DISTRIBUSI JENIS KONTRASEPSI BERDASARKAN USIA DAN PARITAS AKSEPTOR DI PUSKESMAS WANADADI 1
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.65139Keywords:
Family Planning Acceptors, Contraceptive Methods, Parity, Age.Abstract
Population growth requires effective control through the Family Planning (FP) program by promoting the appropriate use of contraceptive methods according to the characteristics of family planning acceptors, particularly age and parity. This study aimed to determine the distribution of contraceptive methods based on the age and parity of family planning acceptors at Wanadadi 1 Public Health Center. This study employed a quantitative method with a descriptive design. Data were collected retrospectively using a master table derived from secondary data obtained from the 2025 Family Planning Service Register at Wanadadi 1 Public Health Center. The sampling technique used was total sampling involving 417 family planning acceptors. Data were analyzed using univariate analysis and presented as frequency distributions and percentages. The results showed that the majority of acceptors were aged >35 years (207 acceptors; 49.64%), while most were multiparous (2–4 children) with 306 acceptors (73.38%). Overall, hormonal contraceptive methods were the most commonly used by 338 acceptors (81.05%), with injectable contraception being the most frequently selected method by 181 acceptors (43.41%), followed by contraceptive implants used by 150 acceptors (35.97%). Implants were the most frequently used contraceptive method among acceptors aged <20 years and 20–35 years, whereas injectable contraception predominated among those aged >35 years. Based on parity, injectable contraception was the most commonly used method among primiparous, multiparous, and grand multiparous acceptors. In conclusion, the use of contraceptive methods at Wanadadi 1 Public Health Center was predominantly hormonal, particularly injectable contraception, across all age groups and parity categories.
Downloads
References
Aisyah et al. (2024). Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Implant Dengan kenaikan Berat Badan Pada Wanita Usia Subur. Journal of Midwifery Sempena Negeri, 4(1), 20–24.
Fitriana et al. (2024). Faktor Sosiodemografi yang Memengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi. Jurnal Biometrika Dan Kependudukan, 5(1), 10. https://doi.org/10.20473/jbk.v5i1.2016.10-18
Anjani. (2024). Pengaruh Kontrasepsi Hormonal Terhadap Kesehatan Wanita. Jurnal Kesehatan Al Ihsan, 1(1), 7–13. https://jurnal.alihsanpublisher.org/index.php/jkes/issue/view/3
BKKBN. (2024). jumlah kampung kb berdasarkan jumlah peserta kb per mix kontrasepsi. https://kampungkb.bkkbn.go.id/statistik/22/jumlah-peserta-kb-per-mix-kontrasepsi
Diah et al. (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Suami Dengan Penggunaan Kontrasepsi Kondom Pada Pria Di Puskesmas Darul Azhar Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(1), 294–304.
Fakhiroh et al. (2024). Pengaruh Penggunaan KB Implant Dengan Perubahan Berat Badan Akseptor Kb. Journal of Midwifery and Health Sciences, 4, 88–94.
Farah et al. (2025). Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Dmpa Dengan Peningkatan Tekanan darah Di Puskesmas Kayu tangi Tahun 2024. 1(8), 1191–1196.
Farid et al. (2022). Analisis Kritis Pendapat Masjfuk Zuhdi tentang Sterilisasi pada Program Keluarga Berencana. 4(2), 210–237.
Fatimah et al. (2025). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Penggunaan KB IUD Pasca Salin Di Wilayah Puskesmas Kabupaten Sleman.
Fitriana et al. (2022). Hubungan Pendidikan dan Paritas Ibu Terhadap Pemilihan KB Di Puskesmas banjar II Buleleng Bali. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas.
Hafni et al. (2022). Metode Deskriptif Korelasioanal. Metodologi Penelitian.
Harefa et al. (2023). Determinan Minat Ibu Dalam Pemilihan Kontrasepsi IUD Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandrehe Utara Kabupaten Nias Barat. Journal of Issues in Midwaifery, 115–130. https://doi.org/10.21776/ub.JOIM.2022.006.03.1
Hidayati, E., Primadani, A. K., Aprilianada, V., & Pratiwi, Y. A. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Perempuan Usia Subur di Indonesia ( Analisis Data SDKI 2017 ). 3(1), 18–28. https://doi.org/10.24853/myjm.3.1.18-28
Hikmanti et al. (2023). Efektifitas Akupresure Terhadap Dismenorea Pada Akseptor KB IUD. Scienceceedings Series on Health & Medical Science, 4, 23–25. https://doi.org/10.30595/pshms.v4i.548
Iandira et al. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fertilitas Melalui Penggunaan Alat Kontrasepsi di Kecamatan Denpasar Barat. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikanndidikan, 10(6), 358–368.
