ALIH KODE DAN CAMPUR KODE BAHASA GAYO-INDONESIA DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL TAKENGON

Authors

  • Gustina Sari Universitas Almuslim
  • Alfi Syahrin Universitas Almuslim
  • Wirdatul Isnani Universitas Almuslim

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.63801

Keywords:

code-switching, code-mixing, bilingualism, traditional market, Gayo language

Abstract

This study is motivated by the bilingual condition of the community at Paya Ilang Market, Takengon, where Gayo and Indonesian are used interchangeably in daily communication. It aims to describe the forms of code-switching and code-mixing, as well as the factors causing them, in the interactions between sellers and buyers at Paya Ilang Market. A qualitative descriptive method was applied. The data sources were the utterances of sellers and buyers, collected through observation, listening, recording, and note-taking techniques, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that 19 instances of code-switching and 29 instances of code-mixing were found. The code-switching found was internal, namely the shift between Gayo and Indonesian, occurring mainly across sentences, within a single utterance, and between speakers. The code-mixing found mainly involved the insertion of Gayo particles, words, phrases, and expressions into Indonesian utterances. The factors causing code-switching and code-mixing include the interlocutor, language habits, familiarity, informal situations, and the speakers' ethnolinguistic background. It can be concluded that code-switching and code-mixing at Paya Ilang Market occur naturally in this bilingual community, functioning to ease communication, build familiarity, and adjust to the interlocutor and the situation. This study is expected to contribute to sociolinguistic studies on bilingual communities, particularly regarding code-switching and code-mixing in traditional market interactions.

Kata Kunci: alih kode, campur kode, bilingualisme, pasar tradisional, bahasa Gayo

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arahmah, T.S. (2023). Analisis alih kode dan campur kode pada keluarga campuran Indonesia-Jepang dalam video TikTok [Skripsi]. Universitas Pendidikan Indonesia.

https://repository.upi.edu/102176/

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber, dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150. https://doi.org/10.31764/historis.v5i2.3432

Arifianti, I. (2023). Kajian sosiolinguistik dalam interaksi masyarakat bilingual.

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.

Dewirahmadanirwati, D., & Aditiawarman, M. (2023). From bilingualism to code mixing and code switching uttered by Indonesian youth. Journal of Indonesian Language and Literature?, 6(2).

https://doi.org/10.36057/jilp.v6i2.589

Fatmawati, D. A., Chamalah, E., Azizah, A., & Setiana, L. N. (2022). Alih kode dan campur kode dalam tuturan siniar Musyawarah di kanal YouTube Najwa Shihab tahun 2022. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2).

https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4886

Inayah, I. K., Kurnia, I., Farida, M. N., & Febrianti, P. A. (2024). Alih kode dan campur kode pada novel Lovestruck karya Exsha Annisa Fitri. Basataka, 7(2).

https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.449

Israimi, & Syahrin, A. (2021). Analisis dwibahasa pada masyarakat etnis Gayo dan etnis Jawa di Kampung Blang Gele Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Aliterasi: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 2(1), 51–58.

Irma, A., Rosalina, S., & Triyadi, S. (2024). Bilingualisme masyarakat Desa Jayamukti Karajan II dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. https://doi.org/10.5281/zenodo.11313305

Juwita, A., Radhiah, & Mahsa, M. (2023). Alih kode dan campur kode pada tuturan siswa SMA di Kota Lhokseumawe. Jurnal Kande, 4(2). https://doi.org/10.29103/jk.v4i2.13440

Kusumawati, H., Adriana, I., & Romadhon, S. (2025). Fenomena bilingualisme dan diglosia pada masyarakat tutur keturunan Arab di Kampung Arab Kota Pamekasan. Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa, 10(2).

https://doi.org/10.21107/metalingua.v10i2.31741

Karima, M. A., Rohanda, R., & Addriadi, I. (2025). Alih kode dan campur kode dalam film Arab Honeymoonish karya Elie El Semaan.

Lestari, A.D. (2020). Jenis alih kode dan campur kode dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII di SMPN 3 Colomadu. [Skripsi]. Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/83409

Manurung, S. N., dkk. (2024). Analisis alih kode dan campur kode antara penjual dan pembeli di Pasar Pelita IV Medan (Kajian sosiolinguistik).

Mahsun. (2021). Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, dan tekniknya. Rajawali Pers.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Muysken, P. (2000). Bilingual speech: A typology of code-mixing. Cambridge University Press.

Putri, N. R. (2023). Interaksi sosial pedagang multietnik di pasar tradisional: Studi deskriptif para pedagang di Pasar Tambun Kabupaten Bekasi.

https://digilib.uinsgd.ac.id/86048/

Putri, D. A., Puspaningtyas, E., Hakim, M. Z. A., & Sari, Y. (2022). Analisis alih kode dan campur kode serta faktor penyebabnya dalam video YouTube Iqbal Ramadhan. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.47709/jbsi.v2i02.1785

Perdana, H. P. (2018). Penggunaan alih kode dan campur kode pedagang pada aktivitas jual beli di Pasar Pacar Keling Surabaya: Kajian sosiolinguistik. [Skripsi]. Universitas Airlangga.

http://lib.unair.ac.id

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif (untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif). Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwito. (1983). Sosiolinguistik: Pengantar awal. Henary Offset.

Susanto, H., & Sunarsih, E. (2020). Analisis bentuk, jenis, faktor terjadinya alih kode antara penjual dan pembeli di Pasar Kuala Singkawang. Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2).

https://doi.org/10.31571/bahasa.v9i2.1985

Sania, R. N., & Lubis, F. (2023). Alih kode dan campur kode dalam interaksi masyarakat di Pasar Rabu Aceh Tengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.30596/jpbsi.v4i2.16246

Sulistyo, B., Nurulanningsih, N., Darningwati, D., Ramadhaniati, R. U., & Nurhasanah, N. (2023). Code switching and code mixing in selling and buying interactions in Martapura traditional market. International Research Journal of Education, 7(2).

https://doi.org/10.22437/irje.v7i2.29259.

Sugiarti, D., Nurwahidah, L. S., Sahidin, D., & Hamdani, F. (2023). Campur kode dan alih kode pada tuturan guru bahasa Indonesia. KIBASP: Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 6(2).

https://doi.org/10.31539/kibasp.v6i2.6057

Solekhudin, M., Nisa, H. U., & Yono, R. R. (2022). Bentuk-bentuk campur kode dan alih kode pada halaman Facebook Kementerian Kesehatan RI (Kajian sosiolinguistik). https://doi.org/10.5281/zenodo.7072945

Sinaga, M. T., Sirait, J., Tambunan, M. A., Sitanggang Gusar, M. R., & Siregar, J. (2022). Karakteristik campur kode dan alih kode pada masyarakat tutur di Pasar Tanah Jawa. Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 2(2).

https://doi.org/10.47709/jbsi.v2i02.1815

Windasari, R., Hamsa, A., & Hajrah. (2020). Alih kode dan campur kode dalam interaksi jual beli di Pasar Onto Kabupaten Kepulauan Selayar. https://eprints.unm.ac.id/id/eprint/16922

Downloads

Published

2026-08-11