PENGARUH PUTARAN MESIN DAN JENIS BAHAN BAKAR TERHADAP EMISI GAS BUANG HONDA CB150R

Authors

  • Rizki Ananda Batubara Universitas Negeri Medan
  • Rahma Doni Universitas Negeri Medan
  • Aken Derisman Universitas Negeri Medan
  • Piter Nasrum Ambarita Universitas Negeri Medan
  • Rajinal Wahid Sitepu Universitas Negeri Medan
  • Pahler Nasution Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.62499

Keywords:

Emisi Gas Buang, Putaran Mesin, Angka Oktan, Honda CB150R, Gas Analyzer

Abstract

Peningkatan polusi udara yang bersumber dari emisi kendaraan bermotor menuntut adanya langkah strategis, salah satunya melalui pemilihan bahan bakar dan operasional mesin yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh variasi putaran mesin serta jenis bahan bakar terhadap tingkat emisi gas buang, khususnya karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC), pada sepeda motor Honda CB150R. Pendekatan eksperimen kuantitatif digunakan dalam studi ini. Pengambilan data dilakukan secara langsung menggunakan instrumen gas analyzer pada tiga titik putaran mesin, yakni 1500 rpm, 4000 rpm, dan 8000 rpm. Pengujian ini membandingkan kinerja tiga jenis bahan bakar komersial Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo. Hasil eksperimen membuktikan bahwa penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan (RON) yang lebih tinggi berkontribusi langsung terhadap penurunan konsentrasi emisi gas buang. Di samping itu, peningkatan putaran mesin pada rentang tertentu mampu menciptakan kondisi pembakaran yang jauh lebih optimal, yang ditandai dengan penyusutan kadar CO dan HC secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan pengoperasian mesin pada putaran ideal merupakan metode yang sangat efektif untuk menekan tingkat polusi udara dari kendaraan roda dua.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albana, A. (2016). Pengaruh variasi angka oktan bahan bakar terhadap kadar emisi gas buang pada sepeda motor empat langkah (Skripsi sarjana, Universitas Negeri Semarang).

Gunawan, I. (2020). Analisis efisiensi volumetrik dan emisi gas buang mesin bensin. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Hidayat, M. (2023). Pengendalian pencemaran udara sektor transportasi. Bandung: Alfabeta.

Kementerian Lingkungan Hidup. (2006). Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Nugroho, F., Gusniar, I. N., & Ujiburrahman. (2026). Pengaruh variasi jenis bahan bakar terhadap emisi gas buang pada motor 4 langkah tipe injeksi 125 CC. Jurnal Serambi Engineering, 11(1), 1636–1643. http://jse.serambimekkah.id/index.php/jse/article/view/1636

Rahmadani, S. (2024). Analisis kinerja sistem injeksi PGM-FI terhadap emisi gas buang sepeda motor. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 11(1), 20–25.

Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (1984). Systematic evaluation: A self-instructional guide to theory and practice. Boston, MA: Kluwer-Nijhoff Publishing.

Suhaldin, Parenrengi, S., & Haruna. (2025). Pengaruh nilai oktan bahan bakar terhadap tingkat emisi pada sepeda motor empat tak. Journal of Vocational and Automotive Engineering, 3(1), 1–8. https://journal.unm.ac.id/index.php/JOVAE/article/view/9476

Supriyanto, A. (2017). Perbandingan penggunaan berbagai jenis bahan bakar terhadap emisi gas buang pada sepeda motor 4 langkah (Skripsi sarjana, Universitas Negeri Padang).

Wibowo, A. (2021). Teknologi bahan bakar dan motor bakar. Yogyakarta: Deepublish.

Winoko, Y. A., & Firmansyah, A. (2021). The effect of fuel variations toward Honda CB 150R performance. Dalam Proceedings of the 2nd Borobudur International Symposium on Science and Technology (BIS-STE 2020) (hlm. 84–89). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/aer.k.210810.084

Downloads

Published

2026-08-07