Ilham et al. (2025). Upaya Mendorong Keberhasilan Program Kelarga Berencana Melalui Edukasi Pentingnya Penggunaan Kontrasepsi Bagi Pasangan Suami Istri Usia Subur di RW 03 Kelurahan Bangetayu Kulon, Kota Semarang. ARSY: Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 6(1), 244–252.
Jaksa et al. (2023). Hubungan Paritas dan Status Ekonomi Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Wanita Usia Subur di Indonesia. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 19(1), 26. https://doi.org/10.24853/jkk.19.1.26-32
Jannah et al. (2024). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemlihan Metode Kontrasepsi Tubektomi Pada Pasangan Usia Subur. 4(April), 17–26.
Jayanti et al. (2023). Karakteristik Wanita Usia Subur Dalam Pemilihan Jenis Kontrasepsi Injeksi. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(6), 2065–2073. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i6.1005
Kusmiati, M., Maulida, E. S., Sari, I. W., Fitri, J. S., & Nanariain, S. W. P. (2024). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Praktek Mandiri Bidan. Jurnal Kebidanan, 6(2), 9–22. https://journal.um-surabaya.ac.id/Sinar/article/view/23780
Lina Nurlita et al. (2023). Hubungan Persepsi Suyami Media Informasi Dan peran Tenaga Kesehatan dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi Kb Suntik 3 Bulan di PMB Y Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2022. 2(3), 754–772.
Liska, F., Tiara, V., & Barella, Y. (2024). Menyelami Tren Populasi Dunia : Fakta , Angka , dan Implikasinya. 3.
lontana at al. (2025). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Kontrasepsi Pasangan Usia Subur Di Puskesmas Damau Kabupaten Talaud. 2(1), 27–32.
Mahmudah et al. (2023). Karakteristik Akseptor Kb Dan Pemilihan Metode Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Di Masa Pandemi. IMJ (Indonesian Midwifery Journal), 5(1), 16. https://doi.org/10.31000/imj.v5i1.6008
Maryati et al. (2021). Hubungan Umur Dan Paritas Ibu Dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Tahun 2016. 11(1), 36–42.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. 243.
Nur at al. (2024). Analisis Pengolahan Data Penelitian. Jurnal Penelitian Pengolahan Data.
Nuzulia et al. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Pasangan Usia Subur (PUS) dan Kejadian Unmet need di RW 19 Kelurahan Brontokusuman Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakarta. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24.
Poli et al. (2024). Peranan Kampung KB dalam pengendalian angka kelahiran di Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung. Academy of Education Journal, 15(1), 1093–1102. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2397
Prasida et al. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan alat konmtrasepsi. JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, 4(2), 809–813.
Prigya et al. (2024). Analisis Keberhasilan Program Kampung Keluarga Berencana (Kb) Dan Implikasi Terhadap Penurunan Kelahiran Di Kelurahan Pucangsawit Kecamatan Jebres Kota Surakarta. 10, 1–20.
Purwanti et al. (2025). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang : Literature Review. 4(2), 241–249. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i2.4333
Putri et al. (2025). Jenis KB. 3(September).
Rahmadani et al. (2025). Hubungan Durasi Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal Progestin Dengan Peningkatan Berat Badan Pada Akseptor KB Di Wilayah Kerja Puskesmas Mojosari. 1–9.
Rochadi et al. (2022). Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Paritas PUS Dalam metode Kontrasepsi jangka Panjang (MKJP) Di Kecamatan Langsa Timur. 6(April), 113–124.
Rosiana et al. (2025). Hubungan Kelelahan Ibu Postpartum Dengan Pengeluaran Produksi Asi Di RSIA Bunda Arif Purwokerto.
Sekhar at al. (2024). Contraceptive behaviors and awareness in an urban slum community of south India. 13(March), 160–168. https://doi.org/10.4103/apjr.apjr
Soesana et al. (2023). Populasi Penelitian. Metodologi Penelitian Kuantitatif.
Suci Baharika at al. (2022). ( MKJP ) DI DUSUN III DESA PANANJUNG KECAMATAN CANGKUANG KABUPATEN BANDUNG Jurnal Kebidanan Vol . 8 No 1. 8(1), 33–40.
Sugiyono et al. (2025). Metode Penelitian Kuantatif Teori, Metode Dan Praktik. Metode Penelitian Kuantatif Teori, Metode Dan Praktik.
Susanti et al. (2024). Pengaruh Media Video Terhadap Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Implan Pada Wanita Usia Subur. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(2), 0–5. https://doi.org/10.51933/health.v9i2.1439
Trijayanti et al. (2022). Literatur Review Hubungan Usia dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi. Seminar Nasional Dan Call for Paper Kebidanan, 2(2), 1–6.
Widiawati et al. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Penggunaan Pil KB Pada Wanita Usia Subur Di Apotek Widya Farma. Jurnal Kebidanan, 2, 306–312.
World Health Organization. (2021). World Health Organization.
World Health Organization. (2022). World Health Organization. Family Planning (4th Ed.).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.