SEPAKBOLA SEBAGAI ENTITAS BANGKITNYA POLITIK POPULISME

Authors

  • Yusa Djuyandi Universitas Padjadjaran
  • Muhammad Musthofa Siregar Universitas Padjajaran
  • Muradi

DOI:

https://doi.org/10.23969/paradigmapolistaat.v8i2.5159

Keywords:

Komunikasi Politik, Populisme, Sepakbola

Abstract

Kompetisi sepakbola Indonesia memang selalu menarik untuk dilihat. Hal tersebut karena pertandingan tidak hanya terjadi didalam lapangan, namun juga terjadi diluar lapangan. Pertadingan yang terjadi diluar lapangan itupun melibatkan sejumlah tokoh politik yang menjadikan sepakbola sebagai modal untuk meraih dukungan publik. Riset ini menggunakan analisis deskriptif dengan studi kasus sejumlah tokoh yang menjadikan sepakbola sebagai salah satu alat untuk meraup dukungan politik nya. Riset ini menyimpulkan bahwa sepakbola telah menjadi free media dalam komunikasi politik serta menjadi pilihan para aktor politik, dimana merujuk pada space dimana aktor politik bisa memperoleh ekspos tanpa wajib membayar. Keuntungan free media adalah ekspos bagi politisi dibangun atas kesadaran dari khalayak yang keliatan lebih hidup, sesuatu yang lebih bermakna daripada iklan politik yang di rekayasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hadiz, Vedi R, and Richard Robison. “Competing Populisms in Post-Authoritarian Indonesia.” International Political Science Review 38, no. 4 (January 3, 2022): 488–502. https://doi. org/10.1177/0192512117697475.

Julianto, Ari (2007). Menggugat APBD bagi Klub Sepakbola LI. Dimuat dalam Bola tanggal 30 Januari 2007.

Laclau, Ernesto (2005). On Populist Reason. London; New York: Verso.

McNair, B. (2003). An Introduction to Political Communication. London and New York : Routledge.

Mudde, Cas, and Cristobal Rovira Kaltwasser (2017). Populism: A Very Short Introduction. 2nd ed. edition. New York, NY: Oxford University Press.

Nimmo, Dan (1993). Komunikasi Politik: Komunikator, Pesan, dan Media. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Noam, Girdon and Bonikowski, Bart. (2013). Varietis of Populism : Literature review and Research Agenda. http://scholar.harvard.edu/files/gidron_bonikowski_populismlitreview_2013.pdf

Rowe, David (1995). Media Information Australia: Sport! Changing The Angle. Nort Ryde: Southwood Press.

Savirani, Amalinda, dkk. & Olle Tornquist dan Kristian Stoke. (2014). Demokrasi di Indonesia: Antara Patronase dan Populisme, Ringkasan Eksekutif Project Power, Welfare, and Democracy. Jogjakarta: Universitas Gadjah Mada & Oslo University.

Taggart, Paul A (2000). Populism. Open University Press.

Published

2025-12-30