PEMANFAATAN MUSEUM SRI BADUGA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.57075Keywords:
Museum, History Education, Learning ResourcesAbstract
This study aims to analyze the utilization of the Sri Baduga Museum as a resource for history education in high schools, covering the use of learning resources, the planning process, implementation, evaluation, and the challenges encountered. The research method employed is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection techniques included observation, interviews, and document analysis. The results of the study indicate that the Sri Baduga Museum is utilized as a learning resource through out-of-classroom learning activities integrated with Hindu-Buddhist history curriculum in Indonesia, in accordance with the Learning Outcomes, and has been implemented systematically. Museum visits are able to create more contextual and meaningful learning, thereby increasing student engagement and developing critical thinking skills through direct observation of statues, inscriptions, and artifacts in the museum’s collection. However, their implementation still faces challenges such as limited time and managing student behavior during the activities. Therefore, more optimal strategies are needed so that the museum can be utilized sustainably as a source of history education.
Downloads
References
Buku :
Abdurakhman. (2018). Buku Guru Sejarah Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.
Creswell, J. W. (2015). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed (Edisi Ketiga ed.).
Makki, I., & Aflahah. (2019). Konsep Dasar Belajar dan Pembelajaran. Duta Media Publishing.
Muhammad. (2018). Sumber Belajar. Sanabil.
Siregar, E. (2018). Konsep Media dan Sumber Belajar dalam Pembelajaran. Pemanfaatan Sumber Pembelajaran.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutaarga, A. (1991). Studi Museologia. Jakarta: Proyek Pembinaan Permuseuman Jakarta.
Sutopo, H. B. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif.
Artikel Jurnal :
Asmara, D. (2019). Peran Museum dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 2(1), 10-20. https://doi.org/10.31539/KAGANGA.V2I1.707
Batubara, A. F., & Maulida, M. (2024). Peran Museum dalam Pelestarian Sejarah dan Budaya Masyarakat. Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 6(2), 41-50.
Basyori, S. I. (2025). Peranan Guru sebagai Fasilitator dalam Dunia Pendidikan Modern. Journal Syntax, 7(04), 559-564.
Chatulistiwa, D. (2024). Peran Museum Pendidikan Nasional Sebagai Media Dalam Pembelajaran Sejarah. Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT), 3(2), 122-131.
Evitasari, O. (2021). Pemanfaatan Fungsi Museum Sebagai Sumber Belajar Sejarah Dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Estoria, 1(1).
Mohammad, S., Hasman, R., & Wantu, A. (2024). Optimalisasi Peran Museum sebagai Sumber Pelestarian Budaya dalam Pembelajaran Sejarah Lokal di Sekolah. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 197-202.
Pernantah. (2020). Pembelajaran Sejarah dalam Pedagogi Kritis. Jurnal Pendidikan, 11(1), 49-58. https://doi.org/10.31258/jp.11.1.49-58
Safi, J. (2021). Pemanfaatan Museum Rempah Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 8(1), 11-18. https://doi.org/10.25157/ja.v8i1.5087
Sayono, J. (2013). Pembelajaran Sejarah di Sekolah: Dari Pragmatis ke Idealis. Jurnal Sejarah dan Budaya, 7(1).
Seviardini, S., Faradita, M. N., & Naila, I. (2026). Pengaruh Pendekatan Deep Learrning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta DIdik Pada Pembelajaran IPAS Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 20-33. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40949
Solehat, M. S. (2024). Kegiatan Preservasi Naskah Kuno Museum Sri Baduga Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 138-143.
Supriadi. (2015). Pemanfaatan Sumber Belajar Dalam Proses Pembelajaran. Lantanida Journal, 3(2), 127-139. https://doi.org/10.22373/lj.v3i2.1654
Wardana, & Djamaluddin, A. (2021). Belajar dan Pembelajaran: Teori, Desain, Model Pembelajaran dan Prestasi Belajar.
Yulianto, Kresno. 2013. Museum Tematik di Indonesia. Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Direktorat Jenderal Kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.