal apa yang masih perlu
untuk diperbaiki.
Aktivitas siswa yang
mendapatkan lemparan bola salju
Hasil Belajar
Hasil belajar Matematika terus
menunjukkan peningkatan dari
pertemuan pertama hingga
pertemuan keempat dalam penelitian
ini. Rincian peningkatan tersebut
dapat dilihat pada tabel 3 di bawah ini.
Tabel 3 Hasil Belajar Siswa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.