Penerapan Cerita Rakyat Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Sebagai Wujud Cinta Budaya Bangsa
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.60292Keywords:
folklore, writing skills, Indonesian language learning, national culture, library research.Abstract
Folklore is one of the nation's cultural heritages that contains moral, social, and cultural values which can be utilized as a learning medium in Indonesian language education. The use of folklore in the learning process aims not only to improve students' language skills but also to foster a sense of love for the nation's culture. This article aims to describe the implementation of folklore in improving writing skills in Indonesian language learning as a manifestation of love for the nation's culture. The method employed in this study is a library research approach by reviewing various relevant sources, including scientific journals, books, and scholarly articles related to folklore-based learning, writing skills, and culture-based character education. The findings indicate that the implementation of folklore in the learning process can enhance students' ability to develop ideas, organize written texts, enrich vocabulary, and improve writing creativity. Furthermore, folklore plays an important role in instilling character values, strengthening national identity, and fostering appreciation and love for the nation's cultural heritage. Therefore, folklore can serve as an effective alternative learning medium to improve writing skills while simultaneously developing students' cultural awareness and character.
Downloads
References
Buku :
Dalman. (2021). Keterampilan Menulis. Depok: PT RajaGrafindo Persada.
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-Lain. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.
Artikel in Press :
Afriliany, A., Faizah, H., & Permatasari, S. (2024). Pengaruh film animasi terhadap kemampuan menulis teks fabel siswa kelas VII SMP Negeri Madani. Basataka: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(2), 805–816.
Merdiyatna, Y. Y. (2022). Pemanfaatan cerita rakyat dalam keterampilan berbahasa. Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 88–96.
Nofrahadi, N., dkk. (2024). Refleksi nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Abu Nawir. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 12(1).
Nurgiyantoro, B. (2021). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak (Edisi Revisi). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Putri, N. A., Asrin, A., & Setiawan, H. (2022). Pengaruh model pembelajaran Think Talk Write berbantu media gambar terhadap keterampilan menulis teks narasi siswa. Journal of Classroom Action Research, 4(2), 135–139.
Rahmanilah, D. S., Septyanti, E., & Zulhafizh. (2024). Kemampuan menulis teks tanggapan siswa kelas IX MTsN 1 Kepulauan Meranti. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(9), 10713–10717.
Setiaji, A. B. (2024). Rekonstruksi pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal cerita rakyat: Kajian ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra, 6(2), 273–285.
Supriyati, & Muhyidin, A. (2024). Literatur review penggunaan cerita rakyat pada keterampilan berbahasa di sekolah dasar. Journal of Educational Experts (JEE), 8(1).
Sukirman. (2020). Tes kemampuan keterampilan menulis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Konsepsi, 9(2), 72–81.
Tarigan, H. G. (2013). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Wijayanti, N. K. A., Wulandari, I. G. A. A., & Wiarta, I. W. (2022). E-modul literasi berbasis cerita rakyat pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 5(1), 75–84.
Yulia, Z., Rasdawita, R., & Bambang, S. E. M. (2025). Hubungan keterampilan menyimak cerita rakyat terhadap keterampilan menulis teks narasi siswa kelas VII. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.