PERAN EKSTRAKURIKULER KETARUNAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK FASE-E DI SMA NEGERI 1 SUNGAI RUMBAI

Authors

  • Dolly Rahma Fingki Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Sarbaitinil Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Yanti Sri Wahyuni Universitas PGRI Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.64232

Keywords:

Ekstrakurikuler Ketarunaan, Karakter, Disiplin, tanggung Jawab

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu tujuan penting dalam penyelenggaraan pendidikan untuk membentuk peserta didik yang memiliki sikap dan perilaku positif. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler ketarunaan yang berperan dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepemimpinan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler ketarunaan dalam membentuk karakter peserta didik Fase E di SMA Negeri 1 Sungai Rumbai.. Penelitian ini berlandaskan pada teori karakter Thomas Lickona yang menjelaskan bahwa pembentukan karakter mencakup tiga unsur utama, yaitu moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral), dan moral action (tindakan moral). Ketiga unsur tersebut menjadi dasar dalam menganalisis pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler ketarunaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Pembina Ketarunaan, dan peserta didik Fase E. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler ketarunaan memberikan peran yang positif terhadap pembentukan karakter peserta didik Fase E di SMA Negeri 1 Sungai Rumbai. Nilai karakter yang berkembang meliputi disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Pembentukan karakter tersebut dilakukan melalui proses pembiasaan dalam berbagai kegiatan ketarunaan yang mendorong peserta didik untuk menaati peraturan, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, ekstrakurikuler ketarunaan menjadi salah satu program sekolah yang efektif dalam mendukung pelaksanaan pendidikan karakter melalui pengalaman langsung dan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S., & Yuliana, L. (2012). Manajemen Pendidikan (Edisi Revisi). Yogyakarta: Aditya Media.

Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Ilmu Pendidikan: Konsep, Teori dan Aplikasinya. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI).

Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2018). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Panduan Pelaksanaan Pembinaan Kesiswaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lickona, T. (2013). Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap Mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik. Bandung: Nusa Media.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan dan Unsur-Unsur Pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tsauri, S. (2015). Pendidikan Karakter: Peluang dalam Membangun Karakter Bangsa. Jember: STAIN Jember Press.

Downloads

Published

2026-08-05