THE EFFECT OF PRINCIPAL’S LEADERSHIP AND SCHOOL CULTURE ON STUDENT CHARACTER MEDIATED BY GUIDANCE AND COUNSELING SERVICE EFFECTIVENESS AT MTSS AT-TAQWA SETU
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.62697Keywords:
Principal’s Role, School Culture, Student Character, Counseling Service EffectivenessAbstract
The prevalence of caracter violations, particularly verbal and physical bullying, remains a critical challenge in Islamic junior high school environments, including MTsS At-Taqwa Setu, where 21 cases were documented within a single semester. This research aimed to analyze the direct effects of the principal's role and school culture on students character, as well as their indirect effects mediated through the effectiveness of guidance and counseling services. Employing a quantitative explanatory design, this study surveyed a sample of 193 active students selected via proportionate stratified random sampling from a total population of 371 students. Data were collected using structured questionnaires using a Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS 4.0). Descriptive findings indicated that the principal’s role, school culture, guidance and counseling effectiveness, and student character were all perceived in the good category. The structural model analysis revealed that the principal's role and school culture both exerted significant positive direct effects on student character and guidance and counseling service effectiveness. Furthermore, guidance and counseling effectiveness significantly and positively influenced student character. Importantly, the results confirmed that guidance and counseling service effectiveness serves as a significant mediating variable that bridges and strengthens the impact of both the principal's role and school culture on student character development.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving organizational effectiveness through transformational leadership. SAGE Publications.
Cronbach, L. J. (1997). Penilaian aspek kepribadian. Dikutip dalam kajian karakter peserta didik.
Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2009). Shaping school culture: Pitfalls, paradoxes, and promises. San Francisco: Jossey-Bass. (Dikutip dalam Supardi, 2015).
Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2016). Shaping school culture. John Wiley & Sons.
Dharmayanti, P. A., Setyoningsih, Y. D., Safarina, A. S., Halida, M. P., Nurrahmi, H., Fauziah, M. P., ... & Ma, (2025). BK Pendidikan: Konsep dan Aplikasi Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung: Widina Bhakti Persada.
Glover, Z. (2026). Leading Schools in Politically Polarizing Times: Increasing Teacher Retention Through Leadership Style & Support (Doctoral dissertation, University of Southern California).
Ghozali, I. (2014). Structural equation modeling metode alternatif dengan partial least square (PLS) (Edisi 4). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares: Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0 (Edisi ke-2). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hikmawati, F. (2012). Bimbingan konseling. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational administration: Theory, research, and practice (9th ed.). New York: McGraw-Hill.
Imamah, A. F. I., & Wulandari, S. (2025). Peran Kepala Sekolah Visioner Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Era Transformasi Teknologi. Journal Educatione, 2(2).
Judge, T. A., & Robbins, S. P. (2009). Organizational behavior. Pearson
Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). (2024). Laporan pemantauan kekerasan di lingkungan pendidikan tahun 2024. Jakarta: JPPI.
Juwita, N. H. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Geogebra Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik Kelas V Min 1 Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: Pedoman sekolah. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Jakarta: Kemendiknas.
Komariah, A. (2008). Visionary leadership: Menuju sekolah efektif. Jakarta: Bumi Aksara.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2023). Data kasus perlindungan anak dari pengaduan ke KPAI tahun 2023. Jakarta: KPAI.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2024). Laporan akhir tahun 2024: Perlindungan anak pada satuan pendidikan. Jakarta: KPAI.
Lestari, S. (2020). Pengembangan Karakter Berbasis Budaya Sekolah. CV. Pilar Nusantara.
Luthans, F. (1995). Organizational behavior (7th ed.). New York: McGraw-Hill. (Dikutip dalam kajian budaya sekolah, 1995).
Mulyasa, E. (2013). Menjadi kepala sekolah profesional (Cetakan ke-12). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Myrick, Robert D. Developmental guidance and counseling: A practical approach. Educational Media Corporation, PO Box 21311, Minneapolis, MN 55421, 1987.
Prayitno, & Amti, E. (2013). Dasar-dasar bimbingan dan konseling (Cetakan ke-3). Jakarta: Rineka Cipta.
Robbins, S. P. (2013). Organizational behavior (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.
Sashkin, M., & Walberg, H. J. (Eds.). (1993). Educational leadership and school culture. McCutchan Publishing Corporation.
Schein, E. H. (2002). Organizational culture and leadership (3rd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.
Soekanto, S. (2009). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Stolp, S., & Smith, S. C. (1995). Transforming school culture: Stories, symbols, values, and the leader's role. ERIC Clearinghouse on Educational Management.
Sukadari. (2020). Peran pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam pembentukan kepribadian peserta didik. Banyumedia Publishing.
