HUBUNGAN PARTISIPASI OLAHRAGA DENGAN KESEHATAN FISIK ANAK TUNARUNGU
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.34861Keywords:
Partisipasi Olahraga, Kesehatan Fisik, Anak TunarunguAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi olahraga dengan kesehatan fisik anak tunarungu. Partisipasi olahraga diukur berdasarkan frekuensi, durasi, dan intensitas keterlibatan anak dalam kegiatan olahraga, sedangkan kesehatan fisik diukur melalui tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI) dan pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa tunarungu di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Medan, dengan sampel sebanyak 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket partisipasi olahraga, lembar observasi, serta tes fisik. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi olahraga anak tunarungu bervariasi antara kategori rendah hingga tinggi, sedangkan kondisi kesehatan fisik sebagian besar berada pada kategori cukup. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara partisipasi olahraga dengan kesehatan fisik anak tunarungu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi partisipasi olahraga anak tunarungu, maka semakin baik pula kondisi kesehatan fisiknya. Oleh karena itu, disarankan agar guru pendidikan jasmani di SLB dan orang tua lebih memotivasi anak tunarungu untuk aktif mengikuti kegiatan olahraga secara rutin, sehingga dapat menunjang kebugaran jasmani dan perkembangan sosial mereka.
Downloads
References
Hardman, K., & Marshall, J. (2019). Physical education and children with disabilities: Challenges and opportunities. Routledge.
Nababan, F. (2020). Pendidikan jasmani adaptif untuk anak berkebutuhan khusus. Jakarta: Rajawali Pers.
Putra, Y., & Rahman, A. (2021). Hubungan aktivitas fisik dengan kebugaran jasmani anak tunarungu di sekolah luar biasa. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 6(2), 45–53.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutisna, D. (2019). Pengaruh olahraga adaptif terhadap perkembangan motorik anak tunarungu. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 8(1), 12–20.
World Health Organization (WHO). (2020). Guidelines on physical activity and sedentary behaviour. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.