MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH DAN KOLABORASI SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PENA DI KELAS III SDN TANJUNG PAGAR 1 BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.59092Keywords:
Critical Thinking, Problem Solving, Collaboration, PENA Model, Mathematics Instruction.Abstract
Mathematics instruction for third-grade students at SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin faces challenges specifically, students' low levels of critical thinking, problem-solving, and collaboration skills, as well as difficulties with basic arithmetic operations stemming from a learning process that remains teacher-centered. To address this, the study implements the PENA Model a combination of Problem-Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), and Numbered Heads Together (NHT) aiming to describe teacher and student activities while simultaneously enhancing students' critical thinking, problem-solving, and collaboration skills. This Classroom Action Research (CAR), employing a qualitative approach, was conducted over four sessions with a class of 20 third-grade students at SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin. Data were collected through observation, tests, documentation, and field notes. The research results indicate that teacher activity increased from 86% in the first meeting to 100% in the fourth meeting. Student activity rose from 30% to 85%. Critical thinking skills improved from 30% to 90%, collaboration skills increased from 30% to 90%, and conceptual understanding skills rose from 30% to 90%. Student learning outcomes also showed improvement; by the fourth meeting, achievement reached 100% in the cognitive domain, 90% in the affective domain, and 90% in the psychomotor domain. Based on the results of this study, it can be concluded that the PENA model is effective in enhancing the activity, process skills, and mathematics learning outcomes.
Downloads
References
Afif, N., et al. (2021). Tantangan dan peluang implementasi keterampilan abad 21 dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 145–158.
Agusta, A. R., et al. (2021). Pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan lahan basah untuk meningkatkan kebermaknaan belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Terpadu, 12(1), 34–45. Apriyanti, D., et al. (2023). Penerapan pendekatan realistic mathematics education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al-Qalasadi, 7(1), 12–
23.
Aslamiah, Pratiwi, D. A., & Agusta, A.
R. (2022). Strategi khusus guru dalam pengelolaan kelas inklusif dan heterogen di sekolah dasar. Jurnal Teori dan Praktik Pendidikan, 15(2), 89–102.
Astuti, R. (2023). Mengembangkan logika berpikir dan sikap pantang menyerah siswa melalui pembelajaran sains dan
matematika. Jurnal Pedagogi Matematika, 6(3), 201–214.
Azizah, A. (2021). Pentingnya penelitian tindakan kelas bagi guru dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran berkelanjutan. Jurnal Wahana Pendidikan, 8(1), 45–56.
Aulianti, N., & Anwar, S. (2023). Kombinasi model PBL, PMRI, dan NHT untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa pada pembelajaran matematika. Jurnal Basicedu, 7(4), 2110–2121.
Babullah, M., et al. (2024). Analisis keterampilan pemecahan masalah matematis siswa dalam materi pecahan. Jurnal Elemen, 10(1), 78–
91.
Datreni, N. (2022). Dampak pembelajaran teacher-centered terhadap penurunan tingkat berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran matematika. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 567–576.
Devi, K., et al. (2023). Peran umpan balik positif rekan sejawat dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi di kelas. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 11(2), 112–125.
Egok, A. S. (2022). Pengembangan kemampuan sosial siswa sekolah dasar melalui metode pembelajaran kooperatif. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 15–27.
Elisa, N., & Saputro, A. (2024). Efektivitas model problem based learning berbasis realistic mathematics education terhadap kemampuan numerasi dan karakter bernalar kritis siswa sekolah dasar.
Jurnal Jendela Pendidikan, 4(2), 189–201.
Hermina, L. (2025). Peningkatan mutu dan efisiensi pembelajaran matematika melalui metodologi PTK. Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 9(1), 67–79.
Hidayat, T., et al. (2021). Model problem based learning dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika kelas tinggi. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 345–354.
Jonas, F., & Noorhapizah. (2024). Mengembangkan pola pikir mandiri siswa sekolah dasar melalui langkah-langkah pemecahan masalah terstruktur. Jurnal Pendidikan Kognitif, 6(1), 45–58.
Kurniyati, E., & Rini, T. S. (2025). Integrasi PBL, RME, dan NHT: Sebuah solusi meningkatkan kolaborasi dan aktivitas belajar matematika. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 6(1), 12–25.