Stolp, S., & Smith, S. C. (1995). Transforming school culture: Stories, symbols, values and the leaders role. Eugene, OR: ERIC Clearinghouse on Educational Management.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.
Supardi. (2015). Sekolah efektif: Konsep dasar dan praktiknya. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Tilomi, A. N. (2011). Manajemen budaya sekolah. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo Press. (Dikutip dalam Masaong dan Tilomi, 2011).
Wahjosumidjo. (2011). Kepemimpinan kepala sekolah: Tinjauan teoritik dan permasalahannya (Cetakan ke-8). Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Walgito, B. (2010). Bimbingan dan konseling (Studi & karier). CV Andi Offset.
Wibowo, A. (2013). Pendidikan karakter berbasis sastra: Internalisasi nilai-nilai karakter melalui pengajaran sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yusuf, S., & Nurihsan, J. (2017). Landasan bimbingan dan konseling. PT Remaja Rosdakarya.
Yaumi, M. (2016). Pendidikan karakter: Landasan, pilar & implementasi. Kencana.
Zamroni. (2011). Pendidikan demokrasi pada masyarakat multikultural. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama.
Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.
Jurnal :
Abdillah, N. W., & Agustin, M. (2025). Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di MA Lubullabib. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 8(1), 659-665.
Adilla, N. (2023).Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Islami di SMP Negeri 9 Bengkalis. Journal of Comprehensive Science, 2 (4), 2962–4584.
Adisusilo, J. R. S. (2012). Pembelajaran nilai-karakter: Konstruktivisme dan VCT sebagai inovasi pendekatan pembelajaran afektif. Rajawali Pers.
Allorerung, H., Soesilo, T., & Irawan, S. (2023). Pengaruh pemberian layanan bimbingan konseling sekolah terhadap perilaku disiplin siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(7), 194–202. https://doi.org/10.5281/zenodo.7812477
Andriyani, et al. (2024).Fenomena Perilaku Bullying di Lingkungan Pendidikan. Jurnal Ilmiah Prefesi Pendidikan, 9(2), 1298-1303.
Azlansyah, A., & Arraziq, M. I. (2023). Kebijakan Kepala Sekolah dalam Pencegahan Bullying Verbal di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif NU Malang.SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 1-14.
Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator–mediator variable distinction in social psychological research: Conceptual, strategic, and statistical considerations. Journal of personality and social psychology, 51(6), 1173.
Bronfenbrenner, U. (1994). Ecological models of human development. International encyclopedia of education, 3(2), 37-43.
Bush, T., Abdul Hamid, S., Ng, A., & Kaparou, M. (2018). School leadership theories and the Malaysia education blueprint: Findings from a systematic literature review. International Journal of Educational Management, 32(7), 1245-1265.
Budiyono, A. E. (2023). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pendidikan karakter peserta didik di era digital. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 4(3), 755-765.
Cohen, J., McCabe, E. M., Michelli, N. M., & Pickeral, T. (2009). School climate: Research, policy, practice, and teacher education. Teachers College Record, 111(1), 180–213.
Diannita, A., Salsabela, F., Wijiati, L., & Putri, A. M. S. (2023). Pengaruh bullying terhadap pelajar pada tingkat sekolah menengah pertama. Journal of Education Research, 4(1), 297-301.
Direktorat Dikmenum Dirjen Dikdas dan Menengah. (2002). Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Jakarta: Depdiknas..
Fauziah, W., Nurlaeli, A., & Kosim, A. (2023). STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI MADRASAH TSANAWIYAH NIHAYATUL AMAL PURWASARI. PeTeKa, 6(4), 611-616.
Fidya, D. (2025). Efektivitas Supervisi Bimbingan Dan Konseling Dalam Meningkatkan Kompetensi Layanan Kepada Peserta Didik. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling
Fuadhah, N. L. (2024). Membentuk karakter peserta didik dalam prespektif filsafat pendidikan islam. Jurnal Pendidikan Nusantara, 3(2), 127-139.
Hallinger, P. (2011). Leadership for learning: Lessons from 40 years of empirical research. Journal of educational administration, 49(2), 125-142.
Hanum, F. (2011). Peran budaya sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1–13
Harianto, A. R., & Abdurrahman, A. (2025). Strategi Kepala Sekolah Dalam Menciptakan Karakter Toleransi Antar Siswa Beragama. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 661-673.
Harita, A., Laia, B., & Zagoto, S. F. L. (2022). Peranan guru bimbingan konseling dalam pembentukan karakter disiplin siswa SMP Negeri 3 Onolalu tahun pelajaran 2021/2022. Counseling For All: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 40–52.
