PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS HOTS PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH: TANTANGAN DAN SOLUSI

Authors

  • Riyanty Lololuan Universitas Lelemuku Saumlaki
  • Wisye Hehakaya Universitas Pattimura
  • Susana Elwuar Universitas Lelemuku Saumlaki

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.63091

Keywords:

Higher Order Thinking Skills, Basic Education, Secondary Education

Abstract

The implementation of Higher Order Thinking Skills (HOTS) in Indonesian basic and secondary education faces significant challenges despite curriculum mandates, leading to suboptimal student cognitive readiness and teacher pedagogical gaps. This study aims to identify the primary challenges and formulate strategic solutions for implementing HOTS-based learning at the basic and secondary education levels. A descriptive-qualitative literature review approach was utilized, systematically analyzing 20 empirical research articles published in SINTA-accredited national journals between 2021 and 2026. The findings reveal four main challenges: teachers' pedagogical competence in designing contextual assessments, students' cognitive readiness and reliance on lower-order thinking, limited interactive media and infrastructure, and rigid curriculum time allocation. Strategic solutions include strengthening professional learning communities, integrating active learning models like Problem-Based Learning and Project-Based Learning with cognitive scaffolding, adopting multirepresentational contextual assessments, and leveraging interactive digital technology. These comprehensive strategies are crucial for optimizing HOTS implementation and fostering 21st-century skills.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, R., Karma, I. N., & Affandi, L. H. (2023). Analisis tingkat kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal matematika. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(2), 1102–1110. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i2.1350

Alia, L., Husaini, F., Nisa, A. K., & Shaleh, S. (2023). Pengembangan instrumen penilaian berbasis HOTS pada mata pelajaran IPA tingkat dasar. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 7(1), 45–56.

Dahlan, M., Astuti, R., & Febriani, L. (2021). Analisis kemampuan guru SMA dalam menyusun instrumen asesmen berbasis HOTS. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(1), 12–21.

Fitriani, N., Suryani, E., & Hidayat, T. (2023). Implementasi pembelajaran terdiferensiasi untuk meningkatkan HOTS siswa pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 9(2), 142–153.

Hidayat, A., Ramdani, A., & Suastra, I. W. (2022). Pengembangan media pembelajaran digital interaktif berbasis inkuiri untuk meningkatkan HOTS siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(3), 512–525.

Insani, M. H., Sujarwo, & Safitri, D. (2025). Efektivitas dan tantangan penilaian berbasis HOTS sebagai sarana penguatan keterampilan berpikir kritis di abad 21. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 16(1), 45–58.

Khoiriyah, L., & Rohman, A. (2024). Solusi alternatif atas problematika dalam mengimplementasikan penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS) di Madrasah/SD. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 201–212.

Krathwohl, D. R., & Anderson, L. W. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.

Kurniawan, R., & Nurjanah, A. (2024). Analisis proses berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan soal HOTS. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 5(1), 213–224.

Kusuma, Z. R. (2022). Pengaruh model pembelajaran Design Thinking terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen, 8(1), 30–41.

Maryono, M., Sastrawati, E., & Budiono, H. (2022). Analisis kesulitan guru sekolah dasar dalam mengembangkan instrumen asesmen Higher Order Thinking Skills. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(5), 1529–1538.

Nurfadilah, S., Wahyudi, W., & Setiawan, A. (2023). Kendala infrastruktur digital dan ketersediaan sarana dalam penerapan pembelajaran HOTS di daerah 3T. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 89–101.

Pratiwi, D. A. (2023). Tantangan implementasi HOTS dalam kurikulum nasional. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/opini/600852/tantangan-implementasi-hots

Pratama, M. A., & Lestari, S. (2024). Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence dalam merancang asesmen diagnostik berorientasi HOTS. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 77–89.

Rahmawati, D., Suwandi, S., & Wardani, N. E. (2023). Efektivitas program pendampingan MGMP dalam meningkatkan kompetensi guru menyusun soal HOTS. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 8(4), 255–263.

Rohmah, S. (2024). Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 31–40.

Saputra, T., Purnomo, E., & Joko, I. (2025). Peningkatan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) melalui optimalisasi metakognitif siswa. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 6(1), 396–408.

Setiawan, D., Budi, A. S., & Widjajanti, E. (2021). Meta-analisis: Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap HOTS siswa SMA. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 7(2), 181–192.

Sinta, U. A., Roebyanto, G., & Nuraini, N. L. S. (2022). Analisis kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS pada pembelajaran matematika di SDN Torongrejo 2. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 2(1), 45–53.

Tim Peneliti JIPP. (2026). Deep learning (pembelajaran mendalam) dalam pendidikan Indonesia: Tinjauan sistematis teori dan praktik. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 201–215.

Tim Peneliti JRIP. (2024). Analisis Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik melalui model pembelajaran Search Solve Create and Share (SSCS). Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(1), 183–192.

Tim Peneliti Kognitif. (2026a). Enhancing high school students' critical thinking through HOTS-based interactive e-modules. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 6(1), 1–12.

Tim Peneliti Kognitif. (2026b). Impact of the Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) learning model on students' mathematical critical thinking. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 6(1), 72–83.

Tim Peneliti SAP. (2024). Strategi guru (SAGU) dalam implementasi HOTS pada pembelajaran. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 9(1), 33–47.

Utami, P. R., & Rahayu, S. (2022). Manajemen waktu dan beban kurikulum guru dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis HOTS di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 115–124.

Wati, S., Kusuma, A., & Handayani, T. (2025). Upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan HOTS menggunakan metode Problem Based Learning berbasis digital. Jurnal Media Akademik, 3(1), 101–112.

Widana, I. W. (2021). Kurikulum Merdeka dan asesmen HOTS dalam meningkatkan literasi numerasi siswa. Jurnal Penilaian Pendidikan, 6(1), 1–10.

Wijaya, A., & Yulianto, E. (2023). Analisis miskonsepsi siswa SMA dalam menyelesaikan soal-soal penalaran matematika tingkat tinggi. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 10(1), 65–76.

Yuliati, L., Fauzi, A., & Anantasari, M. (2022). Pembelajaran IPA berbasis STEM-HOTS di Sekolah Dasar: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 90–102.

Zainuddin, M., & Hasanah, U. (2024). Pelatihan penyusunan butir soal HOTS berbasis aplikasi untuk guru-guru sekolah menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 5(2), 133–142.

Downloads

Published

2026-06-28