PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL GALAH ASIN TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK YAYASAN AMALAN KOTA PADANG

Authors

  • Dora Julianti Univeristas Negeri Padang
  • Nurhafizah Universitas Negeri Padang
  • Dadan Suryana Universitas Negeri Padang
  • Tisna Syafnita Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.59891

Keywords:

Traditional Game Galah Asin, Gross Motor Skills, Kindergarten Child

Abstract

This study was motivated by the low gross motor skills observed among early childhood students at the Yayasan Amalan Kindergarten in Padang City. Issues included poor balance during jumping and a lack of agility, attributed to limited outdoor physical activity variations and high daily screen time (mobile phone usage). Consequently, this study aimed to determine the impact of the traditional game galah asin on children's gross motor skills. A quantitative experimental method was employed using a quasi-experimental design with pre-tests and post-tests administered to both experimental and control groups. The study population consisted of 30 students from Yayasan Amalan Kindergarten, divided into three classes: Ali, Umar, and Uthman. The Umar class (10 children) was designated as the experimental group, while the Ali class (10 children) served as the control group. The results revealed a highly significant difference in gross motor skill development between the two groups. In the control group, the overall score showed only a modest increase, rising from a pre-test total of 162 (mean: 16.2) to a post-test total of 185 (mean: 18.5). In contrast, the experimental group experienced a much more substantial developmental surge, with scores rising from a pre-test total of 156 (mean: 15.6) to a post-test total of 229 (mean: 22.9). Analysis of the pre-test and post-test data yielded an average gain score of 7.3 for the experimental group and 2.3 for the control group. Thus, it can be concluded that the traditional game *galah asin* is highly effective and is recommended as a fun, active learning tool to stimulate gross motor skills among children at Yayasan Amalan Kindergarten in Padang City.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, R., & Nurhafizah, N. (2020). Stimulasi kemampuan kerjasama anak dengan permainan gobak sodor ditaman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 3471-3481.Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Astuti, R., & Triani, N. (2024). Perkembangan anak usia dini pada masa golden age. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 45–56.

Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan tradisional engklek dalam meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6827–6836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3487

Daryanto. (2016). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Erwanda, D. R., & Sutapa, P. (2023). Pengembangan media permainan tradisional Gobak Sodor untuk meningkatkan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3323–3334. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4562

Faniati, A., dkk. (2023). Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain di Luar Ruangan. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Anak Usia Dini, 6(1), 45-58.

Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2019). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (8th ed.). McGraw-Hill Education.

Gustira, A., Nurani, Y., & Wulan, S. (2023). Permainan tradisional petualangan Gobak Sodor dan kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1173–1185. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4071

Hanifa, R., Hartati, S., & Nurjannah. (2023). Implementasi pelaksanaan program pengembangan anak usia dini holistik integratif di satuan PAUD: Indonesia. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 387–399. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.307

Ilsa, FN Nurhafizah. (2020). Penggunaan metode bermain peran dalam pengembangan keterampilan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai , 4 (2), 1080-1090.

Khairul, dkk. (2023). Pengaruh permainan tradisional terhadap perkembangan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 123–130.

Lestari, P., Wahyuni, S., & Pratama, A. (2025). Dinamika perubahan arah gerak melalui dolanan tradisional terhadap kecakapan lokomotor anak usia 5-6 tahun. Jurnal Ilmiah Visi PGTK PAUD, 20(1), 34-45.

Nawawi, M. F., Ismaya, B., & Afrinaldi, R. (2023). Penerapan Permainan Tradisional Galah Asin (Gobak Sodor) Dalam Pemanasan Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(1). https://doi.org/10.5281/zenodo.7527543

Ningrum, M. A., Niya, L. D. C., & Hamidah, M. (2023). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar melalui Permainan Halang Rintang pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5133–5142. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4868

Noviardi, I., & Nurhafizah, N. (2024). Dampak Permainan Engklek Modifikasi dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak di Taman Kanak-Kanak. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 342-351.

Nurhafizah, N., & Kosnin, A. M. (2015). Implementasi permainan tradisional Indonesia di Taman Kanak-Kanak Kota Padang. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(1), 85–94. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v15i1.5249

Pica, R. (2020). Active Learning Across the Curriculum: Teaching the Way They Learn. Redleaf Press.

Pratiwi, S., & Nuraeni, H. (2022). Pengaruh permainan tradisional galah asin terhadap perkembangan fisik motorik anak usia dini 5-6 tahun kelompok B di TK Aisyiyah 03 Cikelet. Anaking: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 15-24.

Putri, D. A., & Kurniawan, M. (2025). Ekosistem bermain aktif: Menstimulasi kecerdasan kinestetik dan sosial anak usia dini via permainan tradisional. urnal Pendidikan Anak, 14(1), 56-68.

Rahim, R. (2025). Stimulasi perkembangan anak usia dini pada masa golden age. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 15–27.

Rahyubi, H. (2012). Teori-teori belajar dan aplikasi pembelajaran motorik. Nusa Media.

Salsabila, Z. S., & Pratama, R. S. (2024). Membangun keterampilan motorik kasar anak usia dini melalui olahraga. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 27–39. https://doi.org/10.47861/khirani.v3i1.1465.

Santrock, J. W. (2017). Psikologi Pendidikan (Edisi ke-2). Jakarta: Salemba Humanika.

Setiyo Utoyo. (2017). Metode Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Gorontalo: Ideas Publishing.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tasni, N., dkk. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pengembangan kemampuan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 456–470.

Wahab, A., & Rosnawati. (2021). Golden age sebagai masa penting perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 120–129

Widayanti, M. D., Hasibuan, R., Rakhmawati, N. I. S., & Saroinsong, W. P. (2023). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional pada AUD di SIKL. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5453

Yusvinah, A., Rahmawati, D., & Lestari, S. (2025). Modifikasi Permainan Tradisional untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 45–56.

Downloads

Published

2026-07-10