PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI PADA SISWA DI SMA NEGERI 14 KOTA MAKASSAR

Authors

  • Muh. Hidayat Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Muhammad Izul Islam Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.61878

Keywords:

Islamic religious education teacher; tolerance attitude; religious diversity; religious moderation; senior high school

Abstract

This study examines the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in fostering students' tolerance attitudes at SMA Negeri 14 Makassar, a public senior high school characterized by religious diversity among its student body, comprising Muslim, Catholic, and Christian students. The research was motivated by national data indicating persistent intolerance incidents in Indonesian schools and the strategic position of PAI as an instrument for instilling inclusive and moderate religious values. This study employed a qualitative case study approach with a phenomenological perspective, involving the vice-principal for student affairs, a PAI teacher, and students as key informants. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed thematically through data reduction, data display, and conclusion drawing verified by triangulation. The findings show that students' tolerance attitudes have developed positively, reflected in mutual respect for religious, ethnic, and opinion differences, and in harmonious social relationships among students and between students and teachers. PAI teachers perform four interrelated roles, namely educator, motivator, instructor, and exemplar, in cultivating tolerance, grounded in the Islamic principle of rahmatan lil 'alamin while maintaining the doctrinal boundary between faith (aqidah) and social interaction (mu'amalah). Supporting factors include teacher competence, exemplary conduct, structured religious habituation programs, and school policies accommodating religious diversity, while inhibiting factors are largely technical, such as limited instructional time and varying student characters. This study contributes to the development of a contextual, teacher-centered model of tolerance education within Islamic Religious Education at the senior secondary level, particularly in schools with plural religious composition.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Ghani, Ribahan, & Nasri, U. (2023). Paradigma diferensiasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka: Konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dan madrasah. EL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam, 17(2), 169–179. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v17i2.8867

Aditya, F., Widiatmaka, P., Rahnang, R., & Purwoko, A. A. (2022). Pembentukan karakter toleransi pada anak usia dini melalui metode pembelajaran yang bervariatif. JAPRA: Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 5(2), 1–14. https://doi.org/10.15575/japra.v5i2.17351

Andera, L. K., Usman, S., & Yahdi, M. (2024). Pembinaan perilaku moderasi beragama guru PAI dan kepala sekolah SMA Negeri 1 Pasar Wajo Kabupaten Buton. Jurnal Diskursus Islam, 12(3), 362–381. https://doi.org/10.24252/jdi.v12i3.50842

Astuti, N. Y. (2024). Desain pembelajaran PAI di era society 5.0. IQRO: Journal of Islamic Education, 7(1), 1–22. https://doi.org/10.24256/iqro.v7i1.4783

Ayunda, D., Puspita, D., Alfa, L. M., & Nasution, A. F. (2024). Inovasi pendekatan sistem pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam: Strategi pembentukan karakter di era digital di madrasah. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(4), 145–153. https://doi.org/10.55606/concept.v3i4.1580

Febrianti, A. R., Suhardini, A. D., & Hayati, F. (2022). Kerjasama sekolah dan orangtua dalam pembinaan akhlak siswa. Bandung Conference Series: Islamic Education, 2(2), 548–552. https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2.3878

Fitriani, A. S., & Marzuki, A. (2025). Implementasi problem based learning dalam penguatan sikap moderat dan toleran siswa pada Pendidikan Agama Islam. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 14(1), 45–54. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v14i1.28465

Gunawan, H., Ihsan, M. N., & Jaya, E. S. (2021). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SMA Al-Biruni Cerdas Mulia Kota Bandung. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 6(1), 14–25. https://doi.org/10.15575/ath.v6i1.11702

Habibullah, Idi, A., & Adisel. (2024). Implementasi pendidikan agama Islam multikultural berbasis boarding school. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 7(1), 497–510. https://doi.org/10.31539/kaganga.v7i1.9039

Hikmah, Z. D., & Muizzuddin, M. (2025). Internalisasi nilai toleransi melalui Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 28 Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 3167–3174. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1038

Huda, M., & Khadavi, M. J. (2025). Peran guru PAI dalam mencegah perilaku bullying di SMP Muhammadiyah 1 Probolinggo. ISLAMIKA, 7(1), 124–140. https://doi.org/10.36088/islamika.v7i1.5496

Islamia, E. A., Fahmi, M., & Rohman, F. (2024). Peran keteladanan guru PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai akhlakul karimah peserta didik perspektif Abdullah Nashih Ulwan. [Publikasi jurnal ilmiah].

