PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF MENGGOSOK GIGI TERHADAP RASA SYUKUR ANAK DI TK PERSIS 466 AS-SALAAM
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.57939Keywords:
Alat Permainan Edukatif, Menggosok Gigi, Rasa Syukur, Anak Usia Dini, PembelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) menggosok gigi dalam meningkatkan kemampuan menjaga kebersihan gigi dan menumbuhkan sikap rasa syukur pada anak usia 4–5 tahun di TK Persis 466 As-Salaam Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 6 orang anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi menggunakan lembar pengamatan yang disusun berdasarkan 10 indikator penilaian, dengan rentang skor 1 sampai 4. Sebelum digunakan, instrumen diuji validitas dan reliabilitas, dan dinyatakan layak untuk mengumpulkan data. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan uji statistik non-parametrik yaitu Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pencapaian kemampuan anak meningkat dari skor 26,25 atau setara 65,63% pada tahap pre-test dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), menjadi skor 34,58 atau setara 86,44% pada tahap post-test dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,025 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan anak sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan Alat Permainan Edukatif (APE) menggosok gigi terbukti efektif dan dapat meningkatkan kemampuan menjaga kebersihan gigi serta menumbuhkan sikap rasa syukur pada anak usia 4-5 tahun.
Downloads
References
Afrinis, Nur., I., & Farizah, N. (2021). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 5(1), 763–771. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.668
Aly, A., Aziz, S., & Mubarok, A. (2021). Alat Permainan Edukatif dalam Menanamkan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal. 9(1). https://doi.org/10.21043/thufula.v9i1.10103
Amalia, N., Anwar, O., & Cholimah, N. (2023). Strategi Penanaman Nilai Agama dan Moral di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 7(6), 7649–7660. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4682
Asmara, A., Judijanto, L., Agus, I. P., & Hita, D. (2023). Media Pembelajaran Berbasis Teknologi : Apakah Memiliki Pengaruh terhadap Peningkatan Kreativitas pada Anak Usia Dini . Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 7(6), 7253–7261. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5728
Harahap, J. Y., & Nabillah, Q. M. (2025). Penerapan Media Video Animasi dalam Strategi Inkuiri untuk Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Gigi pada Anak Usia Dini Pendahuluan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia. 2, 22–29. https://jurnalpaudindonesia.org/index.php/jpi/article/view/29.
Jatmiko, I. S. dkk. (2025). Penggunaan Metode Game Interaktif untuk Edukasi Menggosok Gigi terhadap Kebersihan Gigi dan Mulut serta Kesehatan Gingiva pada Anak Tunanetra. E-Gigi. 13, 15–21. https://doi.org/10.35790/eg.v13i1.52942.
Kurniasari, A. F. (2023). Nilai agama dan budi pekerti.
Mustika, N. (2022). Pengaruh Alat Permainan Edukatif Kartu Bergambar Terhadap Moral dan Agama Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 6(3), 2052–2060. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1889
Nurjanah, S. (2023). Pengaruh Media Loose Part terhadap Kreativitas dan Motorik Halus Anak Usia Dini. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan. 7(3), 3519–3536. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4434.
Rahmi, Sri Aulia., D. (2025). Penggunaan Media Yang Efektif Dalam Promosi Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Anak Sekolah Dasar. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan. 1(2), 203–209.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.