Kusuma, W., & Nurmawanti, I. (2023). Melatih sensitivitas dan profesionalisme guru dalam mengatasi masalah aktual di kelas melalui PTK. Jurnal Mutu Pendidikan, 10(2), 134–145.
Ngadha, M., et al. (2023). Proses mental bernalar kritis siswa dalam mengevaluasi kebenaran informasi di era digital. Jurnal Analisis Pendidikan, 7(2), 90–103.
Nihaya, Z., et al. (2022). Dampak buruk pembelajaran konvensional monoton terhadap daya kritis anak usia dini. Jurnal Cakrawala Pendidik, 14(3), 221–233.
Noorhapizah, et al. (2022). Penerapan logika berpikir dalam proses
pengambilan keputusan matematis siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Matematika, 13(2), 167–
179.
Palupi, D. I., et al. (2022). Keunggulan model pembelajaran numbered heads together terhadap pencapaian prestasi akademik siswa. Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran, 2(3), 302–315.
Pramitasari, R., Hidayat, A., & Rahman, F. (2024). Meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa sekolah dasar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Ilmiah, 10(1), 56–69.
Prastitasari, H., & Norhidayah. (2024). Keterlibatan siswa dalam proses belajar matematika menggunakan strategi PBL. Jurnal Pembelajaran Aktif, 3(2), 88–97.
Putri, A. E., & Agusta, A. R. (2024). Integrasi model pembelajaran matematika terstruktur untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas
III. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(2), 240–252.
Rahayu, S., & Iskandar, M. (2023). Paradigma baru pembelajaran matematika di sekolah dasar pada abad ke-21. Jurnal Pendidikan Abad 21, 5(1), 12–24.
Rahmah, N., et al. (2024). Pembelajaran berbasis masalah dalam menstimulasi keterampilan berpikir kritis siswa pada materi operasi hitung. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 10(2), 143–155. Rahmida, E., & Agusta, A. R. (2025). Mengutamakan keterlibatan siswa sekolah dasar melalui penerapan
sintaks numbered heads together (NHT). Jurnal Inovasi Pembelajaran, 11(1), 34–47.
Rosinta, D., Wahyudi, & Sari, P. K. (2023). Penggunaan pendekatan matematika realistik dalam meningkatkan kemampuan memahami masalah kontekstual. Jurnal Pendidikan Matematika Reflektif, 8(2), 115–128.
Rosinta, D., et al. (2025). Evaluasi rendahnya keterampilan pemecahan masalah siswa kelas rendah pada operasi hitung campuran. Jurnal Riset Pendidikan, 11(1), 56–67.
Sanjaya, W. (2009). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sari, P. (2022). Metode penelitian kualitatif: Pengutamaan makna dan konteks dalam fenomena sosial. Jurnal Metode Ilmiah, 4(2), 89–101. Sari, R. K. (2023). Kombinasi model PBL, RME, dan talking stick untuk pencapaian ketuntasan klasikal hasil belajar matematika sekolah dasar. Jurnal Pembelajaran
Bermakna, 7(3), 177–189.
Shofina, A., & Annisa, M. (2023). Meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui model problem based learning (PBL) di kelas III. Jurnal Guru Kita, 7(2), 101–112.
Sipahutar, R. (2022). Analisis keterampilan kolaborasi dan pembagian tugas dalam kerja kelompok siswa sekolah dasar. Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(2), 134–146.
Sulastri, et al. (2023). Pengaruh positif pendekatan realistic mathematics education (RME) terhadap minat
belajar matematika. Jurnal Tarbiyah dan Keguruan, 10(1), 45–
57.
Utomo, S., et al. (2024). Empat pilar tahapan utama pelaksanaan tindakan dalam PTK yang efektif. Jurnal Praktek Kelas, 5(2), 110–
121.
Wahidah, A., & Kristin, F. (2023). Model adaptasi spiral alur penelitian tindakan kelas dalam pembelajaran matematika. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 23–
35.
Wangi, S. C., et al. (2024). Implementasi kurikulum matematika ideal berdasarkan standar Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 8(1), 99–111.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian kualitatif dalam mendeskripsikan fenomena sosial pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kualitatif, 1(3), 210–
223.
Widiani, N. (2021). Penerapan model numbered heads together (NHT) berbantuan media interaktif untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 145–156.
Winarti, E., et al. (2022). Kriteria dan indikator rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah numerasi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 10(3), 189–202.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.