Kamal, M., & Junaidi. (2018). Pengembangan materi PAI berwawasan multikultural dalam upaya menanamkan nilai keragaman bagi siswa. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13(1), 181–206. https://doi.org/10.21043/edukasia.v13i1.3798

Karlina, D. (2021). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembinaan sikap spiritual dan sosial di sekolah menengah pertama. Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam, 3(2), 358–375. https://doi.org/10.22373/tadabbur.v3i2.215

Kurniawan, P. Y., Mumpuni, A., & Ramdhan, N. A. (2024). Pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis augmented reality pada guru-guru SMP. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(6), 5815–5829. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i6.27100

Makmur. (2025). Peran guru agama Islam dalam mencegah radikalisme sekolah dasar di Kota Palopo. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 3743–3750. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44060

Mastina, & Imtihana, A. (2022). Pembinaan nilai toleransi beragama siswa melalui budaya sekolah. Muaddib: Islamic Education Journal, 5(1), 49–57. https://doi.org/10.19109/muaddib.v5i1.15092

Munif, M. (2024). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai toleran pada siswa SMA. Nasir: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.59698/nasir.v2i1.245

Pahrudin, A., Bahri, S., & Renaldi, R. (2023). Upaya guru dalam penanaman nilai-nilai toleransi beragama pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1). https://doi.org/10.24235/tarbawi.v8i1.13448

Pratami, C. (2024). Pedagogik. Jurnal Pendidikan, 2(3), 261–268.

Perdana, H., & Inayati, N. L. (2024). Peran guru agama Islam dalam mencegah perilaku intoleransi siswa. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 664–672. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1562

Pramata, N. Y., Rahminawati, N., & Aziz, H. (2024). Peran guru dalam penerapan nilai-nilai toleransi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Duren 1 Karawang. Bandung Conference Series: Islamic Education, 4(1), 305–311. https://doi.org/10.29313/bcsied.v4i1.12286

Prasetiya, B., Setiawan, B. A., & Rofi, S. (2019). Implementasi tasawuf dalam Pendidikan Agama Islam: Independensi, dialog dan integrasi. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam, 5(1), 64–78. https://doi.org/10.24014/potensia.v5i1.6553

Riyadi, A. (2019). Pengembangan masyarakat lokal berbasis majelis taklim di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Jurnal Ilmu Dakwah, 38(1), 1–30. https://doi.org/10.21580/jid.v38.1.3966

Rohman, Z., Muttaqin, A. I., & Nasrodin. (2023). Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Tarbiyatuna: Kajian Pendidikan Islam, 7(2), 240. https://doi.org/10.69552/tarbiyatuna.v7i2.1946

Salmudin, Umar, M. N., & Jamali, Y. (2023). Pembinaan karakter toleransi siswa SMP Negeri 1 Sultan Daulat. Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam, 5(1), 712–724. https://doi.org/10.22373/tadabbur.v5i1.350

Slamet, Y., & Maryatin. (2022). Pendidikan hukum Islam di Pondok Pesantren Kesepuhan Raden Rahmat Gedong Banyubiru untuk meningkatkan kesadaran toleransi dalam fiqh ibadah. Borobudur Journal on Legal Services, 3(1), 33–48. https://doi.org/10.31603/bjls.v3i1.7414

Syafi'ah, & Said, M. (2025). Pancasila dan Pendidikan Agama Islam: Sinergi nilai dalam membangun toleransi. TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 16(2), 118–131. https://doi.org/10.24014/trs.v16i2.32786

Thousahilwa, S., & Nurcholiq, M. (2025). Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk sikap toleransi beragama siswa di SMA Negeri 7 Malang. Journal Islamic Studies, 6(1), 134–143. https://doi.org/10.32478/a1rs7594

Usman, U. (2019). Komunikasi pendidikan berbasis blended learning dalam membentuk kemandirian belajar. Jurnal Jurnalisa, 4(1). https://doi.org/10.24252/jurnalisa.v4i1.5626

Yusuf, M., Idi, A., Mansur, A., & Zaini, H. (2020). Peran guru PAI dalam menanamkan sikap sosial siswa kelas VII di MTs Aisyiyah 1 Palembang. Jurnal PAI Raden Fatah, 2(3), 320–329. https://doi.org/10.19109/pairf.v2i3.4132

Downloads

Published

2024-09-02