SINERGI DALAM LINGKARAN : MEMBANGUN KARAKTER PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI EKSTRAKURIKULER RANDAI DI SMAN 4 PADANG

Authors

  • Ulfa Hidayatul Hasanah Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Zulfa Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Harnof Dimas Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Melsi Anggraini K Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Rizki Raehan Saputra Universitas PGRI Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.66559

Keywords:

Pancasila Student Profile, Randai, Character Education, Local Wisdom.

Abstract

Globalization has eroded students' character, prompting the government to implement the Pancasila Student Profile framework. This study aims to examine the role of the traditional Minangkabau art extracurricular—specifically *Randai*—in fostering the character traits of the Pancasila Student Profile at SMAN 4 Padang. A descriptive qualitative method was employed. Data collection took place over two months, every Friday, involving longitudinal observation, in-depth interviews, and documentation regarding students, instructors, and school administrators. The findings indicate that the "Synergy in the Circle" philosophy inherent in *Randai* effectively internalizes character dimensions among students. The synchronization of *galombang* (wave) movements and circular formations cultivates a spirit of mutual cooperation (*gotong royong*) by subordinating individual egos to group harmony. The process of memorizing *silek* (martial arts) movements and *kaba* (traditional narrative) scripts fosters independence, critical reasoning, and problem-solving creativity during performances. Furthermore, the practice of *pasambahan* (ceremonial speech) instills values ​​of noble character and politeness. In conclusion, the *Randai* extracurricular serves not merely as a means of cultural preservation but as an effective pedagogical instrument for translating character values ​​into students' academic activities within the classroom.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggara, D., Widodo, W., & Haryono, S. (2023). Analisis Penanaman Nilai Karakter dalam Drama Musikal Randai Rantau Malin oleh Grup Palito Nyalo di Kota Padang. Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik, Universitas Negeri Padang, 5(2), 60-70. https://doi.org/10.24036/musikolastika.v5i2.130

Anton Leonard, Deni Gunawan, Edi Rahmat Widodo, & Esti Purnawinarni. (2021). Tunas Pancasila 2021.

Arzul, & Kuniang, E. K. N. (2021). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Randai Bujang Sampai. JPM: eJournal UPSI, 11(2), 15-28.

Azizah, F., & Marsiano, E. (2026). Pembelajaran Randai Minangkabau Sebagai Strategi Dekolonisasi Kurikulum Seni Budaya Di Sekolah Menengah Atas. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(02), 281-291. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i02.15421

Bahardur, I. (2018). Tren Penelitian Potensi Tradisi Randai Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran. Jurnal Adat dan Budaya Indonesia (JABI), 7(2), 262-271. https://doi.org/10.23887/jabi.v7i2.101031

Fajrina, S., Minawati, R., & Fatrina, N. Y. (2025). Pembelajaran Seni Randai sebagai Upaya Pelestarian Budaya Minangkabau di Sekolah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 341-354. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35783

Kemendikbudristek. (2022). Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: BSKAP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Lickona, T., & Wamaungo, J. A. (2012). Educating For Character: Mendidik Untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Dapat Memberikan Pendidikan Tentang Sikap Hormat Dan Bertanggung Jawab (U. Wahyudin & Suryani (Eds.); Ed. Ke-1). Bumi Aksara.

Mustika, I. (2013). Mentradisikan Kesantunan Berbahasa: Upaya Membentuk Generasi Bangsa Yang Berkarakter. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2 (No.1), 1–11. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/1022460/Semantik.V2i1.P1%20%2011

Navis, A. A. (1984). Alam Terkembang Jadi Guru: Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Jakarta: PT Grafiti Pers.

Safitri, A., Wulandari, D., & Herlambang, Y. T. (2022). Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah Orientasi Baru Pendidikan Dalam Meningkatkan Karakter Siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 5(6),7076–7086. Https://Doi.Org/10.31004/Basicedu.V6i4.3274

Sari, G., & Nazib, F. (2022). Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (Penelitian Deskriptif Pembelajaran Akidah Akhlak di MI Al-Khoiriyyah III Karang pawitan). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 38. https://doi.org/10.52434/jpai.v1i2.2612

Sufyadi, S., Harjatanaya, T. Y., Adiprima, P., Satria, M. R., Andiarti, A., & Herutami, I. (2021). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pusat Kurikulum Dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi.

Yuliana, E. D. (2010). Pentingnya Pendidikan Karakter Bangsa Guna Merevitalisasi Ketahanan Bangsa. Udayana Mengabdi, 9(2), 92–100

Zuchdi, D. (2009). Humanisasi Pendidikan: Menemukan Kembali Pendiidkan Yang Manusiawi (Edisi 1). Pt. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-09-09