PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS MEDIA KOMIK EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SDN INPRES RABAKODO
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.57621Keywords:
Kata kunci: Problem Based Learning, media komik edukatif, kemampuan berpikir kritis, pembelajaran Bahasa Indonesia, sekolah dasar.Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dikembangkan pada siswa sekolah dasar dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, proses pembelajaran di kelas masih didominasi oleh pembelajaran yang berpusat pada guru sehingga siswa memiliki kesempatan yang terbatas untuk menganalisis permasalahan, mengevaluasi informasi, dan menyusun kesimpulan secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning berbasis media komik edukatif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN Inpres Rabakodo pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan angket respons siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,001 < 0,05), sehingga penerapan model Problem Based Learning berbasis media komik edukatif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, siswa memberikan respons yang sangat positif terhadap proses pembelajaran, yang ditunjukkan melalui meningkatnya keaktifan, motivasi, dan keterlibatan selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, integrasi model Problem Based Learning dengan media komik edukatif dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia.
Downloads
References
Afflerbach, P. (2021). Understanding and using reading assessment, K–12. International Literacy Association.
Arends, R. I. (2019). Learning to teach (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Ennis, R. H. (2018). Critical thinking across the curriculum: A vision. Topoi, 37(1), 165–184. https://doi.org/10.1007/s11245-016-9401-4
Facione, P. A. (2020). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.
Hapsara, A. S. (2020). Peningkatan partisipasi dan hasil belajar daring sosiologi melalui pendekatan problem posing berbasis infografis. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 5(2), 9–19. https://doi.org/10.51169/ideguru.v5i2.170
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Pedoman implementasi pembelajaran. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2022). Ragam pengembangan model pembelajaran untuk peningkatan profesionalitas guru. Kata Pena.
Lestari, D. A. (2020). Pengaruh media komik terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 88–95. https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i2.1921
Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
McCloud, S. (2022). Understanding comics: The invisible art. HarperCollins.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). PISA 2022 results: Learning during and beyond disruption. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a97db61c-en
Putra, A. R. (2020). Penggunaan media komik dalam meningkatkan kemampuan memahami bacaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(1), 45–53. https://doi.org/10.26737/jpbi.v8i1.1750
Putra, H. D. (2022). Efektivitas model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6214–6223. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3251
Santoso, B. (2024). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 12–24. https://doi.org/10.29407/jpdn.v9i1.21045
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Suryawan, I. G. (2024). Penerapan Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.36709/jipd.v8i1.4021
Wahyuni, S., & Yuliana, R. (2022). Pengembangan media komik berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 41(2), 355–367. https://doi.org/10.21831/cp.v41i2.48211
Waliyuddin, D. S., & Sulisworo, D. (2022). Tes instrumen keterampilan berpikir tingkat tinggi dan keterampilan literasi digital. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 7(1), 47–52. https://doi.org/10.51169/ideguru.v7i1.310
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.