ANALISIS PENYALAHGUNAAN TROTOAR SEBAGAI BARANG PUBLIK DI KAWASAN KESAWAN KOTA MEDAN: KAJIAN STUDI LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i04.69615Keywords:
Public goods, sidewalks, negative externalities, street vendors, KesawanAbstract
Sidewalks are public facilities provided to support pedestrian mobility, but their use for other purposes can reduce the space available to the public. This study aims to analyze the misuse of sidewalks as a public good in the Kesawan area of Medan City from a public economics perspective. This study uses a descriptive qualitative approach with a library research design. Data were collected through documentation of scientific articles, regulations, official government documents, and media reports. The data were then analyzed using content analysis, which consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with source triangulation to ensure data validity. The results show that despite being widened through revitalization, sidewalks in Kesawan have shifted from their intended function to become places for street vendors, street parking, billboards, and other activities, particularly at night when pedestrian use is also peak. Evidence from a previous survey indicates that 67.7% of 31 respondents felt more comfortable after the sidewalk widening, while about a third did not, and 41.9% felt unsafe at night. From a public economics perspective, sidewalks resemble a shared resource with limited capacity, creating negative externalities when the private benefits of commerce are offset by the social costs borne by pedestrians. Repeated enforcement in 2026 without adequate alternative business spaces will likely lead to recurrence of violations and social tensions. This study concludes that sidewalk management requires consistent enforcement of regulations, provision of legitimate business spaces, and improvement of supporting facilities.
Downloads
References
Ardhanajaya, H. P., & Rambe, Y. S. (2025). Evaluasi fungsi pedestrian di Kesawan dalam mendukung kawasan heritage Kota Medan. Journal of Architecture and Urbanism Research, 8(2), 534–548. https://doi.org/10.31289/jaur.v8i2.14606
Azhar, M. (2022). Kelembagaan dan kegagalan implementasi kebijakan daerah: Studi pada peraturan daerah kota. Jurnal Hukum Publik, 4(2), 112–125.
BITV Online. (2026, 28 April). Penertiban Kesawan Medan kembali digelar, Satpol PP: Kawasan tak boleh untuk berjualan. BITV Online. https://www.bitvonline.com/nasional/65497/penertiban-kesawan-medan-kembali-digelar-satpol-pp-kawasan-tak-boleh-untuk-berjualan/bitvonline
detikSumut. (2026, 27 April). Satpol PP tertibkan pedagang di Kesawan, Walkot Rico janji lakukan penataan. detikSumut. https://www.detik.com/sumut/berita/d-8463416/satpol-pp-tertibkan-pedagang-di-kesawan-walkot-rico-janji-lakukan-penataan
Feinberg, A., Ghorbani, A., & Herder, P. (2021). Diversity and challenges of the urban commons: A comprehensive review. International Journal of the Commons, 15(1), 1–20. https://doi.org/10.5334/ijc.1033
Firmansyah, F. D., & Phahlevy, R. R. (2024). Mengevaluasi perlindungan hukum bagi pejalan kaki dan infrastruktur di Indonesia. Indonesian Journal of Law and Economics Review, 14(2), 6–14.
Ghaisani, N., & Syam, S. (2025). Implementasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terhadap hak pejalan kaki (trotoar) di Kota Medan dalam perspektif siyasah dusturiyah. Jurnal Ilmiah Ahwal Syakhshiyyah (JAS), 7(2), 234–249. https://doi.org/10.33474/jas.v7i2.24079
Hafifah, V. T. (2018). Peran Dinas Perhubungan Kota Medan dalam mengawasi penggunaan trotoar menurut Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas Angkutan Jalan dan fiqh siyasah [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara].
Hutagalung, D. (2020). Tata kelola ruang publik perkotaan. Mandiri Press.
Indonesia. (2006). Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 86.
Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96.
Kurniawijaya, A. (2021). Efektivitas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terhadap pelanggaran hak pejalan kaki di Kota Surakarta dalam perspektif sosiologi hukum. Journal of Law, Society, and Islamic Civilization, 8(2), 63. https://doi.org/10.20961/jolsic.v8i2.49692
Marzuki, F., & Sari, H. (2024). Konflik sosial dalam penertiban PKL: Studi kasus Marelan. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(1), 88–101.
Peimani, N., & Kamalipour, H. (2022). Informal street vending: A systematic review. Land, 11(6), 829. https://doi.org/10.3390/land11060829
Pemerintah Kota Medan. (2016). Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Prasetyo, M. A. (2023). Fragmentasi kewenangan dan kegagalan koordinasi dalam kebijakan ruang kota. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 61–74.
Republik Indonesia. (2006). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan. https://peraturan.bpk.go.id/
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38654/uu-no-22-tahun-2009
Satpol PP Kota Medan. (2026). Giat trantibum pedagang kaki lima di seputaran Kesawan Medan. https://satpolpp.medan.go.id/berita/giat-trantibum-pedagang-kaki-lima-di-seputaran-kesawan-medan.html
Thamrin, M. H., Nasution, F. A., Setiawan, Y. B., & Indainanto, Y. I. (2024). Transformations of vernacular local heritage for creating historic public spaces: The case of Medan Kesawan area and Semarang Kota Lama, Indonesia. ISVS e-journal, 11(1), 57–69. https://doi.org/10.61275/ISVSej-2024-11-01-07
Tribun Medan. (2026, 30 Maret). Satpol PP Medan tertibkan PKL di Lapangan Merdeka dan Kesawan. Tribun Medan. https://medan.tribunnews.com/medan-terkini/1787532/satpol-pp-medan-tertibkan-pkl-di-lapangan-merdeka-dan-kesawan
Yani, D. F., & Farida, H. (2021). Penyalahgunaan fungsi trotoar oleh pedagang kaki lima di Pasar Bojong Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi dihubungkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 4 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum. Wajah Hukum, 5(1), 381. https://doi.org/10.33087/wjh.v5i1.418
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.