SEJARAH PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA DAN TRANSFORMASINYA PADA ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i3.66927Keywords:
Pendidikan Islam, Sejarah Pendidikan, Transformasi Digital, Cyber-Pedagogy, Otoritas Keagamaan.Abstract
Artikel ini mengkaji secara komprehensif dinamika historis perkembangan pendidikan Islam di Indonesia semenjak fase awal penetrasi sosioreligius hingga gelombang transformasi kontemporer di era disrupsi digital. Sebagai institusi pendidikan tertua di Nusantara, pendidikan Islam telah melewati berbagai ujian zaman, mulai dari model tradisional berbasis halakah dan surau, resistensi politik kolonial, unifikasi hukum pasca-kemerdekaan, hingga tuntutan integrasi teknologi abad ke-21. Menggunakan metode penelitian sejarah kualitatif (historical-hermeneutic approach) dengan teknik studi kepustakaan dan analisis isi, artikel ini membedah bagaimana institusi pendidikan Islam (pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi Islam) melakukan reorientasi epistemologis, kurikuler, dan manajerial. Hasil kajian menunjukkan bahwa era digital membawa disrupsi ganda: di satu sisi membuka ruang demokratisasi akses keagamaan, efisiensi manajemen melalui sistem informasi (Dapodik/EMIS), dan diversifikasi media pembelajaran digital (seperti digitalisasi kitab kuning dan platform LMS); namun di sisi lain memicu tantangan serius terkait degradasi otoritas karismatik guru/kiai berbasis sanad, problem infobesitas keagamaan, serta kesenjangan infrastruktur digital (digital divide). Artikel ini menyimpulkan perlunya rekonstruksi kurikulum masa depan melalui model hibrida cyber-pedagogy yang mengintegrasikan kecakapan teknologi tanpa mengeliminasi substansi nilai adab tradisional.
Downloads
References
Abdullah, M. (2020). Cyber Pedagogy dalam Pendidikan Islam: Rekonstruksi Pembelajaran di Era Society 5.0. Jurnal Ta'dib, 25(2), 175-188.
Al-Attas, S. M. N. (1991). The Concept of Education in Islam. Kuala Lumpur: ISTAC.
Al-Ghazali. (2004). Ihya Ulumuddin. Kairo: Darul Ma'arif.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium Ketiga. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Daulay, H. P. (2007). Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Pendidikan Islam di Indonesia. Bandung: Alfabeta.
Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kiai dan Perannya dalam Pengembangan Masyarakat. Jakarta: LP3ES.
Downes, S. (2012). Connectivism and Connective Knowledge. Essays on Meaning and Learning Networks, 3(4), 40-62.
Fitri, S. F. (2023). Digitalisasi Kitab Kuning dan Relevansinya terhadap Kecepatan Riset Akademik di Lingkungan Pesantren Modern. Jurnal Teknodika, 21(2), 99-112.
Hanani, N. (2020). Transformasi Digital Pendidikan Islam: Peluang dan Tantangan di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 135-150.
Huntington, S. P. (1968). Political Order in Changing Societies. New Haven: Yale University Press.
Madjid, N. (1997). Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina.
Maksum. (1999). Madrasah: Sejarah dan Perkembangannya. Jakarta: Logis.
Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: LP3ES.
Mulyasa, E. (2011). Manajemen Berbasis Sekolah: Strategi, Model, dan Implementasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Musfah, J. (2021). Manajemen Madrasah Digital: Akselerasi Mutu Berbasis Teknologi Informasi. Jurnal Analisis Kebijakan Pendidikan, 14(2), 33-52.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.