PENGARUH PENYULUHAN TENTANG MENSTRUASI TERHADAP PENGETAHUAN MENARCHE PADA SISWI DI SDN JETISHARJO KECAMATAN JETIS KOTA YOGYAKARTA

Authors

  • Firdha Chacha Billa Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Nurul Mahmudah Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i03.56446

Keywords:

Education, Menstruation, Knowledge, Menarche

Abstract

Background: Menarche is an important event that marks the beginning of puberty in girls. Adequate knowledge during elementary school years is essential to reduce anxiety, misconceptions, and negative attitudes toward menstruation. The lack of systematic reproductive health education may leave female students unprepared to face menarche. Therefore, menstruation education is needed to improve students’ understanding before they experience menarche. Objective: This study aims to determine the effect of menstruation education on knowledge of menarche among female students at SD Negeri (State Elementary School) Jetisharjo, Yogyakarta. Methods: This study employed a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The study population consisted of 57 female students who had not yet experienced menarche, all of whom were included as the sample using a total sampling technique. Data were collected through pretest and posttest questionnaires and analyzed using the Wilcoxon test. Results: Before the educational intervention, most respondents had a good level of knowledge (52.6%), while 42.1% had a moderate level and 5.3% had a poor level. After the intervention, the proportion of respondents with good knowledge increased to 86.0%, the proportion with moderate knowledge decreased to 14.0%, and no respondents remained in the poor knowledge category. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0.000 (α < 0.05), indicating that menstruation education had a significant effect on improving knowledge of menarche among elementary school girls

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiah, N., Ba’diah, U., & Pramana, R. (2025). Edukasi kesehatan reproduksi dan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 7(1), 12–20.

Andini, Z. T., & Mahmudah, N. (2024). The Effect of Health Counseling on Knowledge About Menarche in Kauman State Elementary School Pleret Bantul Yogyakarta. Menara Journal of Health Science, 3(3), 465-477.

Anggraini, D., Lestari, S., & Rafi’ah, N. (2025). Efektivitas media poster dalam meningkatkan pengetahuan menarche pada siswi sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 10(1), 45–53.

Anggraini, R., Putri, A., & Sari, M. (2023). Penggunaan booklet interaktif dalam edukasi kesehatan reproduksi pada anak usia sekolah. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(2), 88–96.

Badan Pusat Statistik. (2025). Profil penduduk Indonesia tahun 2025. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (2025). Statistik kependudukan DIY. Yogyakarta: BPS DIY.

BPS Pusat Statistik. (2025). Data kependudukan Kecamatan Jetis tahun 2025. Yogyakarta: BPS.

Chairunisa, F., Rahmawati, D., & Lestari, P. (2025). Pengaruh media flipbook terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat, 11(1), 33–41.

Daryanti, Menik Sri. (2024). Hubungan dukungan orang tua dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche di SDN Demakijo 1 Sleman Yogyakarta. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta (Vol. 2, pp. 675-681).

Dewi, R., & Kurniawan, A. (2024). Hubungan edukasi kesehatan reproduksi dengan perilaku personal hygiene remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 101–109.

Fatmawati, L., Sari, D., & Hidayat, T. (2022). Media animasi sebagai sarana edukasi menarche pada siswi sekolah dasar. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 55–63.

Fitriani, N., & Rahman, F. (2022). Pengaruh pendidikan menstruasi terhadap tingkat kecemasan remaja putri. Jurnal Psikologi Kesehatan, 8(1), 22–30.

Hasanah, U. (2023). Gambaran pengetahuan remaja putri tentang menarche dengan desain cross sectional. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(2), 77–84.

Hidayah, N., & Nuraini, E. (2022). Peran penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan praktik kebersihan organ reproduksi remaja. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 65–73.

Ismarwati, (2023). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Dalam Menghadapi Menarche Pada Anak Kelas V. Indonesian Journal of Professional Nursing, 4(2), 92-101.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Permenkes Nomor 2 Tahun 2025 tentang Promosi Kesehatan Reproduksi di Sekolah. Jakarta: Kemenkes RI.

Kusuma, H., & Ayuningtyas, D. (2023). Sikap remaja putri terhadap menstruasi setelah edukasi kesehatan reproduksi. Jurnal Keperawatan Komunitas, 9(1), 40–48.

Lestari, P., Wibowo, A., & Sari, N. (2025). Integrasi pendidikan kesehatan reproduksi dalam kurikulum sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 10(1), 1–9.

Mahadewi, A., Rohmah, F., & Sulistyoningtyas, S. (2023). The Influence of Menstruation Health Education on Adolescent Women's Readiness to Face Menarche at SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta. Menara Journal of Health Science, 2(4), 576-587.

Masra, R., Jingsung, M., & Rahmawati, I. (2023). Penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap kesiapan siswi menghadapi menarche. Jurnal Kebidanan, 12(2), 90–98.

Nova, S. (2025). Tingkat pengetahuan remaja putri tentang menarche di Indonesia. Jurnal Kesehatan Remaja, 6(1), 25–33.

Nurul, A., & Palila, S. (2024). Peran orang tua dalam mempersiapkan anak menghadapi pubertas. Jurnal Psikologi Perkembangan, 13(1), 50–58.

Pratiwi, D. (2022). Miskonsepsi menstruasi pada anak usia sekolah dasar akibat kurangnya edukasi kesehatan reproduksi. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(2), 120–128.

Putri, A. (2023). Efektivitas ceramah interaktif dalam meningkatkan pengetahuan pubertas pada remaja putri. Jurnal Promosi Kesehatan, 9(1), 14–22.

Putri, A., & Lestari, D. (2023). Hubungan pengetahuan dengan kesiapan mental remaja putri menghadapi pubertas. Jurnal Psikologi Kesehatan, 9(2), 66–74.

Putri, M. A., & Putri, I. M. (2026). Hubungan status gizi dengan kejadian menarche pada siswi SD Muhammadiyah Mantaran Sleman Yogyakarta. Avicenna: Journal of Health Research, 9(1).

Putri, R., Sari, M., & Dewi, T. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan menarche dengan desain one group pretest–posttest. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(2), 70–78.

Rahmawati, L. (2023). Edukasi kesehatan reproduksi dan pembentukan citra tubuh positif pada remaja awal. Jurnal Psikologi Remaja, 5(1), 33–41.

Sari, N., & Handayani, R. (2022). Pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan menstruasi pada siswi sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Sekolah, 7(1), 10–18.

UNICEF. (2023). Menstrual health and hygiene management for adolescent girls. New York: UNICEF.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

World Health Organization. (2023). Adolescent reproductive health guidelines. Geneva: WHO.

Winarni, S., Lestari, P., & Handoko, A. (2024). Persepsi tabu menstruasi dan dampaknya terhadap edukasi kesehatan reproduksi anak. Jurnal Sosial Kesehatan, 8(2), 55–63.

Wulandari, D. (2021). Kebutuhan informasi kesehatan reproduksi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Anak, 6(1), 1–9.

Yunike, R., & Agustin, L. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan siswi dalam menghadapi menarche. Jurnal Kebidanan Modern, 5(2), 44–52.

Yunita, N., & Putri, S. (2025). Efektivitas penyuluhan kesehatan reproduksi dengan uji Wilcoxon pada siswi sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 23–31.

Downloads

Published

2026-07-21