ANALISIS UNSUR INSTRINSIK PADA KUMPULAN CERITA PENDEK DAUN TERAKHIR KARYA O.HENRY SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA PESERTA DIDIK KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS

Authors

  • Meity Suratiningsih universitas pasundan
  • Mayang Permatasari Universitas Pasundan
  • Dindin M.Z.M Universitas Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.23969/wistara.v5i1.5242

Keywords:

analisis unsur instrinsik, kumpulan cerita pendek, bahan ajar

Abstract

Unsur instrinsik merupakan unsur pembangun dari unsur dalam cerpen . Hasil analisis unsur instrinsik kumpulan cerita pendek Daun Terakhir karya O.Henry yang meliputi unsur instrinsik yaitu, tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis unsur instrinsik yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek dan kesesuaian hasil analisis sebagai alternatif bahan ajar dan tuntutan kurikulum. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf dalam kumpulan cerita pendek Daun Terakhir karya O.Henry. Hasil penelitian menunjukkan dalam kumpulan cerita pendek Daun Terakhir karya O.Henry terdapat 9 judul cerita pendek. Dari hasil temuan unsur instrinsik, terdapat tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat dalam 9 judul cerita pendek dalam kumpulan cerita pendek Daun Terakhir karya O.Henry. Analisis unsur instrinsik dan ekstrinsik pada kumpulan cerita pendek Daun Terakhir karya O.Henry sebagai alternatif bahan ajar apresiasi sastra peserta didik kelas XI Sekolah Menengah Atas sudah sesuai dengan tuntutan kurikulum dan bahan ajar di kelas XI Sekolah Menengah Atas, yang memuat KI, KD 3.6 yaitu menganalisis unsur-unsur pembangun cerita pendek dalam kumpulan cerita pendek. Dan modul yang telah dibuat peneliti dan dinilai oleh ahli guru bahasa Indonesia dan dosen ahli bahasa Indonesia layak digunakan sebagai bahan ajar unsur-unsur pembangun cerita pendek di kelas XI Sekolah Menengah Atas. Kata Kunci: analisis, unsur instrinsik, kumpulan cerita pendek, bahan ajar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrizal. (2014). Metode penelitian kualitatif: sebuah upaya mendukung penggunaan penelitian kualitatif dalam berbagai disiplin ilmu. Jakarta: PT. Gravindo Persada.

Aminudin. (2007). Pandai memahami dan menulis cerita pendek. Bandung: PT Pribumi Mekar. Hid

ayati, P. (2010). Teori apresiasi prosa fiksi. Bandung: Prisma Press.

Iskaandarwassid & Sunendar, D. (2016). Strategi pembelajaran bahasa. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.

Junaidi, A. (2015). Analisis program siaran berita berjaringan di programa 1 RRI Samarinda dalam menyampaikan berita dari kawasan kerbatasan. FISIP UNMUL. 3(2) halaman 282.

Lauma, A. (2017). Unsur-unsur instrinsik cerita pendek protes karya Putu Wijaya. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Meliyawati. (2016). Pemahaman dasar membaca. Yogyakarta: Deepublish.

Nurgiyantoro, B. (2019). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Prastowo, A. (2012). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Jogjakarta: DIVAPRESS.

Pribadi, P. (2019). Pengembangan bahan ajar: Banten. Universitas Terbuka. Priyatni.

T, E. (2014). Desain pembelajaran bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara. Roekhan. (1991). Menulis kreatif: dasar-dasar petunjuk penerapannya. Malang: Yayasan Asih Asah Asuh Malang.

Rohman, S. (2020). Pembelajaran cerpen. Jakarta: Bumi Aksara.

Rokhmansyah, A. (2014). Studi dan pengkajian sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Lestari, R, R. (2016). Analisis unsur instrinsik dan ekstrinsik pada kumpulan cerpen pilihan kompas 2014 serta relevansinya sebagai materi pembelajaran sastra di sekolah menengah atas. FKIP Universitas Sebelas Maret.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitaif kualitatif dan R&D: Bandung. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta. 190

Tarigan, H, G. (2013). Membaca sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Teuuw, A. (1983). Membaca dan menilai sastra. Jakarta: PT Gramedia.

Thahar. (1999). Kiat menulis cerita pendek. Bandung: Angkasa.

Toyidin. (2013). Sastra Indonesia puisi prosa drama. Subang: CV. Pustaka Bintang.

Wellek, W. Teori kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Yulisna, R. (2017). Kontribusi kemampuan memahami cerpen terhadap keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 4 Padang. STKIP. PGRI Sumatera Barat

Downloads

Published

2022-03-30