IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v9i4.18000Keywords:
scientific approach, science learning, elementary schoolAbstract
One learning approach that emphasizes the scientific process in understanding basic science and science concepts in elementary schools is the scientific approach. This research will analyze how the scientific approach is applied in science and science learning in elementary schools, with a focus on the application of processes such as observation, asking questions, experiments, data analysis, and communicating the results. Qualitative descriptive research is used to collect data through observation, interviews and documentation. The research results show that the scientific method can help students become more engaged in lessons, improve their ability to think critically, and increase their understanding of concepts. However, its implementation raises several obstacles; Laboratory facilities are limited and teacher resources must be increased. This research shows that teachers need additional training, as well as improved facilities and supporting equipment.Downloads
References
Depdiknas. (2011). Undang-Undang Sisdiknas (PP No. 20 Tahun 2003). Jakarta: Sinar Grafika.
Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia
[Kemendikbud] Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Pedoman Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurut Daryanto 2014 “Pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar siswa secara aktif mengkonstruksi konsep”.
Kemdikbud, 2013. Pengembangan Kurikulum 2013. Paparan Mendikbud dalam Sosialisasi Kurikulum 2013. Jakarta : Kemdikbud.
Kemendikbud. 2013. Materi pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Kemendikbud. Jakarta. 220 hlm.
Kurniasih, Imas, dkk. 2014. Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2014. Surabaya : PT. Kata Pena.
Sulistyani Puteri Ramadhani 2019 Konsep Dasar IPA. 1st edn. Bandung: yiesa media karya.
Dini Susanti 2020 ‘Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Dengan Tema Cita-Citaku Menggunakan Media Audio Visual Pada Kelas IV MIN 1 Kota Padang’, Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, Vol. 3 No., p. 27.
Susanti, E. (2018) Konsep Dasar IPS. Medan: Widya Puspita.
Toni Nasution dan Maulana (2018) Konsep Dasar IPS. Yogyakarta: Samudra Biru.
Fifi Nofiaturrahmah (2015) ‘Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk MI Yang menyenangkan’, ELEMENTARY Vol. 3 ∫ No. 2 ∫ Juli-Desember 2015, 3(2), p. 19.
KBBI, 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Diakses dari: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/bastar
Rustaman Nuryani dkk (2015) Materi dan Pembelajaran IPA SD. 12th edn. Banten.
Nasrah dkk 2021 Pembelajaran IPA Untuk PGSD/PGMI. 1st edn. Yogyakarta: Nuta Media.
Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 2022. Nomor 009/H/KR/2022 tentang Dimensi, Elemen dan Subelemen Profil Pelajar 105 Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Ghaniem, Amalia Fitri dkk. (2021). Buku Pengetahuan Alam dan Sosial untuk Sekolah Dasar Kelas V. Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Assesmen Pendidikan Kenenterian Pendidikan , Kebudayaan, Riset, dan Teknologi : Jakarta Selatan.
Wulandari, S. S. (2021). Pengaruh Media Pembelajaran, Fasilitas dan Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar Selama Pandemi COVID-19. Jurnal PROFIT: Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 8(1), 19–29. https://doi.org/https://doi.org/10.36706/jp.v8i1.13598
Nugroho, M. A., Muhajang, T., & Budiana, S. (2020). Pengaruh Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika. JPPGuseda | Jurnal Pendidikan & Pengajaran Guru Sekolah Dasar, 3(1), 42–46. https://doi.org/10.33751/jppguseda.v3i1.2
Redaksi Haloedukasi (2024) https://haloedukasi.com/hasil-belajar#
Nana sudjana, (2009), penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: PT Rosdakarya.
Asep Jihad dan Abdul Haris. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo.
Depdikbud,2013, Permendikbud no 65 tahun 2013. Standar Proses 2013. Permendikbud no 81A Tahun 2013, Standar Penilaian
Ormrod, Jeanne Ellis .2012 . Psikologi Pendidikan . United States of America : Pearson Education.
Slavin, Robert E .2008 . Psikologi Pendidikan : Teori dan Praktik . Jakarta : PT.Indeks.
Sugiyono (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Kamal, N. Perubahan Wujud Benda. https://www.gramedia.com/literasi/perubahan-wujud-benda/. (diunduh pada tahun 2021)
Makarim, Nadiem Anwar. ‘’Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
Shofia Hattarina, Nurul Saila, Adenta Faradila, Dita Refani Putri, and RR.Ghina Ayu Putri, „Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di Lembaga Pendidikan‟, Seminar Nasional Sosial Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA), 1 (2022), 181–92 http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA
Budiwati, R., Budiarti, A., Muckromin, A., Hidayati, Y. M., & Desstya, A. (2023). Analisis Buku IPAS Kelas IV Kurikulum Merdeka Ditinjau dari Miskonsepsi. Jurnal Basicedu, 7(1), 523–534. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4566.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.