PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KOMIK CERITA RAKYAT BEE LODO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GOTONG ROYONG DI KELAS IV SD INPRES MAPOLI

Authors

  • Mercy Bara UNIVERSITAS CITRA BANGSA
  • Yulsy Marselina Nitte UNIVERSITAS CITRA BANGSA
  • Hingrida Margarita Anastasia Hendrik UNIVERSITAS CITRA BANGSA

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.56922

Keywords:

Teaching Materials, Comic, Bee Lodo Folklore, Mutual Cooperation, Learning Outcomes

Abstract

Bara, Mercy, 2026. Development of Bee Lodo Folklore-Based Comic Teaching Materials to Improve Students’ Learning Outcomes on the Mutual Cooperation Topic in Grade IV of SD Inpres Mapoli. Supervisors: Yulsy Marselina Nitte, S.H., M.Pd. and Hingrida Margarita Anastasia Hendrik, S.Pd., B.Ed., M.M. Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Citra Bangsa University Kupang.

Folklore-based comic teaching materials play an important role in creating engaging, contextual, and meaningful learning experiences for elementary school students. The development of Bee Lodo folklore-based comic teaching materials is expected to support teachers and fourth-grade students of SD Inpres Mapoli in improving students’ understanding and learning outcomes on the topic of Mutual Cooperation in Pancasila Education. This study aimed to determine the validity, practicality, and effectiveness of the Bee Lodo folklore-based comic teaching materials in improving students’ learning outcomes.

This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The Analysis stage was conducted to identify teachers’ needs, students’ characteristics, and learning problems. The Design stage focused on designing the Bee Lodo folklore-based comic teaching materials. The Development stage involved product creation and validation by material, language, and media experts. The Implementation stage was carried out through a limited trial involving 19 fourth-grade students of SD Inpres Mapoli. The Evaluation stage was conducted to determine the quality of the product through learning outcome tests and teacher and student response questionnaires. The research instruments included validation sheets, learning achievement tests, and teacher and student response questionnaires. Data analysis techniques included validity testing, reliability testing, normality testing, linearity testing, homogeneity testing, hypothesis testing using the paired sample t-test, and N-Gain analysis. The results showed that the Bee Lodo folklore-based comic teaching materials were feasible for use in learning activities. Material expert validation reached 98.33% (very valid), language expert validation reached 97.72% (very valid), and media expert validation reached 97.50% (very valid). Teacher responses reached 100% (very good), while student responses reached an average of 97.26% (very good). The effectiveness of the teaching materials was demonstrated by the improvement of students’ learning outcomes, with the average pretest score increasing from 69.21 to 90.26 in the posttest. The N-Gain score of 0.7011 was categorized as high. Therefore, the Bee Lodo folklore-based comic teaching materials were proven to be valid, practical, and effective in improving students’ learning outcomes on the topic of Mutual Cooperation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, A. (2021). Pengembangan media komik sebagai bahan ajar pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Allawiyah, I. K., Karmawan, & Haromaini, A. (2021). Studi komparasi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama Islam masa pandemi Covid-19 di sekolah SMK Al-Gina Kabupaten Tangerang dan SMK Binusta Kota Tangerang. Literasi, 12(2), 100–106. https://doi.org/10.21927/literasi.2021.12(2).100-106

Alwiya, & Erni. (2023). Analisis nilai pendidikan moral pada cerita rakyat Silancang. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 6(1), 11–20. https://doi.org/10.26555/jg.v6i1.10071

Amelia, R. (2017). Analisis daya pembeda dan tingkat kesukaran soal. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 45–56.

Anggraini, D., et al. (2022). Uji reliabilitas instrumen penelitian pendidikan. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(1), 66–78. https://doi.org/10.21009/JEP.131.07.

Ardhyantama, V. (2017). Pendidikan karakter melalui cerita rakyat pada siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Primary Education, 1(2), hlm. 42–50.

https://ejournal.upi.edu/index.php/IJPE/article/view/10819

Arigiyati, T. A., & Astuti, T. (2016). Evaluasi Pembelajaran di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Deepublish.

Arikunto, S. (2016). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Aryani, I., Dasri, M., & Kusumawati, I. (2025). Analisis nilai budaya dan religius dalam cerita rakyat Desa Pamotan sebagai sumber pendidikan karakter. Journal Prakarsa Paedagogia, 8(2). https://doi.org/10.24176/jpp.v8i2.16164

Batubara, H. H. (2020). Media pembelajaran efektif. Semarang: Fatawa Publishing.

Daryanto. (2016). Media pembelajaran: Peranannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Daud, R. M. (2024). Penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa. Kompetensi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2). Diakses dari https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/kompetensi/article/view/27757.html

Dwiningsih, K., & Kusrini, N. (2020). Pengembangan komik sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 8(1), 55–62. https://doi.org/10.26714/jps.8.1.2020.55-62

Fikriyah, N. (2021). Teknik Analisis Butir Soal dalam Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.

Hakim, R. T., Lahera, T., & Rustini, T. (2022). Pengaruh model cooperative learning type jigsaw untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa SD dalam pembelajaran IPS. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10182

Hamdani. (2018). Strategi belajar mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Hendrik, G. N., Nitte, Y. M., & Nahak, R. L. (2025). Pengembangan media augmented reality berbasis Assemblr Edu untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa kelas IV SD GMIT Kuanino 3. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(4), 240–252.

Henikusniati. (2015). Evaluasi Pembelajaran dalam Pendidikan. Semarang: UNNES Press, hlm. 84.

