PERTANIAN DAN KEBUN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR INDONESIA

Authors

  • Rut Normasari Universitas Klabat

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.61419

Keywords:

agricultural learning, school garden, contextual learning, IPAS, Indonesian elementary school

Abstract

Agricultural activities provide a contextual setting for integrating natural and social science in Indonesian elementary schools. This narrative review synthesizes Indonesian publications on school gardens, hydroponics, medicinal plants, local commodities, Subak, and agriculture-based learning media for IPAS. Searches were conducted on 1-15 July 2026 through Google Scholar, GARUDA, DOI records, and official journal portals. Fourteen accessible Indonesian publications from 2018-2025 met the criteria, comprising qualitative, pre-experimental, quasi-experimental, development, literature-review, and implementation studies. The evidence suggests benefits for conceptual understanding, observation and data skills, creativity, ecological literacy, responsibility, nutrition knowledge, and appreciation of local wisdom. The strongest comparative evidence came from contextual school-garden learning supported by the Hanop tradition. A pre-experimental study improved ecological knowledge and attitudes, but not ecological skills significantly. Most studies were small, short-term, or descriptive. Agriculture should therefore be designed as an IPAS learning resource linked to learning outcomes, inquiry, data collection, and authentic assessment. The review proposes the contextual TUMBUH framework for Indonesian elementary schools.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiwardana, M. R., Bastiana, Salsabilah, M., Asis, A., Nurfaidawati, & Talebong, G. (2021). Pembuatan hidroponik untuk meningkatkan karakter peduli kelestarian lingkungan pada siswa di sekolah berbasis Adiwiyata SD Inpres Mangasa I Kota Makassar. Journal Lepa-Lepa Open, 1(3), 557-564. https://ojs.unm.ac.id/JLLO/article/view/17339

Fauzianah, E. D., Regina A., N., Fitriani, D. N., Sari, W. D. W., Rananda, D. R., & Rahmawati, I. D. (2025). Penerapan model Project Based Learning untuk meningkatkan kreativitas dengan kegiatan hidroponik. Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan, 11(1), 51-60. doi:10.51836/je.v11i1.816

Jayanti, N. D. (2024). Penerapan program bercocok tanam secara hidroponik menggunakan instalasi barang bekas untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan pada siswa di SDN Ngagelrejo I/396 Surabaya. Jurnal PGMI UNIGA, 2(1). https://journal.uniga.ac.id/index.php/pgmi/article/view/2518

Jufri, A. F., Putri, D. N., Apriani, R., Dewi, S. M., & Yulandasari, V. (2024). Pendampingan pembuatan kebun sekolah di SDN 2 Merembu untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Jurnal SIAR Ilmuwan Tani, 5(2), 244-248. doi:10.29303/jsit.v5i2.177

Jufri, A., Rahmatika, N., Sagita, B. T., & Salsabila, E. (2025). Peningkatan ecoliteracy siswa SDN 2 Merembu melalui kegiatan menanam di kebun sekolah. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(3), 1-8. doi:10.47134/pgsd.v2i3.1557

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (n.d.). Capaian pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Diakses 16 Juli 2026 dari https://guru.kemendikdasmen.go.id/kurikulum/referensi-penerapan/capaian-pembelajaran/sd-sma/ilmu-pengetahuan-alam-dan-sosial-ipas/

Kuntariningsih, A. (2018). Analisis dampak program kebun sekolah untuk mengatasi kekurangan gizi anak. Jurnal Kesehatan Komunitas, 4(1), 26-32. doi:10.25311/keskom.Vol4.Iss1.223

Maulana, M. A., Kanzunnudin, M., & Masfuah, S. (2021). Analisis ekoliterasi siswa pada sekolah Adiwiyata di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2601-2610. doi:10.31004/basicedu.v5i4.1263

Prastyaningsih, S. R., Azwin, & Wahyuni, S. (2024). Budidaya tanaman sayuran dalam pot dalam rangka mengenalkan pendidikan lingkungan untuk siswa sekolah dasar. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 941-947. doi:10.31849/dinamisia.v8i3.19646

Sari, D. A. (2023). Pembelajaran budidaya tanaman cengkeh melalui media komik pertanian dengan model PBL. AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 49-60. doi:10.24853/an-nas.3.2.49-60

Sriariani, N. L. M., Lasmawan, I. W., & Kertih, I. W. (2025). Sistem Subak sebagai sumber belajar IPAS dalam pendidikan di Bali. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 6(1), 68-76. doi:10.32832/jpg.v6i1.18001

Tamalla, M., & Pratikno, A. S. (2024). Habituasi karakter peduli lingkungan melalui kegiatan menanam tanaman toga di lingkungan sekolah: Studi pada siswa kelas V. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran, 4(2), 316-322. doi:10.54371/jiepp.v4i2.519

Tikho, A. E., & Gunansyah, G. (2021). Studi analisis: Implementasi program Adiwiyata di sekolah dasar. JPGSD, 9(9), 3384-3398. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitian-pgsd/article/view/43500

Undan, A., Wicaksono, L., & Suhandoko, A. D. J. (2025). Pengaruh pembelajaran kontekstual melalui kebun sekolah berbantuan tradisi Hanop Dayak Uud Danum terhadap hasil belajar dan penguatan karakter peserta didik kelas VI sekolah dasar. VOX Edukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 16(1). doi:10.31932/ve.v16i1.4573

Widyawat, W., Sulthon, I. K., Sudarti, & Wuryaningrum, R. (2023). Media pembelajaran berbasis pertanian industrial untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kegiatan ekonomi. Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 11(2), 20-29. doi:10.24127/pro.v11i2.9092

Downloads

Published

2026-07-24