PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS BUDAYA BETETULAK SERIBU DULANG UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER ANAK KELOMPOK B TK NEGERI 2 PRINGGASELA

Authors

  • Susi Rismayanti Universitas Mataram
  • Nurhasanah Universitas Mataram
  • Baiq Nada Buahana Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.59232

Keywords:

Betetulak Seribu Dulang, Early Childhood Character, Teaching Module Development.

Abstract

This study aimed to develop a teaching module based on the Betetulak Seribu Dulang culture to improve the character of Group B children at TK Negeri 2 Pringgasela and to determine the feasibility and effectiveness of the developed teaching module. This research employed the Research and Development (R&D) method using the 4D development model, which consists of the define, design, develop, and disseminate stages. The research subjects were 30 Group B children at TK Negeri 2 Pringgasela. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The feasibility data of the teaching module were analyzed using quantitative descriptive analysis based on the validation results of material experts, media experts, and teacher practitioners’ responses, while the effectiveness of the module was analyzed using the N-Gain test. The results showed that the module was categorized as highly feasible with material expert validation of 96.4%, media expert validation of 92.8%, and teacher practitioner responses of 96.7% and 93.3%. The effectiveness was indicated by an N-Gain score of 0.4683 or 46.83%, which falls into the moderate category. These results indicate that the module is effective in improving children’s character through contextual, enjoyable, and local culture-based learning activities.

Keywords: Betetulak Seribu Dulang, Early Childhood Character, Teaching Module Development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Khodijah, N., Cahyo, D. T., & Suryadi, A. (2024). Pendidikan karakter anak usia dini dalam perspektif kontekstual. Deepublish.

Lestari, I. D. (2023). Modul ajar tematik PAUD berbasis kearifan lokal. Indah Pustaka.

Maydiantoro, A. (2021). Penelitian dan pengembangan pendidikan anak usia dini. Alfabeta.

Mustofa, I., Rahmadani, N., & Wahyuni, S. (2022). Panduan penyusunan modul ajar PAUD Kurikulum Merdeka. Direktorat PAUD, Kemendikbudristek.

Panduan PAUD Kurikulum Merdeka. (2022–2023). Panduan pembelajaran PAUD Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Roibin. (2010). Adat gama: Integrasi nilai adat dan Islam dalam budaya Sasak. Yayasan Pendidikan Islam.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D (Edisi ke-7). Alfabeta.

Sutrisno, A., Sunarto, M., & Rahmawati, N. (2023). Pendidikan karakter anak dalam Kurikulum Merdeka PAUD. Deepublish.

Yulinda, R., & Wahyuni, T. (2020). Belajar bermakna di PAUD: Strategi integrasi karakter dan kearifan lokal.

Angkasa.Astini, B. N., Rachmayani, I., Nurhasanah, N., & Zakiyah, N. F. (2022). Identifikasi permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 133–142.

Astini, N. K. S., Sari, N. M., & Nugraheni, L. (2022). Pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka di PAUD. Jurnal Inovasi Kurikulum, 14(2), 145–159.

Azmi, B. A., Astawa, I. M. S., & Maharani, M. (2023). Penerapan metode show and tell untuk meningkatkan kemampuan percaya diri anak usia 5–6 tahun di PAUD Rinjani DW Unram. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(2), 55–67.

Fauziyah, F., & Wahyuni, E. (2022). Implementasi pendidikan karakter anak usia dini berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, 7(1), 45–57.

Fitri, N. I., Lestari, S. D., & Hidayat, R. (2021). Integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(3), 225–238.

Haniza, N., Nurhasanah, N., Rachmayani, I., & Suarta, I. N. (2021). Pengembangan standar operasional prosedur (SOP) untuk mengembangkan karakter anak usia dini di TK Islam Kota Mataram Tahun 2021. Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education, 2(2), 96–104.

Irawan, E. (2023). Makna simbolik dalam tradisi Betetulak Seribu Dulang. Jurnal Warisan Budaya Nusantara, 3(1), 55–68.

Puspita, E. I., Lestari, R., & Wahyuningsih, D. (2023). Nilai-nilai simbolik dalam tradisi Betetulak Seribu Dulang di Lombok Timur. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 73–90.

Puspalaya, S., Karta, I. W., Rachmayani, I., & Habibi, M. (2021). Dampak belajar dari rumah (BDR) pada masa COVID-19 terhadap karakter anak usia dini. Jurnal Mutiara Pendidikan, 6(2), 70–79.

Satriawan, T. (2024). Nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi Betetulak di Desa Wisata Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. AJARWALI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1–12.

Sholichah, L. (2020). Urgensi pendidikan karakter pada anak usia dini dalam keluarga. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 21–33.

Sugiarti, R. (2021). Pengembangan bahan ajar tematik berbasis budaya lokal untuk pendidikan anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 7(1), 45–59.

Yuliani, E., Herlina, L., & Syamsuardi, M. (2025). Efektivitas modul ajar berbasis nilai lokal dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 22–34.

Yuliani, H. S. (2025). Pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan literasi budaya anak pada Kurikulum PAUD. Inovasi dalam Pendidikan dan Pembelajaran, 36–46.

Zamsiswaya, T., Khairunnisa, A., & Suryawan, D. (2024). Model evaluasi pengembangan modul di pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(2), 88–103.

Downloads

Published

2026-07-18