MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA PADA KELAS X SMA NEGERI 2 GUNUNG TALANG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.54251Keywords:
Learning Motivation, Cultural Arts, Facility Constraints, Merdeka CurriculumAbstract
This study aims to describe the factors influencing the low learning motivation of tenth-grade students and identify the obstacles faced by teachers in Cultural Arts learning at SMA Negeri 2 Gunung Talang. The theory used focuses on the concept of learning motivation (internal and external factors) and the effectiveness of fine arts learning. This study employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, classification, and narrative presentation. The results showed that students' learning motivation was unevenly distributed; 40% of students had low motivation during theory sessions and 60% showed good motivation during practice sessions. This low motivation is influenced by internal factors, namely minimal initial interest and a lack of self-confidence. Meanwhile, external factors include afternoon class schedules, peer influence, monotonous theoretical methods, and facility constraints, such as a shortage of practical tools and the absence of an art studio. Teachers have attempted to implement learning-by-doing and joyful learning methods, but the results remain suboptimal due to the lack of collaboration with Guidance and Counseling (BK) teachers to address student discipline issues.
Downloads
References
Buku :
Arikunto, S. (2019). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi 3). Jakarta: Bumi Aksara.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative Research for Education. Boston: Allyn & Bacon.
Dahar, R. W. (2011). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S. B. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S. B. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S. B. (2015). Psikologi Belajar (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Hamalik, O. (2014). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamalik, O. (2017). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013a). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013b). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rohidi, T. R. (2011). Pendidikan Seni: Isu dan Paradigma. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.
Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Sanjaya, W. (2013). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Soedarso. (2006). Kritik Seni. Bandung: ITB Press.
Sudjana, N. (2017). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Suryosubroto, B. (2012). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Uno, H. B. (2019). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Jurnal :
Elvira, N., Neviyarni, & Nirwana, H. (2025). Studi literatur: Motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Eductum: Jurnal Literasi Pendidikan.
Jainiyah, J., dkk. (2020). Peranan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 5(2), 120–128.
Lomu, L., & Widodo, S. A. (2018). Pengaruh motivasi belajar siswa dan disiplin belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 45–55.
Nurfauzan, A. Z., et al. (2025). Pengaruh motivasi dalam pembelajaran siswa. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Pratiwi, A., & Yensharti, Y. (2025). Motivasi siswa terhadap pembelajaran Seni Budaya (Seni Musik) pada kelas VIII C di SMPN 2 Batang Gasan. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi.
Pratiwi, R., & Yensharti, Y. (2021). Motivasi siswa terhadap pembelajaran Seni Budaya (Seni Musik) di SMP. Jurnal Pendidikan Seni, 10(2), 40–50.
Rahman, S. (2022). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 1–10.
Sholihah, A., & Kurniawan, R. Y. (2016). Analisis pengaruh motivasi belajar dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4(2), 98–106.
Sukmayadi, Y., & Herdiani, W. (2020). Model pembelajaran praktik Seni Budaya berbasis Paideia untuk meningkatkan kreativitas siswa. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 5(2), 118–131.
Suprihatin, S. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Promosi: Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 3(1), 73–82.
Wahyuni, E. N. (2020). Motivasi belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 30–38.
Wulandari, D. (2019). Kendala pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan Seni, 9(2), 85–94.
Zainudin, A. (2022). Pengaruh motivasi belajar terhadap keberhasilan belajar siswa. FAJAR Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 231–237.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.