HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS DAN KEMAMPUAN MENYAMPAIKAN PENDAPAT PADA MURID KELAS XI SMA NEGERI 1 BUKATEJA

Authors

  • Dita Mei Setianingsih Universitas Jenderal Soedirman
  • Memet Sudaryanto Universitas Jenderal Soedirman
  • Bivit Anggoro Prasetyo Nugroho Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i4.71768

Keywords:

critical reading 1, opinion expression 2, relationship 3

Abstract

Critical reading and speaking-based opinion expression are mutually reinforcing language skills, yet evidence on how the two relate among senior high school students remains scarce. This research investigated whether eleventh graders at SMA Negeri 1 Bukateja who read more critically also express opinions better. A quantitative correlational design was applied to 58 students drawn from two randomly chosen classes. Critical reading was assessed through a 28-item multiple-choice test, while opinion expression was assessed through an oral performance task scored with a rubric of eight sub-abilities. The data were examined using the Kolmogorov-Smirnov normality test and Pearson Product Moment correlation. Students averaged 82.53 in critical reading and 77.57 in opinion expression, both in the good category. The correlation of 0.318 (p = 0.015) shows a positive but weak association, with critical reading accounting for 10.1% of the variance in opinion expression. The logical element was the weakest component of opinion expression. Teachers are advised to pair critical reading instruction with speaking activities that require students to give reasons.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andra, V. (2019). Korelasi antara Kemampuan Membaca Kritis dengan Kemampuan Menulis Argumentasi Siswa Kelas VII A SMP Negeri 9 Kota Bengkulu. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 77-86.

Angraini, N., & Anggraini, T. R. (2025). Hubungan antara Prestasi Belajar dan Kemampuan Membaca Kritis. Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 7(2), 185-194.

Dalimunthe, K. F., & Ikawati, E. (2025). Urgensi Penguasaan Empat Keterampilan Berbahasa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Mudabbir: Journal Research and Education Studies, 5(2), 4217-4225.

Facione, P. A. (2011). Critical Thinking: What It is and Why It Counts. Millbrae, CA: Insight Assessment.

Giftia, T., Muliyana, F., Inna, M., & Dilla. (2025). Keterampilan Berbicara sebagai Pilar Literasi Lisan dalam Kurikulum Merdeka. Pedagogical Education and Review of Linguistics, 1(3), 88-96.

Hayati, N. (2017). Hubungan Keterampilan Membaca Kritis dengan Keterampilan Menulis Argumentasi Siswa Kelas XI SMA Negeri 12 Padang. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 2(2), 141-148.

Jafar, J., Tenriana, N., & Jelita, B. (2024). Korelasi antara Kebiasaan Menyimak Pemahaman dengan Kemampuan Berbicara Mengungkapkan Pendapat pada Siswa Kelas X SMA Jaya Negara Makassar. MAROKI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 1(1), 11-16.

Parera, J. D. (1991). Belajar Mengemukakan Pendapat. Jakarta: Erlangga.

Pramudia, W., Ridwan, R. R., & Nasir, A. M. (2025). Korelasi antara Tingkat Literasi Membaca dengan Kemampuan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 220-231. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38304

Ramadhani, N., Salija, K., & Sultan. (2023). The Correlation between Students Critical Thinking Skills and Reading Comprehension in Undergraduate Students. Pinisi Journal of Art, Humanity and Social Studies, 3(2), 80-87.

Sahara, & Satria, D. (2025). Keterampilan Berbicara sebagai Kunci Utama dalam Kemampuan Berbahasa Peserta Didik di Sekolah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(3).

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Zahroh, N. F., & Kirani, E. D. (2024). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman pada Mahasiswa PBSI. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 1044-1053.

Downloads

Published

2026-10-29