EFEKTIVITAS MEDIA YOUTUBE MODERASI BERAGAMA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN TOLERANSI BERAGAMA SISWA KELAS XI DI SMAN 2 PATI

Authors

  • Bagus Abidhin Sekolah Tinggi Agama Islam Pati
  • Ambarwati Sekolah Tinggi Agama Islam Pati

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.54722

Keywords:

Youtube, Moderasi Beragama, Toleransi Beragama

Abstract

Fenomena intoleransi dan pelanggaran kebebasan beragama masih menjadi tantangan nyata di lingkungan sosial, sehingga menuntut institusi pendidikan untuk mengoptimalkan strategi penanaman nilai moderasi secara kontekstual melalui adaptasi teknologi digital. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis video YouTube moderasi beragama dalam meningkatkan pemahaman toleransi beragama siswa pada ranah kognitif. Metode eksperimen yang digunakan adalah Quasi-Experimental Design dengan melibatkan dua kelompok sampel di kelas XI SMAN 2 Pati, yaitu Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa, yaitu 32 siswa kelas XI-10 sebagai kelompok kontrol dan 32 siswa kelas XI-3 sebagai kelompok eksperimen. Instrumen pengumpulan data berupa tes berbentuk 5 butir soal uraian studi kasus (pre-test dan post-test) yang dianalisis menggunakan bantuan uji prasyarat serta statistik inferensial parametrik melalui perangkat SPSS 22. Hasil uji Independent Sample t-Test terhadap skor post-test menunjukkan nilai koefisien Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang membuktikan adanya perbedaan tingkat pemahaman yang nyata dan signifikan antara kedua kelompok. Nilai rata-rata pemahaman kelas eksperimen mencapai 89,53 dengan indeks N-Gain Score sebesar 0,67 (kategori sedang) dan N-Gain persen sebesar 67,84% (kategori cukup efektif). Sebaliknya, kelas kontrol hanya memperoleh rata-rata 76,31 dengan indeks N-Gain Score 0,35 (kategori rendah) dan N-Gain persen 35,97% (kategori tidak efektif). Akumulasi temuan empiris ini menyimpulkan bahwa integrasi konten video YouTube moderasi beragama efektif secara signifikan dalam mengoptimalkan pemahaman nilai-nilai toleransi keagamaan siswa secara interaktif dan kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarwati, S. M. (2022). KEBIJAKAN PENDIRIAN UNIVERSITAS ISLAM INTERNASIONAL INDONESIA ( Analisis Esensi dan Wacana Internasionalisasi Pendidikan Islam Indonesia ). 3. https://doi.org/https://doi.org/10.36835/annuha.v9i2.498

Azlia Amira Putri, Hans G. Yosua, D. (2025). Katastrofe Hak Asasi Manusia. Catatan Hari HAM 2025.

Efendi, N., & Mu, S. (2021). Innovation Management Of The Leading Program In Improving The Quality Of Graduates ( Sequential Exploratory Design Mix Method Study At MAN 2 Kudus ). 736–746.

Elgi Septrio Neldi, Gufra Ifnaldi, & Gusmaneli Gusmaneli. (2024). Penggunaan Media Youtube dalam Pembelajaran PAI di Sekolah. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 95–106. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i1.830

Evi Febriani, Naila Zahra Hafizha, Nia Anjani, Niken Aulia Salsabila, Nofidah Sari, N. F. G. (2025). Peran Media Sosial dalam Mempromosikan Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 916–922.

I Gusti Ngurah Sathya Dharma. (2025). Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Capai 77,89, Tertinggi dalam 11 Tahun,. Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI. https://bimashindu.kemenag.go.id/berita-pusat/indeks-kerukunan-umat-beragama-2025-capai-77-89-tertinggi-dalam-11-tahun-0qq7X

Kebijakan Keagamaan, J., Aris STAI Sunan Pandanaran, S. M., Jl Kaliurang Km, I., & Sardonoharjo, C. (2024). Journal of Religious Policy Analisis Gerakan Moderasi Beragama Kementerian Agama Di Era Digital Analysis of the Ministry of Religion’S Religious Moderation Movement in the Digital Era. 3, 243–276. https://doi.org/10.31330/repo.v3i2.78

Komnas HAM Republik Indonesia. (2020). Perlindungan Hak Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia. Komnas HAM RI. https://www.komnasham.go.id/n/1577

Ma’ruf, R., fernanda, R., & ardiansah, R. (2023). Efektivitas Penggunaan Media Youtube Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam. QuranicEdu: journal of islamic Education, 5(10), 320–341. https://jurnalannur.ac.id/index.php/QuranicEdu/article/view/1862%0A

Natasya Shofiyatun Nisa. (2025). Pemanfaatan YouTube sebagai Sumber Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas 2 di SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik. 9(3), 338–348.

Rajaminsah, R., Yudiyanto, M., Firdausi, M. I., Musoddiq, M., & Anisa, R. (2025). Moderasi Beragama dan Literasi Digital: Pengembangan Kurikulum PAI Adaptif terhadap Tantangan Era Post-Truth. ALACRITY : Journal of Education, 5(2), 1052–1065. https://doi.org/10.52121/alacrity.v5i2.854

Saifuddin, K. H. (2025). Moderasi Beragama: Membangun Karakter Siswa yang Damai dan Toleran Itmamul Fahmi. Journal Scientific of Mandalika (jsm) e-ISSN, 6(3), 2809–0543.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Penerbit Alfabeta, Bandung.

Sukarelawa, I., Indratno, T. K., & Ayu, S. M. (2024). N-Gain vs Stacking. Suryacahya.

Victorio H. Situmorang. (2019). KEBEBASAN BERAGAMA SEBAGAI BAGIAN DARIHAK ASASI MANUSIA(Freedom of Religion as Part of Human Rights). Jurnal HAM, 10(1), 57.

Yulikah, A., Qomar, M., & Mutohar, P. M. (2022). Futuristic Thinking Based On Organizational Culture For Visionary Leaders In Increasing The Competitiveness Of Educational Institutions. 20, 753–762.

Downloads

Published

2026-06-29