INTEGRASI MOTIF VISUAL SARUNG KHAS WONOSOBO SEBAGAI MEDIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN PANCASILA UNTUK MENGEMBANGKAN NILAI NASIONALISME SISWA KELAS III MI SUREN GEDE KERTEK

Authors

  • Nazilatul Atiqoh Univeirsitas Sains Al-Qur'an
  • Nurul Mubin Universitas Sains Al-Qur'an
  • Nugroho Prasetya Adi Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.54524

Keywords:

local wisdom, Wonosobo traditional sarong visual motifs, nationalism, Pancasila Education, elementary school

Abstract

The development of nationalism values among elementary school students requires contextual learning that is closely related to students’ daily lives. However, Pancasila Education learning is often dominated by lecture methods and textbook-oriented instruction, causing nationalism concepts to be perceived as abstract and less meaningful by students. This study aimed to determine the effect of integrating Wonosobo traditional sarong visual motifs as a local wisdom-based learning media in Pancasila Education on the development of nationalism values among third-grade students at MI Suren Gede Kertek. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Non-equivalent Control Group Design. The sample consisted of 61 students, divided into an experimental group and a control group. Data were collected through tests, questionnaires, and documentation and analyzed using validity, reliability, homogeneity, and Independent Sample t-Test analyses. The findings revealed that the average nationalism score of students in the experimental group was higher than that of the control group. The Independent Sample t-Test showed a significance value (2-tailed) of less than 0.001, indicating that H₀ was rejected and H₁ was accepted. These findings demonstrate that the integration of Wonosobo traditional sarong visual motifs as local wisdom-based learning media significantly influences the development of students’ nationalism values. Therefore, local wisdom-based learning media can serve as an effective alternative to foster nationalism while simultaneously introducing and preserving local cultural heritage among elementary school students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, F., & Husna, N. (2025). Peningkatkan pemahaman identitas nasional pada siswa sekolah dasar dengan mengembangkan prototipe pembelajaran multimedia. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan, 4(2), 42–50.

Andara, S., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Meningkatkan semangat nasionalisme melalui pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7733–7737.

Apryani, A., Sunaryati, T., Salsabila, D. A., & Putri, N. A. (2023). Meningkatkan rasa nasionalisme melalui pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(24), 1007–1013.

Asriningsih, N. K. A., Sujana, I. W., & Sri Darmawati, I. G. A. (2021). Pengaruh model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Mimbar PGSD Undiksha, 9(2), 312–320.

Aswasulasikin, Pujiani, S., & Hadi, Y. A. (2020). Penanaman nilai nasionalis melalui pembelajaran budaya lokal Sasak di sekolah dasar. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 63–72.

Bismark, Nasaruddin, & Ruslan. (2025). Penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan rasa nasionalisme peserta didik di MIN I Bima. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(1), 53–54.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Damayanti, N. P. A., Youanda, Y., & Utami, R. D. (2024). Menanamkan jiwa nasionalisme melalui pembelajaran PKn di sekolah dasar. Jurnal PGSD, 2(1), 35–43.

Imam Ghozali. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

John W. Creswell, & J. David Creswell. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Khasinah, S. (2021). Implementasi model Discovery Learning dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(3), 145–153.

Lestari, D., Rahmawati, E., & Wulandari, S. (2023). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran untuk memperkuat karakter kebangsaan siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 201–212.

Lestari, H. P., Zain, M. I., & Khair, B. N. (2023). Pengembangan LKPD bermuatan kearifan lokal tema “Indahnya Kebersamaan” dan efektivitas terhadap karakter nasionalisme kelas IV SDN 3 Lenek Lauk. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(1), 348–356.

Mbuik, H. B., Dano, A. A., Silla, J., Thine, Y., Koten, S. S. L., Nyuga, E. L., Nggeon, S., Babo, S. B. S., & Aunisuni, O. M. (2025). Efektivitas pembelajaran terpadu berbasis kearifan lokal terhadap sikap nasionalisme dan partisipasi aktif siswa kelas IV SD GMIT Baumata. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 220–232.

Meilana, S. F., & Aslam. (2022). Pengembangan bahan ajar tematik berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5609–5618.

Nabila, R. (2021). Karakteristik perkembangan kognitif siswa sekolah dasar dalam proses pembelajaran. Jurnal Basicedu, 5(4), 2518–2525.

Pratiwi, Y. T., Wicaksono, V. D., & Nasution, N. R. (2025). Kontribusi pembelajaran PPKn dalam penanaman nilai nasionalisme pada siswa sekolah dasar: Tinjauan systematic literature review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 34333–34343.

Putri, S. F., & Chairad, M. (2024). Transformasi pendidikan menuju literasi dalam era globalisasi: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, 4(1), 53–60.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Suharsimi Arikunto. (2018). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2026-06-22