KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP DITINJAU DARI SELF-EFFICACY

Authors

  • Zuyyinah Kamilah Universitas Negeri Surabaya
  • Ika Kurniasari Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.63374

Keywords:

Self-efficacy, mathematical problem-solving ability, SPLDV, junior high school students.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP terkait topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), yang dianalisis berdasarkan tingkat efikasi diri dan berdasarkan empat tahapan Polya: memahami masalah, merancang rencana, melaksanakan rencana, dan meninjau kembali. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dan penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 32 Surabaya pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa kelas VIII-B—yang dikategorikan memiliki efikasi diri tinggi, sedang, dan rendah—yang dipilih berdasarkan kuesioner efikasi diri. Instrumen penelitian meliputi kuesioner efikasi diri, tes pemecahan masalah bertingkat tiga item, dan pedoman wawancara. Data dianalisis melalui reduksi, presentasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun subjek di ketiga tingkat efikasi diri (tinggi, sedang, dan rendah) berhasil memperoleh solusi yang benar, mereka berbeda dalam sejauh mana mereka memenuhi indikator pada setiap tahapan pemecahan masalah. Siswa dengan efikasi diri tinggi secara konsisten memenuhi semua indikator di keempat tahapan, termasuk memahami informasi masalah secara akurat, merumuskan rencana solusi yang selaras dengan pelaksanaan aktual, dan menulis kesimpulan untuk setiap masalah. Siswa dengan efikasi diri menengah memenuhi sebagian besar indikator tetapi menunjukkan inkonsistensi antara rencana solusi yang dijelaskan selama wawancara dan pelaksanaan aktual langkah-langkah pemecahan masalah, dan gagal menulis kesimpulan untuk beberapa masalah. Siswa dengan efikasi diri rendah tidak memenuhi indikator tertentu pada tahap "memahami masalah"—seperti membuat penugasan variabel yang tidak akurat dan gagal mencantumkan informasi yang diketahui secara lengkap untuk beberapa masalah—dan tidak secara konsisten menulis kesimpulan, meskipun pada akhirnya mereka sampai pada solusi yang benar.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Ika Kurniasari, Universitas Negeri Surabaya

sebagai Dosen Pembimbing penulis pertama

References

Abida, F. N., & Setyaningsih, N. (2022). Kemampuan literasi matematis peserta didik dalam menyelesaikan latihan SPLDV ditinjau dari self-efficacy. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(3), 2182–2198.

Abidin, Y. (2012). Desain sistem pembelajaran dalam konteks kurikulum 2013. Refika Aditama.

Afriansyah, E. A., Sofyan, D., & Koswara, U. (2023). Students' difficulties in solving linear equation system of two variables problems. Journal on Mathematics Education, 14(1), 105–122.

Angriani, A. D., Nakesya, K. A. S., Amrillah, N. A., Alpiyanti, Imansyah, M. R. T., & Maulana, M. I. (2024). Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal literasi matematika PISA berdasarkan self-efficacy. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika, 517–526.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.

Bernard, M. (2018). Strategi pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kalamatika: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 78–89.

Bogdan, R., & Taylor, S. J. (1975). Introduction to qualitative research methods: A phenomenological approach to the social sciences. Wiley.

Dewey, J. (1933). How we think: A restatement of the relation of reflective thinking to the educative process. D.C. Heath and Company.

Dewi, D. P., et al. (2017). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 123–135.

Eka Resti, R., & Rusmala, E. (2019). Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 85–94.

Erlina, L., Zayyadi, M., & Tafrilyanto, C. F. (2025). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari self-efficacy siswa. JRGI (Jurnal Riset Guru Indonesia), 4(3), 184–192.

Fauziyah, N. N., & Ismail. (2022). Profil berpikir relasional siswa SMA dalam menyelesaikan masalah SPLTV ditinjau dari self-efficacy. MATHeDUNESA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 11(3), 699–709.

Fitriani, F. (2020). Kemampuan pemecahan masalah siswa SMP. JTMT: Journal Tadris Matematika, 1(1), 14–19.

Fitriyah, E., Zuhri, M. S., & Ariyanto, L. (2022). Profil kemampuan multi representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal terbuka matematika ditinjau dari self-efficacy. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 4(6), 510–518.

Harpit, H. (2018). Pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 123–134.

Hendriana, H., Johanto, T., & Sumarmo, U. (2017). The role of problem-based learning to improve students' mathematical problem-solving ability and self-efficacy. Journal on Mathematics Education, 8(2), 179–192.

Hodiyanto, H. (2017). Kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika. AdMathEdu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan, 7(1), 9–18.

Ismail, I., & Ilyas, M. (2015). Metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif. Jurnal Pendidikan Matematika, 15(1), 43–55.

Kamilina, I., & Amin, S. M. (2019). Profil pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari tingkat self-efficacy. MATHeDUNESA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(2), 283–289.

Kartika, H. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah soal cerita matematika. Seminar Nasional Matematika (SEMNASTIKA) 2017, 1–8.

