PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KEARIFAN LOKAL ASAL-USUL ATOIN METO DI SEKOLAH DASAR

Authors

  • Jitro Terianto Nenohai Universitas Citra Bangsa
  • Chintia M.P Ati Universitas Citra Bangsa
  • Yulsy Marselina Nitte Universitas Citra Bangsa
  • Kristina E. Noya Nahak Universitas Citra Bangsa
  • Heryon Bernard Mbuik Universitas Citra Bangsa
  • Roswita Lioba Nahak Universitas Citra Bangsa
  • Alvin Javier Hano Universitas Citra Bangsa
  • Hingrida M. A. Hendrik Universitas Citra Bangsa
  • Radka Bodkova Koli Universitas Citra Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.60434

Keywords:

Lembar Kerja Peserta Didik, Kearifan Lokal, Atoin Meto, Pemahaman Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal "Asal-Usul Atoin Meto" untuk meningkatkan pemahaman budaya siswa kelas IV di SD Inpres Oebobo, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 20 siswa kelas IV. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta instrumen tes pilihan ganda sebanyak 15 butir soal. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan produk yang sangat tinggi dengan rata-rata persentase mencapai 90,33% dari ahli media, materi, dan bahasa. Aspek kepraktisan produk memperoleh persentase sebesar 96,43% dari respons guru dan 86,32% dari respons peserta didik dengan kategori "Sangat Baik". Lebih lanjut, efektivitas empiris yang diuji melalui paired samples t-test menunjukkan peningkatan pemahaman budaya yang signifikan dengan nilai signifikansi p < 0,001 (t = -5,141). Analisis gain ternormalisasi (N-Gain) menghasilkan skor rata-rata sebesar 0,5468 yang berada pada kategori "Sedang". Kesimpulannya, LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman budaya siswa sekolah dasar melalui pendekatan kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banks, J. A. (2019). An introduction to multicultural education (6th ed.). Boston: Pearson.

Branch, R. M. (2010). Instructional design: The ADDIE approach. New York: Springer.

Fadhilah, N. (2022). Pengembangan LKPD berbasis kontekstual untuk meningkatkan keaktifan dan kemandirian belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 70–82. https://doi.org/10.21009/JPD.131.08

Hamdani. (2021). Perangkat pembelajaran dan implementasinya dalam pembelajaran aktif. Bandung: Alfabeta.

Hermawan, A. (2020). Kearifan lokal sebagai fondasi pendidikan karakter. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 78–90.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020–2024. Jakarta: Kemendikbud RI.

Kopong, Y. (2020). Kearifan lokal masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam sistem pertanian tradisional. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 60–70. https://doi.org/10.24198/jsh.v11i1.25234

Liliweri, A. (2021). Pengantar studi kebudayaan. Jakarta: Kencana.

Middelkoop, P. (1982). Atoni Pah Meto: A study of the Timorese people. The Hague: Martinus Nijhoff.

Molenda, M. (2015). In search of the elusive ADDIE model. Performance Improvement, 54(2), 40–42. https://doi.org/10.1002/pfi.21461

Nurdin, S., & Adriantoni. (2016). Kurikulum dan pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Putri, R., & Hidayat, A. (2019). Pengembangan model pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman budaya siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 5(2), 89-101.

Sari, D., & Nugroho, B. (2019). Pengembangan media LKPD berbasis cerita rakyat untuk meningkatkan karakter dan kreativitas siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 45-56.

Samsuri. (2021). Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dalam membangun kesadaran konstitusional warga negara. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 30–40. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.38456

Sartini. (2021). Kearifan lokal sebagai sumber belajar dalam pendidikan. Jurnal Filsafat, 31(1), 30–40. https://doi.org/10.22146/jf.XXXXX

Sugiyono. (2021). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.

Susanti, E., & Lestari, I. (2023). Pengaruh penggunaan LKPD berbasis kontekstual terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 10(1), 65–75. https://doi.org/10.25273/pe.v10i1.14567

Tilaar, H. A. R. (2020). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Jakarta: Grasindo.

UNESCO. (2015). Pendidikan sebagai proses sepanjang hayat untuk pembangunan berkelanjutan. Paris: UNESCO.

Widjajanti, D. B. (2019). Lembar kerja peserta didik (LKPD) untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Winarno. (2024). Peran pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter warga negara di era modern. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 20–30. https://doi.org/10.21831/jpk.v8i1.56789

Yuliana, S. (2020). Pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman budaya. Jurnal Imiah Sekolah Dasar, 4(3), 312-324.

Downloads

Published

2026-07-19