PENGARUH LATIHAN SPRINT 20 METER TERHADAP KECEPATAN LARI DI EKSTRAKURIKULER FUTSAL SMAN 1 JALAKSANA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.64869Keywords:
20 Meter Sprint Training, Running Speed, Futsal, Quasi-ExperimentAbstract
Running speed is a very important biomotor component in the game of futsal, both in attack and defense. Based on observations at SMAN 1 Jalaksana, it was found that the running speed of students who play futsal after school is still below standard. This study aims to analyze the effect of 20 meter sprint training on the improvement of running speed in extracurricular futsal players at SMAN 1 Jalaksana. The method used is a quasi-experiment with a one-group pretest-posttest design. The research population consisted of futsal extracurricular players at SMAN 1 Jalaksana, with 20 students selected through a saturated sampling technique. The 20 meter sprint test was used as the measuring instrument, and the training program was carried out three times a week for six weeks. Data analysis included normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using SPSS with the Paired Sample T-Test. The results showed a decrease in mean sprint time from 3.2560 seconds (pre-test) to 2.9470 seconds (post-test), with a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the 20 meter sprint training on running speed. This research is expected to provide empirical evidence and serve as a reference for coaches and physical education teachers in developing training programs focused on speed development.
ABSTRAK
Kecepatan lari merupakan komponen biomotor yang sangat penting dalam permainan futsal, baik dalam menyerang maupun bertahan. Berdasarkan pengamatan di SMAN 1 Jalaksana, diketahui bahwa kemampuan kecepatan lari siswa yang bermain futsal sepulang sekolah masih di bawah standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan sprint 20 meter terhadap peningkatan kecepatan lari pada pemain futsal ekstrakurikuler SMAN 1 Jalaksana. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian yaitu pemain ekstrakurikuler futsal SMAN 1 Jalaksana dengan teknik pengambilan sampel jenuh sebanyak 20 siswa. Tes sprint 20 meter digunakan sebagai instrumen pengukuran, dengan program latihan dilaksanakan tiga kali seminggu selama enam minggu. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata waktu tempuh sprint dari 3,2560 detik (pre-test) menjadi 2,9470 detik (post-test), dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan sprint 20 meter terhadap kecepatan lari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris dan menjadi acuan bagi pelatih dan guru pendidikan jasmani dalam menyusun program latihan yang lebih fokus pada pengembangan kecepatan.
Downloads
References
Aguss, R. M., & Yuliandra, D. R. (2020). Persepsi Atlet Futsal Putra Universitas Teknokrat Indonesia Terhadap Hipnoterapi Dalam Meningkatkan Konsentrasi Saat Bertanding. Jurnal Penjaskesrek, 7(2), 274.
Antara, W., Yasa, P. M., & Suarjana, N. (2017). Pelatihan Lari Sprint Jarak 20 Meter 5 Repetisi 4 Set Dan 10 Repetisi 2 Set Terhadap Kecepatan Lari Sprint 100 Meter Siswa Putra Peserta Ekstra Atletik SMP Negeri 4 Mengwi Tahun Pelajaran 2015/2016. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 3(1), 28–32.
Ghozali, I. (2020). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Insan, J., Iyakrus, I., & Yusfi, H. (2022). Pengaruh Latihan Lari (Sprint) 20 Meter Terhadap Kecepatan Menggiring Bola (Dribbling). Jendela Olahraga, 7(1), 132–139.
Marwinda, T. D. N., & Danardono, D. (2024). Perbandingan Iuran Normal Pensiun Metode Entry Age Normal dan Projected Unit Credit dengan Suku Bunga CIR (Cox Ingersoll Ross). Jurnal Pembelajaran Dan Matematika Sigma (JPMS), 10(2), 133–138.
Perdana, D. A., Sudijandoko, A., Fikri, M. D., & Dewi, R. C. (2024). Pengaruh olahraga tradisional terhadap peningkatan kebugaran siswa. Jurnal Porkes, 7(1), 34–44.
Reza, D. S., & Suripto, A. W. (2021). Pengaruh Latihan Hollow Sprint Dan Repetition Sprint Terhadap Kecepatan Lari Siswa Ekstrakulikuler Futsal SMP N 33 Semarang. Indonesian Journal for Physical Education and Sport, 2(1), 160–167.
Septyana, M. T., Purnama, S. K., & Nugroho, H. (2024). Pengaruh Plyometric Training Terhadap Kemampuan Sprint Pemain Futsal. Prosiding Seminar Nasional Keguruan Dan Pendidikan (SNKP), 2(1), 306–310.
Siregar, I., & Damayanti, S. (2023). Model Permainan (Games) Dalam Pembelajaran Lari Jarak Pendek (Sprint). Tasikmalaya: Rumah Cemerlang.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
William, W., & Hita, H. (2019). Mengukur tingkat pemahaman pelatihan powerpoint menggunakan quasi-experiment one-group pretest-posttest. Jurnal SIFO Mikroskil, 20(1), 71–80.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.