TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK KUE NASTAR DENGAN ISIAN SELAI KACANG HIJAU KEJU DAN SELAI KACANG HIJAU COKELAT DITINJAU DARI UJI ORGANOLEPTIK

Authors

  • Yuliana Daiman Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Yunus Karyanto Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.62343

Keywords:

consumer preference; nastar cookies; mung bean jam; organoleptic evaluation; paired sample t-test

Abstract

Nastar cookies are among the most popular traditional cookies in Indonesia, commonly filled with pineapple jam. Mung beans can be utilized as an alternative filling due to their high nutritional value and favorable sensory characteristics, and the combination of mung bean jam with cheese and chocolate is expected to provide appealing flavor variations. This study aimed to determine the level of consumer preference toward nastar cookies filled with mung bean jam and cheese and mung bean jam and chocolate based on organoleptic evaluation, including color, aroma, taste, and texture. This study employed an experimental method with a quantitative approach and a posttest-only design involving 50 untrained panelists in the Ngagel Dadi area of Surabaya, selected through purposive sampling and the Slovin formula. Data were collected through organoleptic testing using a 5-point hedonic scale questionnaire on two treatments, namely nastar filled with mung bean jam and cheese (Sample A) and nastar filled with mung bean jam and chocolate (Sample B), then analyzed descriptively and examined using a Paired Sample t-Test at a significance level of 0.05. The results showed that both variants were categorized as liked to highly liked, with Sample A obtaining higher mean scores than Sample B across all attributes. The Paired Sample t-Test showed a significance value of 0.000 (<0.05) for all attributes, indicating a significant difference in preference between the two variants, with taste showing the largest mean difference. Thus, the innovation of nastar cookies based on mung bean jam demonstrated good consumer acceptance and has potential to be developed as a local ingredient-based food product.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmawati, N., Lestari, R., & Pratiwi, S. (2024). Inovasi penggunaan bahan pangan lokal sebagai peningkat nilai gizi produk bakery. Jurnal Teknologi Pangan Indonesia, 15(1), 45-56.

Artanti, H. L. N., Misbahuddin, A. R., & Asmaul, R. (2026). Persepsi dan daya terima masyarakat terhadap cookies gluten-free dibandingkan cookies konvensional. LIPIDA: Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan, 6(1), 212-218. https://doi.org/10.58466/y3a75j66

Badan Pangan Nasional. (2022). Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Bapanas.

Bakara, A. (2024). Pengolahan produk bakery tradisional dan modern. Penerbit Gizi Pangan Nusantara.

Creswell, J. W. (2020). Metode penelitian: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan campuran. Pustaka Ilmu.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harish, & Risma, A. (2021). Analisis perilaku konsumen terhadap produk pangan berdasarkan evaluasi sensori. Jurnal Sains Pangan, 9(2), 112-120.

Kurniawan, D., Dewi, R., & Hidayat, F. (2023). Pengaruh variasi isian terhadap karakteristik sensori produk bakery. Jurnal Teknologi Pangan Terapan, 10(2), 88-97.

Luthfi, A., Ramadhan, F., & Widya, N. (2023). Uji organoleptik sebagai metode evaluasi produk pangan. Jurnal Ilmu Pangan dan Gizi, 8(1), 12-24.

Nasir, A., & Widodo, F. (2020). Pengaruh warna dan tampilan terhadap preferensi konsumen. Jurnal Sains Konsumen Indonesia, 8(1), 33-44.

Nasir, F., Suryani, T., & Lestari, A. (2020). Pemanfaatan kacang hijau sebagai bahan pangan fungsional. Jurnal Gizi & Pangan Lokal, 5(2), 91-99.

Pratama, A., & Lestari, D. (2022). Penggunaan skala hedonik dalam evaluasi sensori produk pangan. Jurnal Teknologi Pangan Indonesia, 5(2), 45-52.

Rahmadani, S., & Hasanah, U. (2022). Evaluasi tekstur dan mutu sensori produk olahan. Jurnal Ilmu Pangan Terapan, 11(2), 155-166.

Rumida, A., Sitanggang, A., & Dewi, R. (2023). Diversifikasi bahan pangan lokal melalui inovasi produk roti dan kue kering. Jurnal Teknologi Pangan Nusantara, 8(2), 101-112.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2022a). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulistyawati, N., & dkk. (2024). Peran uji organoleptik dalam pengembangan produk pangan. Jurnal Inovasi Pangan, 6(2), 78-89.

Downloads

Published

2026-08-05