WALI SONGO DAN ISLAMISASI KULTURAL JAWA: PERSPEKTIF HISTORIS DAN ANTROPOLOGIS
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.60610Keywords:
Wali Songo, Islamization Java Cultural, Historical, AntropologhyAbstract
The cultural Islamization of Java carried out by the Wali Songo represents a major
contribution to the propagation of Islam. The unification and blending of Islam with
local culture stands as clear evidence of the acculturation that took place. Therefore,
this study aims to provide an in-depth discussion from a historical perspective,
complemented by an anthropological perspective, given that existing discussions
on the topic remain fairly limited. The methodology employed is a literature study,
conducted through a review of various articles and journals relevant to the topics.
The findings show that the Wali Songo employed four main strategies: trade,
marriage, education, and the arts which ultimately unified Islam with local
community culture. Examples include the incorporation of wayang kulit (shadow
puppet) performances that conveyed Islamic values, as well as religious rituals
containing Islamic prayers that nevertheless retained elements of Hindu-Buddhist
culture still embedded in Javanese society. This ultimately had a remarkable impact
on the practice of Islam, particularly in the Java region, an influence that remains
relevant to this day.
Islamisasi kultural jawa yang dibawa oleh wali songo merupakan bentuk kontribusi
yang besar dalam mendakwahkan agama Islam. penyatuan dan percampuran
Islam dengan budaya lokal merupakan bukti nyata akulturasi yang terjadi.Maka dari
itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pembahasan mendalam dari
perspektif historis yang akan dilengkapi oleh perspektif antropologi karena
pembahasannya yang masih cukup terbatas. Metodologi yang digunakan berupa
studi literatur melalui penelusuran berbagai artikel maupun jurnal yang relevan
dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat
strategi utama yang digunakan wali songo yakni perdagangan, pernikahan,
pendidikan, dan seni yang akhirnya menyatukan Islam dengan budaya masyarakat
lokal. Seperti menyatukan persembahan wayang kulit yang didalamnya menyampaikan nilai-nilai Islam, maupun ritual keagamaan yang terdapat doa-doa
namun masih menggunakan budaya hindu-budha yang masih melekat pada
masyarakat jawa. Hal ini pada akhirnya memberikan dampak yang luar biasa pada
kacamata Islam terkhusus wilayah jawa yang masih relevan hingga saat ini
Downloads
References
Afandi, A., & Aziz, A. (2024). Peran Walisongo dalam perkembangan Islam di Jawa. Javano Islamicus, 2(1), 105–120. https://doi.org/10.15642/Javano.2024.2.1.90-104
Amrozi, S. R. (2021). Keberagamaan Orang Jawa Dalam PandanganClifford Geertz Dan Mark R. Woodward. Fenomena, 20(1), 340111.
Anas, F. N., & Khunaifi, A. (2025). Islamisasi Jawa pada Kesultanan Demak: Telaah historis atas peran Walisongo dan kekuasaan Islam awal di Nusantara. AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies, 4(2), 91–100. https://doi.org/10.69698/jis.v4i2.1494
Anjani, S. (2024). Masuknya peradaban Islam ke Indonesia dan peran Walisongo dalam proses
Islamisasi Nusantara. TADHKIRAH: Jurnal Terapan Hukum Islam dan Kajian Filsafat Syariah, 1(3), 37–48. https://doi.org/10.59841/tadhkirah.v1i3.13
Azmi, K. (2022). Sinkretisme Sebagai Bentuk Dan Ciri Khas Dari Islam Nusantara. Darmawan, D., & Makbul, M. (2022). Peran Walisongo dalam mengislamkan Tanah Jawa: Perkembangan Islam di Tanah Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, ISSN Cetak : 2477-2143 ISSN Online : 2548-6950 Volume XX Nomor XX, Bulan Tahun 15 Jawa. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 6(2).
Fuadi, S., Safitri, A. R., Audia, A., Dalimunthe, R., Dewi, N. S., Ramadhan, A., Tullah, F. H., Syahputra, A., & Hanum, A. (2025). Peran Walisongo dalam peradaban Islam Indonesia. Jurnal Sains Student Research, 3(4), 1048–1060. https://doi.org/10.61722/jssr.v3i4.6065
Hastuti, H., Rama, B., Siraj, A., & Usman. (2023). Pulau Jawa: Jejak penting Islam awal, peranan lembaga dan tokoh pendidikan yang membawa transformasi. Teknos: Jurnal Pendidikan dan
Teknologi, 1(2).
Indriyani, R., & Putra, D. R. (2025). Revitalisasi nilai toleransi Islam dalam sejarah penyebaran Islam di Indonesia: Studi kasus pendekatan Wali Songo. GHAITSA: Islamic Education Journal, 6(2), 180–193. https://doi.org/10.62159/ghaitsa.v6i 2.1579
Kurniawati, N. Q., & Ahmadi, F. A. (2023). Ritual slametan sebagai bentuk akulturasi budaya Jawa dan Islam dalam perspektif antropologi. An-Nas, 6(1), 51-62.
Lestari, S., & Yunita, Y. (2025). Sinkretisme Budaya Islam dan Budaya Lokal Nusantara dalam Memperkokoh Hubungan Masyarakat. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 10(1), 93-103.
Milah, N., & Abdillah, A. M. (2023). Analisis proses Islamisasi dan perkembangan keilmuan di Jawa era Walisongo abad XV–XVI M Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T), 1(3), 135–142. https://doi.org/10.61116/jp3t.v1i3.279
Mubarok, N. N., Fathoni, F., Nuraeni, L., & Rismawati, H. (2026). Dinamika Islamisasi di Banyumas: Peran tokoh lokal dan transformasi sosial-budaya abad 15–17 M. Maharsi, 7(3), 243–252. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i3.2711
Muhajirin, M., et al. (2025). Mistisisme Islam Wali Songo. Farabi, 22(1), 47–60. https://doi.org/10.30603/jf.v22i1.6403
Rizqi, C. R., & Muchtar, N. E. P. (2023). Akulturasi seni dan budaya Walisongo dalam mengislamkan Tanah Jawa. Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 7(2), 193–201.
Rofiqoh, Y.I., Alvino, A.T., Chusae, A., & Nizar, Y.A. (2021). "Islam and Syncretism in Java: Reflections on the Thought of Geertz and Woodward." MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial, 4(2).
Sari, T. N., Andriani, L. I., Sinaga, P., & Darmadi, D. (2022). Mengenal Upacara Adat Istiadat Kematian: Mangongkal Holi Dan Nyewu Tradisi Turun-Temurun Daerah Medan Dan Jawa. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajara (JRPP), 5(2), 176-183.
Syalafiyah, N., & Harianto, B. (2020). Walisongo: Strategi dakwah Islam di Nusantara. J-KIs: Jurnal
Komunikasi Islam, 1(2), 167–178. https://doi.org/10.53429/jkis.v1i2.184
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.