UKIRAN MOTIF PADA MUSEUM RUMAH ADAT BAANJUANG DI KOTA BUKITTINGGI, SUMATRA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.62576Keywords:
carving motifs; Baanjuang Traditional House; Minangkabau; aesthetics; cultural heritageAbstract
Carving Motifs at the Baanjuang Traditional House Museum in Bukittinggi, West Sumatra The Baanjuang Traditional House Museum in Bukittinggi is a cultural heritage building that displays various traditional Minangkabau carving motifs with significant aesthetic and philosophical values. This study aims to describe the forms of carving motifs and their placement within the museum building. The research employed a qualitative descriptive method. Data were collected through field observations, interviews with museum guides, cultural experts, carving craftsmen, documentation, and literature studies. The findings reveal six principal carving motifs: Lapiah Ampek, Aka Tangah Duo Gagang, Jalo Taserak, Aka Duo Gagang, Jarek Takambang, and Sitampuak Manggih. These motifs are stylized representations of flora, fauna, and natural elements rooted in Minangkabau carving traditions. Their placement follows the structural and functional arrangement of the rumah gadang architecture, including pillars, windows, wall panels, and galuang kandang sections. Beyond their decorative role, the motifs embody symbolic meanings derived from the Minangkabau philosophy of Alam Takambang Jadi Guru. This study contributes to the documentation and preservation of traditional Minangkabau carving heritage.
Downloads
References
Buku :
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka.
Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid 1. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Fiantika, F. R., Wahil, M., Jumiati, S., Honesty, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., & Ambarawati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.
Pakpahan, F. A., Prasetyo, H., Negara, E. S., Gurning, K., Situmorang, R. F. R., Tasnim, T., Sipayung, P., Sesilia, A. O., Rahayu, P. P., Purba, B., Chairul, M., Yuniwati, I., Siadian, V., & Ranto, G. E. (2021). Metode penelitian ilmiah. Yayasan Kita Menulis.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif, dan konstruktif. Alfabeta.
Wekke, I. S. (2019). Metode penelitian sosial. Gawe Buku.
Jurnal :
Afriansyah, B., Niarti, U., & Hermelinda, T. (2021). Analisis implementasi penyusunan laporan keuangan pada UMKM berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil dan menengah (SAK EMKM). Jurnal Saintifik, 19(1), 25–30.
Ardiansyah, A., Risnita, R., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 85–104.
Andrina, H., Soewardikoen, D. W., & Nurhadiansyah, M. (2023). Ornamen rumah tradisional Melayu Riau di Pekanbaru: Rumah Tuan Kadi. Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior, 1(1), 34–49.
Baryadi, P. (2020). Penggunaan tingkat tutur bahasa Jawa sebagai representasi relasi kekuasaan. Jurnal Ilmiah Kebudayaan Sintesis, 14(1), 1–29.
Faisal, M. (2024). Kajian estetika bentuk rumah adat Malige Kota Bau-Bau, Buton Sulawesi Tenggara dengan menggunakan teori AAM Djelantik. Macora, 1(1), 47–60.
Hermandra, H. (2022). Motif itiak pulang patang pada rumah adat tradisional Minangkabau (Rumah Gadang): Analisis semantik inkuisitif. Aksara, 34(2), 272–281.
Islam, F. D., & Khairi, A. I. (2024). Penerapan motif ukiran Minangkabau sebagai jam hias. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, 1(2), 140–148.
Mahanum. (2021). Tinjauan kepustakaan. Jurnal Pendidikan, 2(1), 1–3.
Maijar, L., Sudarman, S., Aisyah, S., & Andri, A. (2024). Representasi akulturasi budaya pada relief rumah adat Lontiok di Kabupaten Kampar. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-Ilmu Sosial, 8(2), 407–416.
Marsah, U., Faisal, M., & Roslyn. (2024). Kajian estetika bentuk rumah adat Malige Kota Bau-Bau, Buton Sulawesi Tenggara dengan menggunakan teori A. A. M. Djelantik. Macora: Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 1(1), 47–60.
Prihatin, P., Prastawa, W., & Nasution, M. W. (2022). Bentuk ukiran pada bangunan Museum PDIKM Kota Padangpanjang. Jurnal Sitakara, 7(1), 39–53.
Putra, I. G. R. M., Kesiman, M. W. A., Pradnyana, G. A., & Maysanjaya, I. M. D. (2021). Identifikasi citra ukiran ornamen tradisional Bali dengan metode multilayer perceptron. SINTECH (Science and Information Technology) Journal, 4(1), 29–39.
Putri Baso, F. K., Hasibuan, R. A., & Jong, A. F. (2025). Menelaah estetika ruang Nusantara pada rumah adat Wae Rebo. Vastukara: Jurnal Desain Interior, Budaya, dan Lingkungan Terbangun, 5(1), 59–69.
Trivaika, E., & Senubekti, M. A. (2022). Perancangan aplikasi pengelola keuangan pribadi berbasis Android. Nuansa Informatika, 16(1), 33–40.
Utami, A., & Swari, N. L. G. N. (2021). Ornamen tradisional Bali pada interior bangunan Gedung Ksiranawa Taman Budaya Bali. Jurnal Arsitektur ZONASI, 4(2), 167–180.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.