PENGUATAN KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN MENDALAM BERMUATAN ETNOMATEMATIKA MAJAPAHIT PADA MATERI KESEBANGUNAN
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.61089Keywords:
Deep Learning, Majapahit Ethnomathematics, Mathematical Critical Reasoning, SimilarityAbstract
This study aims to describe teacher activities, student activities, and students' mathematical critical reasoning ability after the implementation of deep learning integrated with Majapahit ethnomathematics on similarity material. The low critical reasoning ability of junior high school students, reflected in an initial test mean score of only 35.89, far below the minimum mastery criteria of 78, became the background of this study. The research used a quantitative descriptive method with a One Shot Case Study design. The sample consisted of 32 students of class VII-A at SMP Negeri 2 Puri, selected through Simple Random Sampling. Data were collected through observation and a mathematical critical reasoning test referring to four indicators: obtaining and processing information, analyzing information, reflecting on thinking, and decision making. The results showed that teacher activity reached 86.6% and student activity reached 96.6%, both in the very good category. The critical reasoning test results showed that 6 students (18.7%) were in the high category, 21 students (65.6%) in the moderate category, and 5 students (15.6%) in the low category, with an overall mean score of 73.82. The highest indicator mean was obtaining and processing information (3.7), while the lowest was decision making (1.9). These findings indicate that the implementation of deep learning integrated with Majapahit ethnomathematics can support students' mathematical critical reasoning ability.
Downloads
References
Ananda, R., & Fadhli, M. (n.d.). Statistik pendidikan (Teori dan praktik dalam pendidikan). Medan: CV. Widya Puspita.
Arifah, D., Nur, K., & Amaliah, A. (2024). Pembelajaran mendalam efektif membimbing diskusi kelompok kecil untuk meningkatkan kolaborasi siswa. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 213–220. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i1.1059
Arikunto, S. (2019). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (Edisi 3). Jakarta: Bumi Aksara.
Chairani, A., Afifah, A. P., Khasanah, A. Z., Susilawati, W., & Sholihah, W. (2025). Suatu desain bahan ajar ethnomatematika arsitektur Rumah Gadang melalui pendekatan deep learning. EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(2), 150–158. https://doi.org/10.46918/equals.v8i2.2773
Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (3rd ed.). London: SAGE Publications.
D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its place in the history and pedagogy of mathematics.
Fahdian, R., Rifqi, M. H., Handayani, T., & Kurniawan, M. W. (2025). Integrasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu dan bermakna bagi peserta didik. Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4, 769–781. https://doi.org/10.55606/inovasi.v4i2.4896
Feriyanto, F., & Anjariyah, D. (2024). Deep learning approach through meaningful, mindful, and joyful learning: A library research. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 5(2), 208–212. https://doi.org/10.33122/ejeset.v5i2.321
Hardani, dkk. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Ilmu.
Hartini, P., Wahyuningsih, S., & Prasrihamni, M. (2024). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan bernalar kritis siswa kelas V di SD Negeri 223 Palembang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3).
Hasanah, H. (2017). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). Jurnal At-Taqaddum, 8(1). https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163
Huda, N. (2023). Perkembangan kemampuan bernalar kritis berdasarkan teori kognitif agar terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pelayanan Bimbingan dan Konseling, 6(4), 204–214. https://doi.org/10.20527/jpbk.v6i4.11589
Kemendikbudristek. (2022). Dimensi bernalar kritis dalam Profil Pelajar Pancasila. Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan No. 009/H/KR/2022. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.
Kurniawan, A., dkk. (2022). Evaluasi pembelajaran. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi.
Maqfira, Y. (2023). Penerapan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika melalui kue tradisional Bugis pada materi bangun ruang. Skripsi.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, & Mu’ti, A. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam menuju pendidikan bermutu untuk semua. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kemendikdasmen RI.
Munawaroh, Sofnidar, Anwar, & Khairul. (2025). Analisis kemampuan bernalar kritis siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model outdoor modelling mathematics berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar materi bentuk aljabar kelas VII SMP. Repository Universitas Jambi.
Mutmainnah, N., Adrias, A., & Zulkarnaini, P. (2025). Implementasi pendekatan deep learning terhadap pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23781
Nurlailah, & Julkifli. (2025). Pembelajaran deep learning dalam mengembangkan karakter bernalar kritis berbasis Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V SDN 1 Dompu. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(2), 273–278. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.2120
Pratiwi, Utami, & Suprapto. (2024). Kemampuan bernalar kritis siswa SD dalam menyelesaikan masalah pencerminan berbasis etnomatematika Benteng Pendem berdasarkan kemampuan awal. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10(3).
Purwanto, A., Yusmis, E., & Yani, A. T. (2023). Kemampuan penalaran peserta didik berdasarkan dimensi bernalar kritis. AoEJ: Academy of Education Journal. https://doi.org/10.47200/aoej.v14i2.1650
Purwanto, H., Sasmito, A. I. H., Astuty, S. H., & Rochmawati, W. N. (2026). Transformasi pembelajaran konvensional menuju pembelajaran inovatif berorientasi deep learning. Alokantara: Advanced Education Review, 1(1).
Putri, A., & Nur, E. (2024). Pengaruh metode pembelajaran terhadap kemampuan bernalar kritis siswa pada pembelajaran matematika. Skripsi.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif (Quantitative research approach) (1st ed.). Yogyakarta: Grup Penerbitan CV Budi Utama.
Rumtini, Kasimiin, & Setiawan, A. (2022). Pengembangan instrumen penilaian afektif kemampuan bernalar kritis peserta didik sekolah menengah atas. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(2).
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Triyono. (2018). Teknik sampling dalam penelitian. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.19674.24003
Waridah, & Selvia, A. (2024). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi bernalar kritis dalam proses pembelajaran di SDN 02 Boli Pintas. IRJE: Indonesian Research Journal in Education.
Wijaya, A. A., Haryati, T., & Wuryandini, E. (2025). Implementasi pendekatan deep learning dalam peningkatan kualitas pembelajaran di SDN 1 Wulung, Randublatung, Blora. Indonesian Research Journal on Education, 5(1), 451–457. https://doi.org/10.31004/irje.v5i1.1950
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.