HUBUNGAN PEMAHAMAN PERKAWINAN DENGAN KESIAPAN KEHIDUPAN BERKELUARGA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 6 PADANG TAHUN AJARAN 2026/2027

Authors

  • Jumarotul Afni Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang
  • Desep Pria Pandri Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang
  • Ridho Rismi Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.64771

Keywords:

Marriage Understanding, Family Life Readiness

Abstract

This study aims to determine the relationship between marriage understanding and family life readiness among grade XII students at SMK Negeri 6 Padang for the 2026/2027 academic year. This research employed a quantitative method with a correlational approach, utilizing a sample of 215 respondents selected through proportional random sampling from a total population of 467 students. The research instrument was a Likert-scale questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Descriptive analysis results indicate that the marriage understanding variable has a mean score of 76.32, while the family life readiness variable has a mean score of 100.21. Based on the correlation test results, it is concluded that there is a positive and significant relationship between students' marriage understanding and their family life readiness. This implies that the higher the students' understanding of marriage, the higher their level of readiness in planning for family life.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adira, N., Rismarini, N. A., & Nurha-yati, S. R. (2024). Perceived marriage readiness: A cross-cultural exploration. Psycholog-ical Research and Intervention, 7(1), 45–51.

Adyani, K., Wulandari, C. L., & Isnan-ingsih, E. V. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan calon pengantin dalam kesiapan menikah. Jurnal Health Sains, 4(1), 109–119.

Aji. (2024). Edukasi hubungan remaja dan perilaku berpacaran. (Perlu dilengkapi sumber pen-erbit/jurnal).

and Craig M. Barry. 2009. Criteria for Marriage Readiness Question-naire (CMRQ).

Angraini, R., Sari, N., & Putri, D. A. (2022). Pernikahan usia dini dan dampaknya terhadap pen-didikan remaja. Jurnal Pendidi-kan dan Keluarga, 14(2), 85–94.

Aziz, A. A., Budiyanti, N., Pallah, & Pandoe. (2021). Pengaruh pemahaman konsep per-nikahan terhadap persiapan menikah di kalangan maha-siswa. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 3(2), 73–79.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Laporan kesiapan kehidupan berkeluarga. Jakarta: BKKBN.

Carroll, Jason S., Sarah Badger, Bri-an J. Willoughby, Larry J. Nel-son, Shawn D. Madsen, and Craig M. Barry. 2009. Criteria for Marriage Readiness Ques-tionnaire (CMRQ).

Dariyo, A. (2021). Psikologi perkem-bangan dewasa muda. Jakarta: Grasindo.

Dewi, M., Ulfah, M., & Gayatri, M. (2024). Persepsi remaja Gen-erasi Z tentang kesiapan meni-kah dan keselarasan kebijakan pernikahan. Journal of Issues in Midwifery, 8(1), 27–36.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan imple-mentasi. Bandung: Alfabeta.

Hafizhah, et al. (2025). Kesiapan fisik dalam perkawinan.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan. Jakarta: Er-langga.

Itryah, & Ananda. (2023). Aspek psikologis dalam perkawinan. (Perlu dilengkapi sumber).

Keldal, G., & Yıldırım, F. (2022). Marital readiness and interper-sonal adjustment in early mar-riage. Family Relations, 71(4), 1120–1135.

Lakadjo, M. A. (2023). Efikasi pro-gram konseling pranikah untuk kesiapan menikah dan hidup berkeluarga di perguruan ting-gi. Jurnal Pendidikan dan Kon-seling, 4(5), 1637–1645.

Maulana, et al. (2025). Aspek fisik da-lam perkawinan. (Perlu dilengkapi sumber).

Octaviani, F., & Nurwati, N. (2020). Dampak pernikahan usia dini terhadap perceraian di Indone-sia. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas, 2(2), 33–52.

Paputungan, F. (2023). Developmen-tal Characteristics of Early Adulthood. Journal of Educa-tion and Culture (JEaC), 3(1), 1-9.

Rusfandi, S. (2024). Identitas sosial dan budaya keluarga. (Perlu dilengkapi sumber).

Santrock, J. W. (2021). Life-span de-velopment (18th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Septiasari, N. L., & Dewi, K. S. (2024). Marriage readiness: A narrative review of influencing factors. Journal of Family Stud-ies, 18(2), 101–110.

Soekanto, S. (2024). Sosiologi keluarga. Jakarta: Rajawali Pers.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2020). Metodologi penelitian bisnis dan ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sunarti, E., Simanjuntak, M., Rahmat-in, I., & Dianeswari, R. (2012). Kesiapan menikah dan pemenuhan tugas keluarga pada keluarga dengan anak usia prasekolah. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 5(2), 110–119.

Sunarti, N. T. S., & Rahmawati, I. (2022). Pengetahuan dan kesiapan kehidupan berkeluar-ga bagi remaja: Studi komparatif di SMA, SMK dan MA. Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science), 10(2).

Supono, E., & Rohimah, S. (2026). Kesiapan menikah dalam per-spektif psikologi pendidikan Is-lam. TSAQOFAH Journal, 6(1), 1–12.

Suwarnoputri, A. R., Nahda, H., Stevani, H., Putriviandi, N. N., Nurjihan, N., Setiawan, A., &

Downloads

Published

2026-08-12