Penerapan Strategi Guru Terhadap Speech Delay Anak di Taman Kanak-Kanak negeri pembina 01 Linggo Sari Baganti
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.61448Keywords:
Teacher strategies, Speech delay, Language development, kindergarten childAbstract
Language development plays a crucial role in enabling young children to communicate, express their thoughts, and interact with their surroundings. However, not all children develop language skills according to their developmental milestones. One common language disorder is speech delay, a condition in which children's speech development is below the expected level for their age, resulting in difficulties in pronouncing words clearly, responding to verbal communication, and understanding simple instructions. Preliminary observations conducted at TK Pembina 01 Linggo Sari Baganti identified three children with speech delay, highlighting the need for appropriate teaching strategies to support their language development. This study aimed to analyze teachers' strategies for addressing speech delay in early childhood education. A qualitative case study approach was employed. The research participants consisted of three children with speech delay, while two classroom teachers served as the key informants. Data were collected through observations, interviews, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the children experienced delayed expressive language development, characterized by unclear pronunciation, limited vocabulary, difficulty responding to verbal communication, and challenges in understanding simple instructions. To address these difficulties, teachers implemented three complementary strategies: a caring approach to build children's emotional security and self-confidence, the use of illustrated storybooks to stimulate language development, and a learning center model that encouraged active communication and social interaction. It can be concluded that an integrated and sustained learning strategy can support the development of speaking skills in children with speech delays.
Downloads
References
Angraeni, R., Irawan, B., & Maulana, A. (2024). Faktor dan cara mengatasi speech delay terhadap pemerolehan bahasa anak. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1), 773–779.
Ashari, A. T. (2024). Strategi guru dalam perkembangan bahasa Indonesia pada anak usia dini dengan metode cerita bergambar. Jurnal Global Ilmiah, 1(10), 340–350.
Asmaiyah, N., Mustaji, M., & Khotimah, N. (2023). Pengaruh kegiatan literasi melalui read aloud buku bacaan bergambar terhadap perkembangan bahasa dan kognitif pada anak kelompok B di taman kanak-kanak. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 2615–2628.
Aisyi, R., Maya, S. D., & Syahbani, M. A. (2026). Peran interaksi sosial dalam pemerolehan bahasa: Telaah mendalam teori interaksionisme. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 4(1), 524–536.
Aulia, R., & Normaliza, N. (2024). Metode bercerita untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak. PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 4(3), 228–239.
Daryati, W., & Pratiwi, D. (2026). Peran lingkungan sosial terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak speech delay. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(2), 599–609.
Desiarna, S., Nafila, U., Restiani, R., & Fatmawati, F. (2023). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia dini. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(2), 97–105.
Etnawati, S. (2021). Implementasi teori Vygotsky terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan, 22(2), 130–138.
Gunawan, I. (2021). Metode penelitian kualitatif: Teori & praktik. Bumi Aksara.
Hartati, S., Damayanti, E., Rusdi, M., Patiung, D., & Piaud, P. (2021). Peran metode bercerita terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 74–86.
Herpiyana, I., & Hasanah, N. I. (2022). Interaksi sosial anak yang memiliki speech delay. Jurnal Smart PAUD, 5(2), 140–148.
Hoerudin, C. W. (2023). Strategi guru dalam perkembangan bahasa Indonesia pada anak usia dini dengan metode cerita bergambar. Plamboyan Edu, 1(1), 106–115.
Hurlock, E. B. (1996). Developmental psychology (4th ed.). Erlangga.
Irfan Dwi Rahadianto. (2023). Perancangan interface aplikasi Bicara Itu Mudah (BIMU) untuk anak yang mengalami speech delay, 10(6), 9703–9716.
Istiqlal, A. N. (2021). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun. Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 206–216.
Lestari, N. M. D. C. (2024). Metode stimulasi yang dapat diberikan untuk anak yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay). Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 1167–1175.
Mariam, M., & Rahayu, W. W. (2024). Peran guru dalam menangani anak yang mengalami gangguan keterlambatan bicara (speech delay). Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 3(2), 225–234.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2009). Analisis data kualitatif (T. R. Rohidi, Trans.). UI Press.
Mulia, H. S., Mulyadi, S., & Elan, E. (2024). Analisis keterlambatan bicara (speech delay) pada anak usia dini. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 7(2), 272–279.
