PENGARUH PROFESIONALISME GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI OETONA KOTA KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.59787Keywords:
Profesionalisme Guru, Motivasi Belajar, Siswa Sekolah DasarAbstract
ABSTRACT
This research was motivated by the variance in students' learning motivation and the critical role of teacher professionalism in Grade V at SD Negeri Oetona, Kupang. This study aimed to determine the effect of teacher professionalism on the learning motivation of Grade V students at SD Negeri Oetona. A quantitative approach with an ex post facto design was employed. The population consisted of all 29 Grade V students, utilizing a saturated sampling technique so the entire population became the sample. Data were collected via questionnaires, observation, and documentation, then analyzed using descriptive statistics and simple linear regression via IBM SPSS Statistics. The results demonstrated a positive and significant effect of teacher professionalism on students' learning motivation. This was proven by a correlation coefficient (R) of 0.944, indicating a very strong relationship, and a coefficient of determination (R Square) of 0.892, meaning teacher professionalism contributed 89.2% to students' learning motivation, while 10.8% was influenced by other factors. The hypothesis test showed a t-value of 14.924 with a significance level of 0.000 < 0.05, leading to the rejection of H0 and acceptance of Ha. In conclusion, higher teacher professionalism linearly increases the learning motivation of Grade V students at SD Negeri Oetona. These findings suggest that continuously improving teacher competence is essential to optimize students' learning motivation in elementary schools.
Keywords: Teacher Professionalism, Learning Motivation, Elementary School Students.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya profesionalisme guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri Oetona, yang masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionalisme guru terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri Oetona. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Oetona berjumlah 29 siswa, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara profesionalisme guru dan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,944 yang menunjukkan hubungan sangat kuat, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,892 yang berarti profesionalisme guru memberikan kontribusi sebesar 89,2% terhadap motivasi belajar siswa, sedangkan 10,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 14,924 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi profesionalisme guru, maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri Oetona. Temuan ini menyarankan perlunya peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan demi mendukung mutu pembelajaran dan motivasi belajar siswa secara optimal.
Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Motivasi Belajar, Siswa Sekolah Dasar.
Downloads
References
Amirullah, Hasibuddin, M., Rosmiati, & Wahab, A. (2024). Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 19(1), 15-28.
Agustin, M., & Syaodih. (2008). Bimbingan Konseling untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Brabender, V., & Fallon, A. (2009). Group Development in Practice: Guidance for Clinicians and Researchers on Stages and Dynamics of Change. Washington, DC: American Psychological Association.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Fariq, A. (2011). Perkembangan Dunia Konseling Memasuki Era Globalisasi. Pedagogi, 11(2), 255-262.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Halimah, & Prasetyo. (2024). Profesionalisme Guru dan Peningkatan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 5(1), 34-45.
Hidayat. (2021). Motivasi Intrinsik dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 112-123.
Hidayat, & Abdillah. (2021). Kompetensi Guru Profesional dalam Pembelajaran. Medan: Perdana Publishing.
Hidayat, & Anwar. (2024). Profesionalisme Guru dan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 5(2), 89-101.
Hidayat, & Suryani. (2022). Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(3), 201-214.
Hodgson, J., & Weil, J. (2011). Commentary: How Individual and Profession-Level Factors Influence Discussion of Disability in Prenatal Genetic Counseling. Journal of Genetic Counseling, 20(1), 1-3.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Kebijakan Pendidikan Nasional di Era Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kurniadi, A., Popoi, I., & Mahmud, M. (2020). Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jambura Economic Education Journal, 2(1), 45-56.
Lestari, & Wahyudi. (2021). Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran Abad 21. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 178-189.
Lyznicki, J. M., Young, D. C., Riggs, J. A., Davis, R. M., & Dickinson, B. D. (2001). Obesity: Assessment and Management in Primary Care. American Family Physician, 63(11), 2185-2196.
Mulyasa, E. (2020). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugraha. (2024). Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 56-67.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. (2007).
Prasetyo. (2021). Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran Abad 21. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 4(1), 12-25.
Prasetyo. (2023). Pengembangan Profesionalisme Guru di Era Digital. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 42(2), 310-322.
Pratama, & Lestari. (2023). Motivasi Belajar dan Prestasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 145-156.
Pratama, & Wulandari. (2023). Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 88-99.
Putri, & Kurniawan. (2021). Motivasi Belajar dalam Pembelajaran Jarak Jauh. Jurnal Psikologi Pendidikan, 8(3), 210-222.
Rahman. (2021). Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1543-1550.
Rahman, & Putri. (2023). Profesionalisme Guru dan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 234-245.
Rahmawati, & Sari. (2022). Kualitas Pembelajaran dan Profesionalisme Guru. Jurnal Basicedu, 6(1), 456-467.
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sari, & Nugroho. (2021). Profesionalisme Guru dan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Basicedu, 5(4), 2100-2111.
Sari, & Rahman. (2022). Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran Abad 21. Jurnal Ilmiah Pendidikan Sekolah Dasar, 6(2), 123-134.
Sari, & Widodo. (2020). Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 45-56.
Seftiani, S., Sesrita, A., & Suherman, I. (2020). Pengaruh Profesionalisme Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa SD Negeri. SITTAH: Journal of Primary Education, 1(2), 125-138.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sutisna. (2020). Profesionalisme Guru dalam Tantangan Pendidikan Modern. Jurnal Administrasi Pendidikan, 14(1), 77-88.
Suyitno. (2021). Peran Guru dalam Pendidikan Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 101-112.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2005).
Uno, H. B. (2016). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Widoyoko, S. E. P., & Rinawati, A. (2012). Pengaruh Kinerja Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 31(2), 245-259.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.