Kemendikbudristek. (2022). Buku panduan guru matematika untuk SMP/MTs kelas VIII. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan.

Krulik, S., & Rudnick, J. A. (1995). The new sourcebook for teaching reasoning and problem solving in elementary school: A Longwood Professional Book. Allyn & Bacon.

Liu, R., & Koirala, H. (2022). The role of self-efficacy in mathematical problem solving: A mediation model. International Journal of Science and Mathematics Education, 21(4), 1245–1265.

Mairing, E. (2018). Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika non-rutin. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 12(3), 45–56.

Marlina. (2013). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan pembelajaran kontekstual [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia]. Repository UPI.

Mason, J. (2010). Thinking mathematically (2nd ed.). Pearson Education.

Misluna, Usman, & Umam, K. (2026). Hubungan self-efficacy dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Madrasah Aliyah. JMES (Journal Mathematics Education Sigma), 7(1), 24–35.

Mustofa, R. D., & Danuri. (2025). Self-efficacy and mathematical problem-solving strategies elementary school students: A case study in grade IV. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(3), 1279–1294.

National Council of Teachers of Mathematics. (2020). Standards for the preparation of secondary mathematics teachers. NCTM.

National Science Teachers Association. (2011). The national science education standards. NSTA Press.

Nurhasanah, S., & Sobandi, A. (2016). Minat belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1), 128–135.

Öztürk, T., & Güven, B. (2016). The effect of problem-solving instruction on students’ problem-solving skills. Eurasian Journal of Educational Research, 16(63), 1–18.

Pajares, F., & Miller, M. D. (2006). Role of self-efficacy and self-concept beliefs in mathematical problem solving: A path analysis. Journal of Educational Psychology, 86(2), 193–203.

Polya, G. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). Princeton University Press.

Pratiwi, A. F., & Imami, A. I. (2022). Analisis efikasi diri dalam pembelajaran matematika pada siswa SMP. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 13(3), 403–410.

Prajono, R., Gunarti, D. Y., & Anggo, M. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik SMP ditinjau dari self efficacy. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 143–154.

Pudjiastuti, A. (2019). Metode penelitian pendidikan. Media Akademi.

Pulungan, D. A., Siregar, N., & Harahap, R. (2022). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 16(1), 1–15.

Putri, R. S., Purwanto, & Pramudya, I. (2021). Students' mathematical perseverance in solving non-routine problems based on self-efficacy. Journal of Physics: Conference Series, 1842(1), 012057.

Rahmawati, D., & Warmi, A. (2022). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi Teorema Pythagoras. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 145–156.

Rahmawati, W., & Zanthy, L. S. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematik siswa SMP pada materi SPLDV ditinjau dari self efficacy. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(4), 815–824.

Rumiati, L. (2024). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII pada materi Teorema Pythagoras berdasarkan self-efficacy. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(4), 407–416.

Saavedra, A. R., Opfer, V. D., & Jackson, A. (2012). Teaching and learning 21st century skills: Lessons from the learning sciences. Asia Society.

Saifuddin, A. (2020). Penyusunan skala psikologi. Pustaka Pelajar.

Sanjaya, W. (2011). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Sari, D. P., & Valentino, E. (2024). Mathematical problem-solving ability in solving linear equation systems of two variables based on self-efficacy. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 89–102.

Schoenfeld, A. H. (2014). Mathematical practices, in theory and practice. ZDM Mathematics Education, 46(3), 405–415.

Schukajlow, S., Blomberg, J., Rellensmann, J., & Leopold, C. (2022). The role of strategy-based motivation in mathematical problem solving: The case of learner-generated drawings. Educational Studies in Mathematics, 109(2), 355–378.

Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2021). Self-efficacy and human motivation. Advances in Motivation Science, 8, 153–179.

Siswono, T. Y. E. (2023). Masalah dalam pembelajaran matematika: Konsep dan aplikasinya. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, R&D. Alfabeta.

Sumartini, T. S. (2022). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 235–246.

Suryadi, D., Turmudi, & Mulyadi, W. (2020). Students' difficulties in solving system of linear equations with two variables problems. Journal of Physics: Conference Series, 1521(3), 032091.

Syakdiyah, S. (2017). Masalah matematika non-rutin: Tantangan dan strategi penyelesaiannya. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 42–53.

Taufik, M. (2014). Strategi pembelajaran matematika. Refika Aditama.

Uno, H. B. (2014). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.

Wahyudi, D. (2017). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 45–56.

Yani, A. F., Aziz, A., & Prihaswati, M. (2026). Analisis kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal HOTS ditinjau dari self-efficacy. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 9(3), 3533–3543.

Yurt, E. (2020). The relationship between mathematical self-efficacy, mathematics anxiety, problem-solving skills and mathematics achievement. European Journal of Educational Research, 9(4), 1491–1503.

Yuwono, T. (2020). Penerapan langkah Polya untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 5 SDN Percobaan 2 Malang. Ibriez: Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 5(1), 65–76.

Zimmerman, B. J. (2000). Self-efficacy: An essential motive to learn. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 82–91.

Downloads

Published

2026-08-20