PERAN KETELADANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DALAM UPAYA MEMBUDAYAKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DALAM DIRI PESERTA DIDIK DI SMPK PHALADHYA WAIWERANG

Authors

  • Anna Maria Rosita Kw STP Reinha Larantuka, Indonesia
  • Alfonsus Mudi Aran STP Reinha Larantuka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.33000

Keywords:

Exemplary Catholic, Religious Education Teacher, Religious Tolerance Attitude

Abstract

Indonesia is a country with diverse ethnicities, races, cultures, and religions. The diversity of the Indonesian nation is often misunderstood as a difference by Indonesian society. Therefore, the last few years have witnessed various conflicts, one of which is related to religious intolerance among students that occurs in schools. Therefore, the active role of educators is very necessary to resolve these conflicts. The purpose of this study was to determine the role of Catholic Religious Education teachers' role models in cultivating an attitude of religious tolerance among students at SMPK Phaladhya. The research method used was descriptive qualitative. Qualitative descriptive research can help gain a deeper understanding of the phenomenon studied and contribute to the development of more accurate theories. The findings indicate that the role of Catholic Religious Education teachers' role models in cultivating an attitude of religious tolerance among students at SMPK Phaladhya is very good. However, it was found that some students did not understand and comprehend the importance of living a tolerant life, resulting in frequent conflicts of religious intolerance between students. This study was conducted because of the occurrence of these conflicts of intolerance. The novelty in this research is that this research is more specific to PAK teachers as role models in the context of junior high Catholic schools, where the challenges of religious learning have different characteristics from other religion-based schools and this research integrates the role model of a Catholic Religious Education teacher in cultivating an attitude of religious tolerance in students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

tujuan untuk membentuk kepribadian seseorang dengan lebih baik. Dalam membudayakan sikap toleransi beragama dalam diri peserta didik di SMPK Phaladhya Waiwerang guru PAK menjalankan dan memanfaatkan dengan baik budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) ini untuk menjadi teladan atau patokan bagi peserta didiknya dalam menjalankan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dalam memberikan pengertain akan hidup damai dengan sesama karena ini adalah salah satu nilai toleransi antar sesama.

Selain itu, peran guru PAK terhadap peserta didik sebagai teladan juga dapat diwujudkan melalui karya rohani bersama di gereja dan sekolah serta mengajarkan peserta didik untuk selalu saling membantu, saling mengasihi melalui kegiatan rohani dan jasmani di sekolah dan di masyarakat ( Keraf, 2022:68-76).

Penerapan sikap toleransi beragama harus dibuktikan dengan tindakan tidak mencampuri agama orang lain melainkan harus menerima dan menghargai keyakinan yang ada (Susilawati et al., 2023:219-226). Seperti halnya yang dilakukan oleh lembaga SMPK Phaladhya Waiwerang yang memberikan contoh secara nyata dalam hal menjaga kerukunan hidup antar umat beragama, seperti menghargai teman yang sedang berdoa, ikut merayakan hari raya besar keagamaan dan diwajibkan mengikuti kegiatan keagamaan Katolik. Tindakan-tindakan seperti ini tidak hanya meningkatkan koneksi antar individu di dalam kelas, tetapi juga mendirikan dasar yang kokoh untuk harmoni hidup antar umat beragama di lingkungan sekolah serta lebih luasnya dalam masyarakat.

Guru PAK dalam menerapkan sikap toleransi dalam diri peserta didik harus berusaha agar sikap toleransi beragama tersebut mampu dimengerti peserta didik sebagai suatu kebiasaan yang harus dilakukan menghargai perbedaan. Guru PAK tidak sekedar menjadi pengajar yang mengarahkan dalam hal akademis, melainkan juga menjadi teladan. Sebagai teladan berarti guru PAK memiliki kemampuan dalam segi berperilaku, sikap baik serta bertutur kata yang baik kepada peserta didik dan juga berperilaku yang berorientasi pada toleransi (Kaawoan, 2021). Guru PAK di SMPK Phaladhya Waiwerang memiliki pengaruh yang besar dalam membudayakan sikap toleransi tersebut.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh guru PAK sudah baik dan sangat mempengaruhi peserta didik. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Sekolah bahwa guru PAK sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam aspek mengajar dan aspek teladan. Keteladanan guru PAK di SMPK Phaladhya Waiwerang sangat nampak dalam membudayakan sikap hidup toleransi dalam diri peserta didik, dikarenakan ada sebagian peserta didik yang mampu memahami sikap hidup bertoleransi yang ditunjukan melalui sikap saling menghormati dan menghargai kegiatan keagamaan Katolik di sekolah tersebut dan mampu menjalin hubungan yang akrab dengan sesama

Downloads

Published

2025-08-31