ANALISIS PENGARUH UPAH MINIMUM, TINGKAT KEPADATAN PENDUDUK, RATA-RATA LAMA SEKOLAH, DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA KOTA BANDUNG

Authors

  • Armando Bleskadit Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Niniek Imaningsih Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.54679

Keywords:

Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Kota, Tingkat Kepadatan Penduduk, Rata-rata Lama Sekolah, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Kota (UMK), Tingkat Kepadatan Penduduk (TKP), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Bandung periode 2014–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda metode Ordinary Least Squares (OLS). Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung. Uji asumsi klasik dilakukan meliputi uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Kepadatan Penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT (p=0,033), yang mengindikasikan bahwa kepadatan penduduk yang lebih tinggi menurunkan pengangguran melalui mekanisme aglomerasi ekonomi. Sementara itu, Upah Minimum Kota (p=0,481), Rata-rata Lama Sekolah (p=0,499), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (p=0,926) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap TPT. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap TPT dengan nilai F-hitung 3,932 > F-tabel 2,55. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,7239 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 72,39% variasi TPT. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa fenomena aglomerasi ekonomi, dualisme pasar kerja, dan mismatch tenaga kerja merupakan faktor kunci yang membentuk dinamika pengangguran di Kota Bandung.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kota Bandung. (2024). Kota Bandung dalam Angka 2024. BPS Kota Bandung.

Card, D., & Krueger, A. B. (1995). Myth and Measurement: The New Economics of the Minimum Wage. Princeton University Press.

Ciccone, A., & Hall, R. E. (1996). Productivity and the density of economic activity. American Economic Review, 86(1), 54–70.

Doeringer, P. B., & Piore, M. J. (1971). Internal Labor Markets and Manpower Analysis. Heath Lexington Books.

Faisal, A., & Kusreni, S. (2018). Pengaruh rata-rata lama sekolah terhadap pengangguran di kota-kota besar di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(2), 45–58.

Glaeser, E. L., Hedi, H., Scheinkman, J., & Shleifer, A. (1992). Growth in cities. Journal of Political Economy, 100(6), 1126–1152.

Marshall, A. (1890). Principles of Economics. Macmillan.

Mincer, J. (1974). Schooling, Experience, and Earnings. National Bureau of Economic Research.

Mortensen, D. T., & Pissarides, C. A. (1994). Job creation and job destruction in the theory of unemployment. Review of Economic Studies, 61(3), 397–415.

Oktaviani, R., & Hamzah, H. (2021). Pengaruh TPAK terhadap TPT di wilayah perkotaan Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(1), 78–92.

Sari, R., & Wahyudi, S. (2021). Pengaruh UMK terhadap TPT di kota-kota besar Jawa Barat. Jurnal Ekonomi Regional Unpad, 9(2), 113–128.

Shapiro, C., & Stiglitz, J. E. (1984). Equilibrium unemployment as a worker discipline device. American Economic Review, 74(3), 433–444.

Downloads

Published

2026-06-19