STORYTELLING BERBASIS JOYFUL LEARNING: STRATEGI ALTERNATIF MENGATASI RENDAHNYA KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR

Authors

  • Indah Mulya Sari Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Sukarno Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Tika Sari Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.66050

Keywords:

joyful learning, storytelling, speaking skills, classroom action research

Abstract

Speaking is a productive language skill that plays a central role in elementary students' communication and academic success, yet observations in Grade V of SD Negeri 42/IV Kota Jambi showed that most students were still hesitant, lacked vocabulary mastery, and were reluctant to express ideas orally. This classroom action research aimed to describe and improve Indonesian speaking skills through the integration of Joyful Learning and the Storytelling method. The study followed the Kemmis and McTaggart model across two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection, involving 29 fifth-grade students as subjects. Data were collected through observation, oral tests, and documentation, then analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques. The results showed that the average speaking score increased from 64.64 in Cycle I to 85.17 in Cycle II, while classical mastery rose from 41.38% to 86.20%, exceeding the 75% success indicator. Teacher and student activity scores also improved from the "good" to the "very good" category. These findings indicate that integrating Joyful Learning with Storytelling effectively strengthens students' pronunciation, intonation, vocabulary, fluency, and self-confidence in speaking Indonesian, and can be recommended as an alternative learning strategy for elementary Indonesian language instruction.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprianti, N., Purnawati, A., Nur, S., & Sari, H. (2021). Manfaat Story Telling dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 67–81.

Aru, K., Tinggi, S. K., & Perbatasan, P. K. (2024). Analisis faktor-faktor pengaruh keterampilan berbicara dan aspek pendukungnya pada siswa kelas tinggi di SDN 7 Dobo Kabupaten Kepulauan Aru. Jurnal Pendidikan Dasar, 4, 202–214.

Daulay, A. R., Islam, U., Sumatera, N., & Islam, P. (2022). Integrasi ilmu agama dan sains terhadap pendidikan. Jurnal Kependidikan Islam, 1(3), 717–724.

Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research, 74(1), 59–109.

Gusmaningsih, I. O., Azizah, N. L., Suciani, R. N., & Aulia, R. (2023). Strategi refleksi dan evaluasi penelitian tindakan kelas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 114–123.

Hirsh-Pasek, K., Zosh, J. M., Golinkoff, R. M., Gray, J. H., Robb, M. B., & Kaufman, J. (2020). Putting education in "educational" apps: Lessons from the science of learning. Psychological Science in the Public Interest, 16(1), 3–34.

Indah, M., Tinggi, S., Keguruan, I., & Maksum, A. (2024). Upaya meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui metode storytelling untuk siswa kelas rendah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1).

Kallogianakist. (2023). Penerapan metode storytelling dalam pembelajaran. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dasar, 3(1), 34–41.

Karyadi, A. C. (t.t.). Storytelling menggunakan media big book. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan Anak Usia Dini.

Millah, A. S., Arobiah, D., Febriani, E. S., & Ramdhani, E. (2023). Analisis data dalam penelitian tindakan kelas. Jurnal Metodologi Pendidikan, 1(2), 140–153.

Mulyana, E., & Widyanti, T. (2023). Implementasi joyful learning dalam pembelajaran IPS di masa adaptasi kebiasaan baru. Jurnal Inovasi Pembelajaran IPS, 2(1), 213–221.

Nofriani, E. (2024). Penerapan metode storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbicara bagi siswa-siswi SDI Weranggere, Kecamatan Witihama, Flores Timur. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(3), 3587–3593.

Patmasari, A. (2020). Pelatihan storytelling dan digital storytelling bagi guru dan peserta didik SMPN 12 Palu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 1(2), 132–139.

Setyonegoro, A. (2013). Hakikat, alasan, dan tujuan berbicara (dasar pembangun kemampuan berbicara mahasiswa). Jurnal Pena, 3(1), 67–80.

Tarigan, H. G. (2024). Berbicara sebagai suatu keterampilan berbahasa. Ruang Karya Bersama.

Tauhid, K., Prameswari, Z., Putri, N., Bayhaqi, P., Ansor, A., & Humaira, M. A. (2025). Analisis kemampuan berbahasa Indonesia siswa kelas tinggi di sekolah dasar: Studi komparatif keterampilan menyimak dan membaca. Jurnal Pendidikan Dasar, 4, 5811–5824.

Utomo, P., Asvio, N., & Prayogi, F. (2024). Metode penelitian tindakan kelas (PTK): Panduan praktis untuk guru dan mahasiswa di institusi pendidikan. Jurnal Kajian Pendidikan, 4, 1–19.

Wahyuni, T., Martha, A., Anas, R., & Pratiwi, R. (2024). Integrasi dan ruang lingkup budaya dalam kepemimpinan global di sekolah umum. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8, 51364–51368.

Zosh, J. M., Hopkins, E. J., Jensen, H., Liu, C., Neale, D., Hirsh-Pasek, K., Solis, S. L., & Whitebread, D. (2018). Learning through play: A review of the evidence. The LEGO Foundation.

Downloads

Published

2026-08-24