Nandasary, Y., & Akbari, A. (2026). Peran guru dalam menangani keterlambatan berbicara pada anak usia 5–6 tahun: Studi kasus di RA Bunda Az-Zahra. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1).
Nurhafizah. (2019). Training effective communication in early childhood teachers. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 5(5), 4–12.
Nurhafizah, Farell, G., Rayendra, R., Helsa, Y., Netrawati, N., & Ummayah, Y. A. (2026, June). Implementation of virtual reality technology in improving children’s communication skills in kindergarten (perspective of teachers). In AIP Conference Proceedings (Vol. 3432, No. 1, p. 040016). AIP Publishing LLC.. https://doi.org/10.1063/5.0289036
Nurhasannah, N., Tamara, P. D., Mardatillah, S., & Rewina, S. D. (2024). Mengenali dan memahami perkembangan bahasa pada anak speech delay. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 9(2), 11–17.
Nursarofah, N., Putri, F. A., & Oktaviani, O. (2022). Strategi penanganan gangguan perkembangan bahasa (speech delay) terhadap komunikasi interpersonal anak. Jurnal Pelita PAUD, 7(1), 126–132.
Putra, W. (2022). Identifikasi model pembelajaran anak berkebutuhan khusus pada pendidikan usia dini. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran), 6(2), 590–597.
Rahim, N., Yuhasriati, & Fauzi, S. N. (2021). Strategi guru dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak yang speech delay di PAUD Ksya Ulee Kareng Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Anak Usia Dini, 6(1), 1–10.
Ramli, I. N. (2020). Penanganan anak speech delay menggunakan metode bercerita di KB Al-Azkia Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Purwokerto.
Sari, S. F., Sundari, N., & Mashudi, E. (2024). Pola interaksi sosial pada anak usia dini dengan keterlambatan bicara (speech delay). PAUDIA, 242–253.
Setiawati, N., Putra, D., & Zukhairina, Z. (2023). Penerapan metode bercerita dalam pengembangan bahasa anak usia dini 5–6 tahun. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(1), 1–16.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Supriatna, A., Kuswandi, S., Ariffianto, M. A., Suryadipraja, R. P., & Taryana, T. (2022). Upaya melatih kemampuan berbicara anak usia dini melalui metode bercerita. Jurnal Tahsinia, 3(1), 37–44.
Suryana, D. (2021). Pendidikan anak usia dini: Teori dan praktik pembelajaran. Prenada Media.
Tohamba, C. P. P., & Ukbayana, U. (2024). Meningkatkan kemampuan berbahasa anak melalui metode bercerita. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(2), 255–269.
Tunliu, F., & Amseke, F. V. (2024). Intervensi dini bahasa dan bicara anak speech delay: Early Intervention of Language and Speech in Children with Speech Delay. Al-Qalbu: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains, 2(2), 58–66.
Ummayah, Y. A., Nurhafizah, N., Mayar, F., & Mahyuddin, N. (2025). The Impact of Using Immersive Virtual Reality Technology on Children's Communication Skills in Kindergartens in Padang City. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 13(1), 112-121. https://doi.org/10.23887/paud.v13i1.86110
Una, L. M. W., Beku, V. Y., Soro, V. M., & Laksana, D. N. L. (2023). Pendekatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1(2), 148–158.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wibowo, J. W., & Pratikno, H. (2025). Gangguan terlambat berbicara pada anak usia dini (Speech Delay). KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 58–65.
Wijaya, E., & Nuraini, F. (2024). Pentingnya interaksi sosial dalam pendidikan anak usia dini. Tiflun: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 9–13.
Winata, W., Susanto, A., Suryadi, A., Satriana, M., & Rohaeni, S. (2021). Model pengasuhan anak usia 3–4 tahun berbasis practical life di homeschooling tunggal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 680–692.
Wiratnaningsih. (2021). Perkembangan bahasa pada anak usia dini 4–5 tahun ditinjau dari aspek sintaksis dan pragmatik di TK Anggrek Kencana Batang. Jurnal Kualita Pendidikan, 2(2).
Zahrianis, A., Saragih, N. R. A., & Andini, R. T. (2024). Peran interaksi sosial dalam pengembangan bahasa anak usia dini di TK Al Istiqomah. Jurnal Kewarganegaraan, 8(1), 88–92.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.