Hasnadi. (2019). Penerapan nilai-nilai karakter melalui budaya sekolah. Idarah: Jurnal Pendidikan dan Kependidikan, 3(2), 158–172.
Hayati, A. (2024). Penurunan Pelanggaran Kedisiplinan Siswa Berdasarkan Program BK di MAN 2 Model Medan. Effect: Jurnal Kajian Konseling, 3(1).
Hair, J.F., Hult, G. T. M., & Ringle, C.M. (2017). A primer on partial least squares structural aquation modeling (PLS-SEM).
Hidayat, W., Suryana, Y., & Fauziah, F. (2020). Manajemen bimbingan dan konseling dalam pendidikan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan UNIGA, 14(2), 346-354.
Hidayat, A. N., Nurjaman, D., Ruswandi, R., & Ulfah, U. (2024). Peran kepala sekolah dalam meningkatkan layanan bimbingan dan konseling di SDN Sukamaju 04 Kabupaten Bandung. Jurnal Tahsinia, 5(3), 379–390.
Istiqomah., Dewi, S.E.K., & Kholidin, N. (2022). Pengaruh Budaya Sekolah terhadap Karakter Peserta Didik di Sekolah Dasar, FingerR: Journal of Elementary Scholl 1(1), 11-19.
Lightsey, R. (1999). Albert Bandura and the exercise of self-efficacy. Journal of Cognitive Psychotherapy, 13(2), 158.
Lawolo, J. R., Bawamenewi, A., Lase, F., & Lase, B. P. (2024). Peran Budaya Sekolah dalam Meningkatkan Karakter Siswa. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 11507-11516.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books. (Dikutip dalam Kemendiknas, 2010).
Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School leadership & management, 40(1), 5-22.
Lutfiana, R. F., Mey, A. A., & Handayani, T. (2021). Analisis implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 174-183.
Myrick, Robert D. Developmental guidance and counseling: A practical approach. Educational Media Corporation, PO Box 21311, Minneapolis, MN 55421, 1987.
Nurhabibah, et al. (2025). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 1–15.
Nurjaman, D., Hidayat, A. N., Ruswandi, R., & Ulfah, U. (2024). Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sdn Sukamaju 04 Kabupaten Bandung. Jurnal Tahsinia, 5(3), 379-390.
Najmudin, N., Syihabudin, S., Ma'zumi, M. Z., Jakaria, J., & Amri, F. (2023). Budaya Sekolah dan Efektivitasnya Terhadap Karakter Religius Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel), 9(1).
Nuraeni, I., & Labudasari, E. (2021). Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Karakter Religius Siswa di SD IT Noor Hidayah. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 5 (1), 119.
Marcela, W. (2022). Peran Kepala Sekolah dalam Menciptakan Budaya Religius Guna Meningkatkan Pendidikan Karakter di Sekolah (Studi Kasus di SMPN 1 Rengasdengklok). Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(4), 3071-3077
Oktaviani, S. N., & Syawaluddin, S. (2023). Peran guru bimbingan konseling dalam menguatkan karakter siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 115–119.
Preacher, K. J., & Hayes, A. F. (2008). Asymptotic and resampling strategies for assessing and comparing indirect effects in multiple mediator models. Behavior research methods, 40(3), 879-891.
Rachman, E. A., Humaeroh, D., Sari, D. Y., & Mulyanto, A. (2023). Kepemimpinan visioner dalam pendidikan karakter. Jurnal Educatio Fkip Unma, 9(2), 1024-1033.
Sunarto, S. (2023). Urgensi Layanan Bimbingan Dan Konseling Siswa Di Sekolah. JKaKa: Jurnal Komunikasi Dan Konseling Islam, 3(2), 92-110.
Suroso, A. S., & Salehudin, M. (2021). Optimalisasi peran guru bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakter siswa. Risalah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 7(1), 44-55.
Sofyan, et al. (2022). Implementasi perlindungan hukum anak dari tindak kekerasan di lingkungan pendidikan. Jurnal Hukum dan Kebijakan Publik, 6(2), 77–92.
Tenenhaus, M., Amato, S., & Esposito Vinzi, V. (2004). A global goodness-of-fit index for PLS structural equation modelling. Proceedings of the XLII SIS Meeting, 2004, 739–742.
Yunani, A., Utami, F. P., Yusnita, V., Yeni, A., & Azwar, B. (2021, December). pengaruh supervisi bimbingan konseling terhadap efektivitas pelaksanaan program bk di sekolah (studi kasus di 30 smp provinsi bengkulu tahun 2020). In International Virtual Conference on Islamic Guidance and Counseling (Vol. 1, No. 1, pp. 82-93).
.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.