Hidayah, N., Sumarno, S., & Dwijayanti, I. (2023). Analisis bahan ajar terhadap kebutuhan guru dan peserta didik kelas V. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 128–142. https://doi.org/10.30659/pendas.10.2.128-142

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Izmi, N. (2023). Penerapan media komik dalam pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. PINISI Journal of Teacher Professional, 4(2), 114–130. https://doi.org/10.26858/tpj.v4i2.48709

Kaelan. (2014). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek. https://kurikulum.kemdikbud.go.id

Khasanah, U. (2020). Statistik Pendidikan: Konsep dan Aplikasi dalam Penelitian. Yogyakarta: Deepublish.

Koentjaraningrat. (2020). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kurniawan, D., & Andika, J. (2020). Metode penelitian kuantitatif dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Ilmiah, 6(2), 101–112.

La’azar, Y., Blegur, J., & Nalle, A. (2022). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran untuk memperkuat karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 50–60. https://doi.org/10.29407/jpdn.v8i1.17625

Letik, D. C. G., Nitte, Y. M., & Ati, C. M. P. (2026). Pengembangan bahan ajar komik untuk meningkatkan hasil belajar IPAS materi ekosistem harmonis siswa kelas V SDK St. Yoseph 4 Kota Kupang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 242–248.

Lestari, F., & Hanesman. (2023). Pengembangan media pembelajaran berbasis komik pada mata pelajaran penerapan sistem radio dan televisi kelas XI di SMKN 1 Padang. Voteteknika, 11(4), 435–444. https://doi.org/10.24036/voteteknika.v11i4.124977

Lickona, T. (2012). Mendidik untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jawab. New York: Bantam Books.

Magdalena, I., Fauzi, H. N., & Putri, R. (2020). Pentingnya bahan ajar dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Edukasi dan Sains, 2(3), 311–326. https://doi.org/10.36088/edisi.v2i3.985

Majid, A. (2017). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan standar kompetensi guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mataram, I. G. A. (2017). Unsur visual dan nonvisual dalam komik. Jurnal Seni Rupa, 9(1), 44–52.

Mayasari, R., & Annisa, N. (2021). Analisis deskriptif dalam penelitian pendidikan. Jurnal Statistika Pendidikan, 4(1), 1–10.

Mulyasa, E. (2021). Pengembangan dan implementasi kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2016). Manajemen pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2010). Text book writing: Dasar-dasar pemahaman, penulisan, dan pemakaian buku teks. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Nassa, D. Y., Mas'ud, F., Nitte, Y. M., & Bakoil, M. B. (2025). Pendidikan Pancasila: Menjawab tantangan di era digital. Tangguh Denara Jaya Publisher. ISBN 978-634-7193-56-8.

Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(2), 151–172. https://doi.org/10.21831/hum.v21i2.29252

Novak, J. D., & Cañas, A. J. (2021). The theory underlying concept maps. IHMC Technical Report. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.20333.92641.

Nubatonis, S., Nitte, Y. M., & Abdullah, A. (2025). Pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal lopo pada materi bangun datar kelas 3 di SD Negeri Noebesa Kabupaten Timor Tengah Selatan. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(4), 369–380.

Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Okpatrioka, B. (2023). Penelitian dan pengembangan (R&D) dalam pendidikan. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 14–25.

Prastowo, A. (2018). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rahmawati, I. S., & Sutrisna, D. (2023). Nilai-nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter dalam cerita rakyat Lutung Kasarung. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2), 214–220. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/educatio/article/view/4397

Rahma, I. N. F., Fathurohman, I., & Setiawaty, R. (2022). Nilai moral peduli sesama pada kumpulan dongeng Nusantara karya Wahyu Astuti. Jurnal Prasasti Ilmu, 3(1), 41–50. https://doi.org/10.24176/jpi.v3i1.7529

Samani, M., & Hariyanto. (2017). Pendidikan karakter: Konsep dan model. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sari, N., & Setiawan, B. (2021). Nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Nusantara. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 40–49. https://doi.org/10.31943/we.v5i2.131.

Schunk, D. H. (2020). Learning theories: An educational perspective (8th ed.). Boston: Pearson Education.

Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung.

Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.

Susanto, A. (2016). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group, hlm. 5.

Tameon, E. M., Nitte, Y. M., & Nahak, R. L. (2025). Pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal “Ume Kbubu” pada materi bangun ruang di kelas I SD Inpres Ebo Kecamatan Kuanfatu Desa Kusi. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(4), 233–245.

Tasoin, N., Nitte, Y. M., Elimanafe, I., Dano, A., Leba, K., Kofi, G., Tebe, R., & Suan, A. (2025). Penggunaan media komik digital dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi di SD Inpres Kuanino 3 Kota Kupang. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(1), 104–110.

Tomlinson, C. A. (2014). Kelas Pembelajaran Diferensiasi: Menanggapi Kebutuhan Semua Peserta Didik. Alexandria: ASCD.

Ulfah, U., Arifudin, O., & Kartika, I. (2021). Pengaruh aspek kognitif, afektif, dan psikomotor terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Al-Amar, 2(1), 1–9.

Wagiran. (2012). Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Yogyakarta: UNY Press.

Winarno. (2013). Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Aksara

Youpika, F., & Zuchdi, D. (2016). Nilai pendidikan karakter cerita rakyat suku Pasemah Bengkulu dan relevansinya sebagai materi pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), hlm. 50–61. https://jurnal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/10731

Zuhriyah, N. A. L., & Fradana, A. N. (2025). Penggunaan metode storytelling melalui cerita rakyat dalam menanamkan nilai karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 11(2), 100–110.

Zuriah, N. (2021). Penanaman nilai-nilai karakter Pancasila dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berbasis polysynchronous di era new normal. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 6(1), 12–25. https://doi.org/10.21067/jmk.v6i1.5086

Downloads

Published

2026-07-12