HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.58723Keywords:
Lingkungan Belajar, Korelasional, Prestasi Belajar Siswa.Abstract
Lingkungan merupakan sumber belajar yang berpengaruh dalam proses belajar, perkembangan siswa, dan prestasi belajar siswa. Lingkungan yang optimal akan berdampak pada hasil belajar yang optimal juga. Namun dalam menciptakan lingkungan belajar (keluarga, sekolah, masyarakat) perlu diperhatikan dari banyaknya aspek sehingga terkadang sulit untuk terciptanya lingkungan belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar dengan prestasi belajar siswa Sekolah Dasar Negeri Karundang 1 Kota Serang. Dengan dua rumusan masalah yakni apakah terdapat hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran BAHASA INDONESIA dan bagaimanakah arah hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran BAHASA INDONESIA . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu lingkungan belajar (X) dan prestasi belajar (Y). Subjek dalam penelitian ini adalah 42 siswa kelas V SDN Karundang 1 yang diambil dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen variabel lingkungan belajar yakni angket yang dibuat berdasar indikator lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat yang sudah diuji validitas dan realibilitasnya. Data dianalisis dengan uji korelasi yang dibantu dengan program SPSS v16.0. Hasil penelitian didapat dari 42 siswa, nilai siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di bawah dan di atas rata-rata masing-masing sebesar 50%. Adapun kecenderungan variabel lingkungan belajar yang berkategori rendah sebesar 30% dan tinggi sebesar 70%. Terdapat hubungan antara lingkungan belajar dan prestasi belajar siswa. Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa indeks koefisien korelasi sebesar 0,453 lebih besar dari koefisien signifikansi yaitu 0,05. Koefisien korelasi bernilai positif berarti arah hubungannya ke arah kanan. Hal ini menunjukkan hubungan jika lingkungan belajar lebih tinggi/lebih baik maka prestasi belajar juga lebih tinggi.
Downloads
References
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2011).
Purwanto, N. (2004). Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.
Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2011).
Purwanto, N. (2004). Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.
Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2017). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Supriatna, E. (2018). Konteks Sosial Budaya dalam Pembelajaran BAHASA INDONESIA . Serang: Media Madani.
Syah, M. (2017). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.