PERAN ICE BREAKING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS V DI SEKOLAH SD NEGERI RAPPOJAWA NO.71 MAKASSAR

Authors

  • Ridhol Waalidain UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
  • Martini UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
  • Salim Hasan UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
  • Samsuddin Kade UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
  • Ahmad UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.63056

Keywords:

Keywords: Ice Breaking , Learning Motivation , Civics Education (PPKn) Elementary School Students

Abstract

This study aims to determine the role of ice breaking in improving the learning motivation of fifth-grade students in Civics Education (PPKn) at SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar, as well as to identify the supporting and inhibiting factors in its implementation. This study employed a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing.

The results showed that the implementation of ice breaking was able to improve students' learning motivation. Students became more enthusiastic, active, focused, and engaged in the learning process. In addition, ice breaking created an enjoyable learning atmosphere that facilitated teachers in delivering the learning materials. The supporting factors included students' interest, teachers' creativity, the use of varied teaching methods, and the availability of learning media. Meanwhile, the inhibiting factors were differences in students' characteristics, students' difficulty in regaining focus after ice breaking activities, and teachers' limited references to ice breaking activities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amini, A., Putra, H., Siregar, C. Z. P., Fatahillah, M., Zulviannas, R., & Hasibuan, M. (2024). Peran Pendidikan Dalam Membangun Karakter Bangsa Indonesia. Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam, 23(1), 38-43.

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, (Jakarta: PT Sinergi, 2020), Surah Al-Mjjaddilah (58): 11.

Dimyati & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, Oemar. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Sardiman, A.M. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sumber Data: Dari tata usaha SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar, diambil pada tanggal 2 April 2026

Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Majid, Abdul. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pelawi, J. T., Idris, I., & Is, M. F. (2021). Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam upaya pencegahan pernikahan dini (dibawah umur). Jurnal Education and Development, 9(2), 562-566.

Rifaldi, Siswa Kelas V SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar, Wawancara, 2026.

Rosfina, S.Pd, Wali Kelas V SD Negeri Rappojawa No. 71 Makassar, 2026.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Uno, Hamzah B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Sanjaya, Wina. (2012). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Soenarno, A. (2005). Ice Breaker permainan atraktif edukatif untuk pelatihan manajemen.

Huda, Miftahul. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Milles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: buku sumber tentang metode-metode baru. Jakarta: Uip, 8, 157-180.

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.

Mujdalifah, S., Syahid, A., & Hasan, S. (2025). Analisis Kopetensi Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas Iv Sd Negri Sudiang: Analisis Kopetensi Kepribadian Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 339-354.

Mulyasa, E. (2013). Kurikulum 2013: Pengembangan Kompetensi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rusman. (2015). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sari, A. H. R., Sulistiono, M., & Ertanti, D. W. (2023). Analisis penerapan ice breaking dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah. JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 169-180.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cetakan ke-27). Bandung: Alfabeta.

Sukmajadi, B., & Simanjuntak, I. E. (2021). Powerfull ice breaking. Samudra Biru.

Susilawati. (2023, 11 Desember). Pengaruh ice breaking dalam pembelajaran. Kompasiana.https://www.kompasiana.com/susilawati3923/65765944de948f7c3064a524/pengaruh-ice-breaking-dalam-pembelajaran

Yamin, M. Desain Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak. (Jakarta: Gaung Persada Press, 2013).

Permendikbud No. 37 Tahun 2018 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Wahyuni, H. T., Setyosari, P., & Kuswandi, D. (2016). Implementasi pembelajaran tematik kelas 1 SD. Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 1(2), 129-136.

Wana, P. R., Ruchiyat, M. G., & Nurhidayah, S. (2024). Pengaruh ice breaking terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Jendela Pendidikan, 4(01), 110-124.

Widianti, Ineu, and Oman Suryaman. "Analisis Penerapan Ice Breakig Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sdn I Luragunglandeuh." Jurnal Lensa Pendas 5, no. 1 (2020): 27-34.

Zuhaery, M., Hidayati, D., & Hidayat, M. (2024). Penerapan Ice Breaking dalam proses pembelajaran sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan. Academy of Education Journal, 15(2), 1412-1417.

Downloads

Published

2026-08-15