ANALISIS LUNTURNYA BUDAYA MEMBACA DIKALANGAN REMAJA SEBAGAI DAMPAK DOMINASI KONTEN VIDIO PENDEK

Authors

  • Suci Wulandari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Ryan Varenza Naufalriesta Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Witri Annisa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Defia Putri Renaldi Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia
  • Fiola Dwi Mareta Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.56575

Keywords:

Reading culture, teenagers, short videos, social media, digital literacy, TikTok

Abstract

  1. This research aims to examine the phenomenon of declining interest in reading among Indonesian teenagers which is thought to be influenced by the widespread use of short video content on various social media platforms such as TikTok, Instagram Reels and YouTube Shorts. This research uses a descriptive qualitative approach with a literature study method. Data was obtained through various sources, such as scientific journals, academic articles and research reports published in the 2020–2025 period. The research results show that the high intensity of short video consumption has a big influence on the decline in teenagers' interest in reading. This is due to the characteristics of short, fast and entertaining content, which triggers instant gratification and makes it increasingly difficult for teenagers to concentrate on long reading. Additionally, social media algorithms designed to increase user engagement also reinforce the habit of passively consuming content and reducing reading time. The impacts that arise include a decline in critical thinking abilities, weakening of long-term concentration, and a decline in teenagers' academic achievement. Therefore, cooperation is needed from various parties, such as families, schools and the government, in rebuilding a reading culture amidst the increasingly rapid development of the digital era.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, R. (2023). Penetrasi TikTok dan perubahan pola konsumsi konten digital remaja Indonesia. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(1), 45–62. doi:10.7454/jki.v12i1.2023

APJII. (2023). Survei profil pengguna internet Indonesia 2023. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

Dalman, H. (2020). Keterampilan membaca (Edisi revisi). PT RajaGrafindo Persada.

Handayani, T., & Kurniawan, D. (2023). Dampak konsumsi konten TikTok terhadap attention span dan prestasi belajar siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 112–128. doi:10.24832/jpnk.v8i2.2023

Kemendikbud. (2021). Panduan pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (Edisi ketiga). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Lestari, N. A. (2022). Algoritma media sosial dan pembentukan kebiasaan konsumsi konten pada remaja: Sebuah kajian kritis. Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(2), 87–104. doi:10.24002/jik.v20i2.2022

Maharani, D., & Setiawan, B. (2023). Pergeseran budaya membaca di era digital: Studi komparatif generasi milenial dan generasi Z di Indonesia. Jurnal Kajian Komunikasi, 11(1), 23–41. doi:10.24198/jkk.v11i1.2023

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Nasrullah, R. (2021). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi (Edisi ketiga). Simbiosa Rekatama Media.

Nugroho, A. (2022). Korelasi antara durasi penggunaan TikTok dan pencapaian akademik siswa SMA Negeri di DKI Jakarta. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3), 201–218. doi:10.21009/jtp.v24i3.2022

Pratama, H., & Wijaya, R. (2023). Theory of planned behavior dan kebiasaan membaca remaja di era media sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 9(1), 56–74. doi:10.26858/jppk.v9i1.2023

Purwanto, E. (2021). Peran keluarga dalam membangun budaya membaca pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(2), 78–95. doi:10.17977/um048v27i22021

Putra, I. M. (2022). Habitus digital dan transformasi kebiasaan membaca remaja perkotaan Indonesia: Analisis berbasis teori Bourdieu. Jurnal Sosiologi Indonesia, 5(2), 134–152. doi:10.33701/jsi.v5i2.2022

Rahim, F. (2021). Pengajaran membaca di sekolah dasar (Edisi keempat). Bumi Aksara.

Rini, A. S., & Susanto, D. (2023). Analisis longitudinal kemampuan membaca pemahaman siswa SMP di era digital: Perbandingan 2018–2023. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 23(1), 11–29. doi:10.17509/bs_jpbsp.v23i1.2023

Santrock, J. W. (2021). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Sari, D. P., & Fitriani, R. (2022). Pengaruh konten video pendek terhadap perkembangan kognitif dan perilaku remaja: Kajian neurosains dan psikologi. Jurnal Psikologi, 49(2), 89–107. doi:10.22146/jpsi.v49i2.2022

Wahyuni, S. (2022). Transformasi pola membaca di era internet: Dari deep reading menuju shallow reading. Jurnal Perpustakaan Pertanian, 31(2), 67–83. doi:10.21082/jpp.v31n2.2022

Wahyuni, S., & Pratama, I. (2022). Survei nasional minat baca remaja Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Penelitian Pendidikan, 39(1), 1–19. doi:10.17509/jpp.v39i1.2022

Zed, M. (2020). Metode penelitian kepustakaan (Edisi ketiga). Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-09-27